
Setelah kemarin menemani Jerol minum kopi dan juga menemani nya makan siang,Alea kembali melanjutkan kegiatan nya membantu mbok inem membersihkan sisa makan siang dan membantu mengerjakan pekerjaan rumah hingga malam hari,jadi karna kecapean dia tertidur begitu lelap hingga tidak mengingat bahwa tujuan nya meminta ijin untuk mengunjungi ibu nya di Rumah Sakit.
kring kring kringgg, bunyi alarm berusaha membangun kan Alea
"hoahamm, rasa nya malam begitu cepat berlalu, ah aku rasa nya tidak ingin bangun dari tempat tidur ini". Alea mematikan alarm dan kembali menyetel ulang waktu yang di tunjuk kan untuk kembali berdering.
"lima menit lagi ya ah tidak sepuluh menit lagi saya akan bangun oke"
Alea berbicara sendiri pada alarm nya kemudian dia menarik erat selimut nya sampai ke bahu sehingga tubuh nya terbungkus rapi oleh selimut.
setelah melewati drama pagi nya Alea bergegas mandi dan juga membantu mbok inem menyiapkan sarapan pagi dan juga akan mengurus bayi besar di lantai dua.
"mbok menu apa yang akan kita masak pagi ini?
"terserah si nduk saja"
"bagaimana kalau pagi ini kita buat sandwich dan telur rebus saja mbok? kita buat sarapan yang ringan saja mbok jangan terus menerus yang berat"
"iya boleh, terserah si nduk saja yang mengatur nya, mbok ngerjakan pekerjaan yang lain nya aja dulu ya"
"oh iya mbok".
................
setelah menyiapkan sarapan pagi,Alea bergegas naik ke lantai dua membangun kan Jerol.
"tok tok tok, permisi pak saya masuk"
Alea membuka pintu kamar yang memang sedari nya tidak di kunci oleh Jerol karena setiap pagi Alea harus membangun kan serta menyiapkan perlengkapan kerja nya dan tak lupa air mandi juga harus di siapkan.
"huff ,dia masih enak-enakkan molor aja,apa di teriakin kebakaran aja biar dia bangun dengan wajah yang panik". Alea bermonolog dalam hati nya sambil sesekali cekikan.
setelah menyiapkan air hangat untuk Jerol Alea berusaha membangun kan nya, ide yang terbesit di fikiran nya di berani di lakukan nya dia sudah kapok jika harus mendapatkan amukan dari beruang kutub yang sedang tertidur pulas.
"pak bangun,ini sudah pagi"
"pak ayo bangun,saya sudah menyiapkan air untuk mandi,bapak akan kesiangan berangkat bekerja jika tidak bangun".
akhir nya setelah di bujuk oleh Alea beberapa kali Jerol pun bangkit dan lekas menuju kamar mandi.
"Pekerjaan ku sudah beres, tempat tidur sudah rapi,pakaian kerja juga sudah siap,ah tinggal membawa pakaian kotor saja lagi dan nanti setelah beruang itu pergi baru membersih kan lantai nya".
Alea menepuk-nepuk kedua telapak tangan nya sambil tersenyum senang.
__ADS_1
"ternyata perkerjaan ini tidak begitu berat. ah aku tidak sabar cepat-cepat bertemu ibu di Rumah sakit".
Alea terus berbicara sendiri sambil berjalan keluar kamar dengan membawa setumpuk pakaian kotor.
"ya ampun mengapa badan ini terasa sakit semua. bukan nya segar setelah mandi yang ada malah tambah dingin".
Jerol melangkah menuju walk in closet dan memilih pakaian harian,walaupun Alea sudah memilih pakaian untuk nya tetapi Jerol tidak menghiraukan nya karna hari ini tubuh benar-benar tidak bisa di ajak untuk berkompromi.
"mbok kenapa pak Jerol lama sekali ya?, sekarang sudah jam tujuh lewat, apa dia tidak bekerja?"
