MENCARI SEORANG ISTRI UNTUK AYAHKU

MENCARI SEORANG ISTRI UNTUK AYAHKU
CHAPTER 34 : INDUSTRI HIBURAN!


__ADS_3

Apa itu perlu dilakukan, jika hanya untuk memberikan kesempatan bagi beberapa orang bertransaksi kotor secara pribadi.


Beberapa orang rela menghabiskan uang mereka hanya untuk bersenang-senang, dan beberapa orang lagi rela menjual diri mereka untuk bisa bertahan hidup.


Sebelum berada di industri hiburan, Chelsea telah mnelihat banyak hal yang seperti ini.


"Sepertinya kita tidak bisa buru-buru pulang sebelum waktu makan malam."


Chelsea mengerutkan kening dan berkata dalam hati, Beberapa hari ini dia, Leo, dan Reaner hanya makan makanan dari luar. Padahal mereka telah berencana makan bersama dan Chelsea akan memasak makanan yang enak untuk mereka, tapi sekarang mereka tidak akan bisa merealisasikan rencananya.


Melihat Chelsea yang polos dan terlihat sederhana, membuat Dessy menghela nafas di dalam hatinya.


Chelsea saat ini terlihat seperti selembar kertas putih yang bersih. Leo sungguh tidak ingin Chelsea ternodai oleh kotoran di industri hiburan.


Dia percaya bahwa Chelsea tidak akan melakukan hal-hal kotor demi sebuah ketenaran, kekayaan dan uang seperti gadis-gadis yang lain.


Dia hanya khawatir akan ada orang yang diam-diam menggunakan cara kotor padanya.


Mencubit tangan Chelsea, dan berbisik.


"Ketika sampai di sana nanti, kamu tidak boleh berlarian, harus harus selalu mengikutiku"


Chelsea tersenyum, "Aku bukan anak kecil. Jadi jangan khawatir aku akan berlarian dan membuat masalah."


Dessy tertawa terbahak dan berkata, "Aku hanya khawatir kamu tidak dapat menghadapi situasi ini"


Mendengarkan perkataan Dessy, Chelsea menduga bahwa nantinya dia harus minum beberapa gelas anggur bersama, yang membuat dia jadi mengernyitkan keningnya.

__ADS_1


Dessy menepuk lengannya, "Jangan khawatir, aku ada di sini"


Chelsea mengangguk.


Mobil berhenti di depan klub Pesona Biru Santa.


Lalu mereka turun dari mobil. Di sisi lain, Chelsea menyadari bahwa tidak semua orang hadir di acara ini.


Hanya ada beberapa orang yang datang ke sini bersamanya.


Melihat Sasya ada di antara banyak orang, membuat Chelsea tidak bisa menahan rasa sakit di kepalanya. Bagaimana dia bisa selalu bertemu dengan Sasya dimana saja.


Dessy juga turun dari mobil lalu melihat empat kata Pesona Biru Santa. Kemudian dia menarik tangan Chelsea dan menggandengnya dengan erat.


Dia tidak pernah berharap untuk dibawa ke tempat ini.


"Apa yang terjadi denganmu?"


Dessy menggelengkan kepalanya dengan gelisah.


"Ingat, jangan kemana-mana sendiriarn. Bahkan pergi ke kamar mandi pun harus denganku."


Meskipun Chelsea tidak tahu mengapa, namun dia tetap mengangguk dan paham kalau ini demi kebaikannya sendiri.


Mereka kemudian segera dibawa ke sebuah ruangan private yang mewah.


Setelah memasuki ruangan itu, terlihat ada beberapa pria paruh baya dengan wajah berminyak dan perut besar. Masing-masing dari mereka duduk di sebelah meja bundar besar.

__ADS_1


Orang yang membawa para peserta kesana mulai memperkenalkan para pria paruh baya tadi satu per satu sambil tersenyum.


Sebagian besar dari mereka adalah pengusaha besar, lalu lainnya berasal dari beberapa petinggi di perusahaan jaringan dan tokoh terkemuka.


Sasya yang sedari awal memang mempunyai tujuan yang jelas langsung bergerak cepat, Dia mengambil langkah pertama untuk duduk di sebelah tokoh terkemuka.


Mereka berpartisipasi dalam kompetisi kecantikan hanya untuk memasuki industri hiburan. Jika mereka dapat memegang kendali atas orang-orang itu, maka itu sudah seperti sebuah tiket masuk untuk berjalan bebas di industri hiburan.


Fllm dan serial TV apa yang ingin kamu lakukan saat ini?


Meskipun beberapa orang akan iri dan cemburu, tapi mereka hanya bisa menemani orang lain dengan senyum.


Dessy lalu mengajak Chelsea untuk duduk di dua kursi yang kosong.


Chelsea duduk dengan gugup. Dia meraih cangkir di depannya lalu meminumnya, setelah meminumnya dia sadar bahwa itu adalah minuman keras, dan bukan air mineral.


Karena Chelsea tersedak dan batuk, seoranng pria mengambil kesempatan dengan mengulurkan tangannya, dan mengelus punggung Chelsea.


Wajah pria hidung belang itu mendekatinya dan berkata sambil tersenyum.


"Ini pasti pertama kalinya kamu minum minuman beralkohol. Jangan khawatir"


Chelsea sangat ketakutan dengan belaian di punggungnya, hingga membuatnya merinding.


Pria itu tiba-tiba mendekat, dan bau alkohol di tubuhnya membuat Chelsea ingin mual.


Buru-buru Chelsea pindah ke samping, menghindar dari pria itu dan dari belaian tangan di punggungnya.

__ADS_1


Seketika wajah pria itu terlihat marah padam.


"Kenapa? Apa kau memandang rendah diriku?"


__ADS_2