
Begitu dia berbicara, giginya yang kuning terlihat dan langsung tercium bau busuk dari mulutnya.
Selesai berbicara, dia kemudian mendekat dan mencium Chelsea secara paksa.
"Menjauh dariku."
Chelsea yang sudah tidak tahan lagi, dengan reflek tangannya menampar Tuan Roy.
Tuan Roy yang terkenal sangat kejam dan selalu berkelahi dengan orang lain. Namun ketika dia mendapat sebuah tamparan, dia hanya terdiam.
Sementara Tuan Roy terdiam, Chelsea mengambil kesempatan untuk melepaskan diri dan bergegas keluar.
Sayangnya, Sasya menghalanginya saat berada di depan pintu.
Kemudian Sasya mendorongnya dan kembali mencibirnya.
"Chelsea, mau pergi kemana kamu?"
"Sasya!"
Chelsea merasa kesal dan menyerah. Sebab dia tidak punya waktu untuk melawannya.
Tak lama Tuan Roy mulai tersadar.
Dia sangat marah, kemudian melangkah maju, menjambak rambut Chelsea dan menyeret Chelsea.
Tuan Roy dengan keras melempar Chelsea ke lantai.
__ADS_1
"Dasar j**ang, beraninya kau menamparku. Kau jangan berlagak sok ya, karena setelah ini aku akan membuatmu dengan sukarela membuka pahamu untukku. Dan setelahnya kamu akan memohon kepadaku untuk menidurimu."
Tuan Roy memarahinya, tangannya lalu mengambil segenggam pil di atas meja untuk dimasukkan ke dalam mulut Chelsea.
Dessy yang ditahan oleh Tuan Ryan, dengan panik seketika
menggigit tangan Tuan Ryan, hingga bau darah memenuhi mulutnya dalam sekejap.
"Aaah, wanita kurang ajar:"
Tuan Ryan berteriak dan melepaskannya.
Dessy kemudian langsung berdiri dan memukul Tuan Roy.
Tuan Roy yang tidak dapat menghindar, langsung oleng ke samping.
Melihat hal itu membuat Tuan Roy menjadi lebih marah. Lalu dia mengangkat kakinya dan menendang perut Dessy, hingga Dessy terjatuh ke lantai.
Dessy memegangi perutnya dan meringkuk di lantai karena
kesakitan.
"Dessy..."
Chelsea yang tersadar kemudian bergegas membantu Dessy bangun.
Tuan Roy lalu mengunci pintu yang ada di belakang punggungnya, bersama dengan orang-orang mengerikan di dalam ruangan. Saat hal seperti ini terjadi, dan jika menyebar, maka tidak hanya citra mereka yang berpengaruh, namun bisnis perusahaan juga akan terpengaruh.
__ADS_1
Mereka tidak akan pernah membiarkan siapapun membocorkan informasi ini.
Seseorang melangkah kedepan dan berkata kepada Tuan Roy, "Aku akan berikan wanita **ang itu kepadamu Tuan."
Kemudian dia menarik Chelsea dan menekannya dengan keras ke lantai.
Dengan satu tangannya memegang dagu Chelsea, dan tangan satunya lagi memasukkan pil ke dalam mulut Chelsea.
Di sisi lain, beberapa gadis terlihat bersembunyi karena tidak ingin memakan pil yang akan membuat mereka kehilangan kesadaran, juga karena mereka takut akan terlibat.
Sasya berdiri di samping Chelsea dengan melipat tangannya di dada, lalu tersenyum dengan kejam.
'Chelsea, setelah kejadian malam ini, aku akan melihat apa kamu masih berani berlagak sok.'
Beberapa pengusaha kaya yang sedang bersenang-senang di ruangan itu, merasa tertarik dengan pemandangan yang saat ini terjadi didepan mereka.
Mereka sebenarnya sudah terbiasa melihat adegan seperti ini, dan ini adalah sebuah pertunjukan yang bagus bagi mereka.
Chelsea menggertakkan giginya sambil berjuang mati-matian.
Rasanya dia ingin mati saja sekarang.
Bukannya Chelsea tidak tahu jika industri hiburan itu kacau, namun rupanya juga sangat menakutkan.
Melihat pilnya tidak berhasil masuk ke dalam mulut Chelsea, membuat Tuan Roy sampai mengumpat dan membuang pilnya.
Dan dalam sekali gerakan, Tuan Roy merobek baju bagian depan Chelsea.
__ADS_1
Terlihat tubuh Chelsea yang putih dengan bra hitam yang menutupi bagian dadanya. Membuat mata Tuan Roy seketika itu menunjukkan ekspresi cabul, dan air liurnya pun seakan mengalir keluar. Dia jadi tidak sabar untuk segera mencium Chelsea.