"ya mungkin sengaja agak siang nduk".
Alea tak lagi membalas ucapan mbok inem, dia hanya bisa duduk diam dan menunggu saja.
"si nduk mau ke mana pagi-pagi udah rapi begitu"
"Alea mau ke Rumah Sakit hari ini. semenjak ibu operasi seminggu yang lalu Alea belum sama sekali bertemu ibu".
Mata nya merah berkaca-kaca dia berusaha menahan air mata nya agar tidak jatuh
"ya ampun,mbok turut bersedih,sebenarnya mbok juga pengen ikut si nduk jengukin ibunya tapi si mbok udah ambil cuti bulan ini untuk pulang kampung waktu itu".
"gak apa-apa mbok lain kali aja kita jengukin ibu nya Alea, lagi pula sekarang gak bisa banyak orang yang jengukin nya soal nya ibu masih di ruangan ICU"
"apa koma nduk?"
Alea menghapus air mata nya, sesuatu yang di tahan nya dari tadi akhir nya jatuh juga Alea tak dapat mencegah nya.
"Si mbok hanya bisa bantu doa semoga ibu nya si nduk cepat sadar dari koma dan bisa berkumpul lagi dengan si nduk"
"Amin,makasih doa nya mbok".
Alea menatap jam di pergelangan tangan nya, sekarang waktu sudah menunjukkan pukul delapan lewat dua puluh lima menit Jerol tak pernah seterlambat ini,karena merasa ada yang mengganjal dari biasa nya Alea bergegas naik ke atas untuk melihat keadaan dan benar saja Alea mendapati Jerol tertidur lagi di atas ranjang nya dan tidak lupa selimut tebal ibu membungkus tubuh nya dengan sempurna.
"pak,pak Jerol bangun ini sudah sangat siang anda akan terlambat berangkat bekerja"
"hemb"
"apa kah bapak tidak bekerja?"
"hemb"
"ya sudah kalau begitu,apakah perlu makanan nya saya antar ke atas?"
__ADS_1
"hemb".
Alea pun melangkah pergi meninggalkan Jerol dan pergi ke bawah untuk mengambil sarapan.
..........
"pak ini sarapan nya,saya taruh di nakas ya"
"hemb"
"oh ya pak ada yang mau saya sampaikan,em itu bisa kah hari ini saya ijin pergi ke Rumah Sakit saya sudah seminggu lebih tidak mengunjungi ibu saya"
"deg,apa yang harus saya sampai kan,ah bod*h-bod*h kenapa tidak menunggu dia bertemu ibu nya dulu baru memberangkatkan ibu nya ke luar negeri". Jerol bermonolog dalam hati nya.
"pak apa bapak mendengarkan saya bicara?"
"emm bisa kah kamu menolong saya?"
"eh menolong apa ya pak?"
"kepala saya sangat sakit bisa kah kamu memijit nya?"
"ha?"
"apakah kamu tidak bisa memijit?,ya sudah kalau tidak bisa"
"eh bukan,bukan begitu. saya bisa memijit hanya saja apakah saya boleh memegang kepala anda?"
"jika saya sudah menyuruh berarti itu boleh bukan? kenapa masih bertanya"
"em baik lah pak".
Alea pun memegang kepala Jerol tapi dia terkejut karna tangan nya seperti menyentuh api.
"ya Tuhan bapak demam, ayo kita ke Rumah Sakit saja"
"sudah jangan banyak bicara cepat pijit kepala saya"
"apakah bapak punya minyak angin?"
"saya tidak punya barang seperti itu"
"ya sudah tunggu sebentar ya saya turun ke bawah dulu mengambil minyak angin di kamar"
__ADS_1
Akhirnya Alea pun memijit Jerol bukan hanya di kepala tetapi di seluruh badan nya Alea pijiti.
terimakasih buat sahabat setia MHCK yang selalu setia membaca,jangan lupa tinggalkan jejak ya. salam sehatš„°