Menantu Pilihan Mama

Menantu Pilihan Mama
Bab 28


__ADS_3

Bima menghentikan sebuah taksi yang berjalan ke arahnya. Setelah memberikan alamat yang di tuju, Taksi tersebut melaju membelah jalanan yang ramai akan kendaraan yang lain.


"Tuan butuh Tiga puluh menit menempuh perjalanan ke alamat yang Anda tuju, silahkan kencangkan sabuk pengaman Anda dan silahkan menikmati perjalanannya." Ucap sang sopir sambil membungkuk ramah.


"Terimakasih pak." Balas Bima dengan anggukan.


Yah dia telah sampai di Negeri Ginseng tersebut. Tujuan pertamanya adalah menemui Sahabat lamanya dan menginap disana untuk sementara. Sebenarnya Bima bisa saja menyewa satu Apartemen mengingat dirinya adalah seorang CEO dari perusahaan terkenal, akan tetapi Sahabatnya melarangnya untuk menginap di tempat lain. Ditambah Bima masih butuh penyesuaian di Negara ini.


Tiga puluh menit berlalu akhirnya sampai juga di tempat yang di tuju, setelah membayar biaya taksi dan mengeluarkan barang-barangnya Bima turun dari taksi tersebut. Sebuah bangunan tinggi, kira-kira Lima lantai di suguhkan di depan mata Bima, tidak jauh beda dari rumahnya di Indonesia. Bahkan taman dan yang lainnya mempunyai kemiripan, bedanya Rumah itu mempunyai kolam melingkar. Dihiasi lampu hias di pinggirannya.


"wahh ternyata Lucas merenovasi banyak rumahnya yah." Ucap Bima sambil tersenyum.

__ADS_1


Oh iya Lucas adalah sahabat Bima yang sering juga berkunjung ke Indonesia. Lucas mempunyai darah campuran atau sering di sebut blasteran, Ayahnya dari Belanda dan Ibunya dari korea selatan.


"Hei Bim, kamu udah datang. Sampai sini kok ga bilang-bilang sihh, kan biar bisa di jemput. Kalo kamu tersesat gimana??" Ucap Lucas sambil berlari kecil ke arah Bima dan memeluknya erat.


"Hehh, kau pikir aku anak kecil apa? Lagian juga aku takut merepotin kamu lah. Kamu kan sibuk kerja" Balas Bima dengan muka cuek sambil melepas pelukannya.


"Hei hei, kau itu sahabatku masa aku merasa di repotin sih, Jika aku ke Indonesia aku sering repotin kamu juga. Oh iya ayok masuk malah berdiri disini" Ucap lucas sambil menarik tangan Bima ke dalam. Mereka duduk di kursi ruangan yang biasanya di gunakan Lucas untuk menerima Tamu.


"Oh iya Bim, Istri kamu mana kok ga ikutan?"


Bima menceritakan semua apa yang telah terjadi antara Dia dan Anna tanpa satu hal pun yang di tutupi.

__ADS_1


"Tunggu bentar, kayaknya kamu butuh sesuatu untuk menenangkan pikiran Bim." Kata Lucas sambil mengambil beberapa botol minuman soju di lemari tempat Dia biasanya menyimpan minumannya.


Dua jam penuh Bima dan Lucas bercerita, soal kehidupan mereka masing-masing. Layaknya sahabat yang sudah tidak bertemu Lama, Dibarengi dengan minuman mereka tertawa melepas beban pikiran.


Setelah bercerita panjang lebar, Tanpa sadar mereka ketiduran di ruangan tersebut. Hingga pagi menjelang, mereka di bangunkan oleh suara alarm Lucas.


"Bim, bangun yuk. mandi dulu sana aku pesan makan dulu" Ucap Lucas sambil menggoyangkan Tubuh Bima.


"wah udah pagi aja, kalo gitu aku mandi dulu yah" Ucap Bima sambil memasuki kamar mandi.


"Nanti aku akan mengajak kamu jalan-jalan sekaligus mencari tau tentang istrimu" Ucap lucas menaikkan volume suaranya.

__ADS_1


"Oke" Balas Bima dari dalam kamar mandi.


Sementara Bima Mandi, Lucas memilih memesan makanan untuk sarapan pagi mereka, setelah itu dia beranjak ke kamar mandinya untuk melakukan ritual paginya seperti Biasanya.


__ADS_2