Mencintai Untuk Terluka

Mencintai Untuk Terluka
Sosok Rionaldo Tanjaya


__ADS_3

***Halo all readers! Stay healthy and semangat terus ya untuk dukungannya. Vote, like and comment😘


Happy reading!


Salam hangat Author, ☺️


Angel


....


Mendapatkan persetujuan dari kedua orangtuanya untuk kembali ke Jakarta, Diandra sangat senang dan tak sabar. menemui sahabatnya.


....


Sementara itu, Reno menjadi sosok pria yang gigih dan giat. Kini ia bekerja di sebuah kantor. Perusahaan PT. xxx xxxxx.


Reno sudah bekerja di perusahaan itu semenjak 1 tahun yang lalu, tapi kini ia harus pindah ke perusahaan yang lain, karena jarak dari rumahnya ke kantor itu cukup jauh.


Sebelumnya, Reno mempunyai sosok teman akrab. Setelah sekian lama, pria itu bisa mempunyai teman lagi selain Diandra. Sosok tak lain yang merupakan temannya Reno adalah atasannya di kantor, pria bernama Rionaldo Tanjaya. Kerap disapa "Rio". Usia nya 24 tahun, terpaut 5 tahun lebih tua dari Reno.


Meskipun berbeda bidang, namun Reno dan Rio berada di satu perusahaan. Reno bekerja dibidang konsultan, sedangkan Rio mahir di bidang keuangan saham.


Rio terbilang berbeda dari Reno, ia adalah sosok pria yang berasal dari campuran Tionghoa dan Jawa. Sehingga kulitnya tidak hitam namun tidak putih, matanya tidak kecil dan tidak besar juga, tubuhnya lumayan tinggi dan agak gagah. Pribadinya dewasa, good looking, tampan, ramah dan sukar menolong. Tak salah jika Reno bisa berteman dengannya. Di usianya yang ke 24 ini, Rio belum menemukan sosok tambatan hati dihidupnya. Bisa dikatakan ia kesepian semenjak terakhir menjalin asmara pada saat ia kuliah dulu.


Awalnya, Rio tinggal bersama keluarga nya di Tangerang. Namun pada saat menginjak 18 tahun, ia mulai berkuliah, mengadu nasib dan mencari pekerjaan di Jakarta, kini pria itu tinggal sendiri di kontrakan nya dekat dengan kantor.


Kehidupan asmaranya, cukup terbilang penuh lika-liku. Terakhir, Rio menyatakan cintanya pada sosok wanita saat ia berada di perkuliahan, namun cintanya di tolak. Sungguh pria yang malang.


Saat itu Rio dan Reno kebetulan duduk bersebelahan. Ini adalah kali terakhir dimana, Reno bekerja di kantor itu.



....


"Ren, lo beneran mau pindah kantor?". Tanya Rio melirik Reno disebelahnya, sambil mengerjakan laporan di komputer nya.


Reno menghisap secangkir kopi hitam yang baru diambilnya tadi dan mengangguk.


"Iya kak, soalnya rumah gue jauh dari sini hehe jangan kangen sama gue ya kak". Ledek Reno kepada Rio.

__ADS_1


"Dih, nih anak dasar. Kalau kangen kan, kita bisa janjian, main-main ke mall haha". Timpal Rio pada Reno.


Reno kembali duduk dan melanjutkan pekerjaannya di laptop sambil membalas perkataan Rio yang duduk disebelahnya.


"Iya kak, nanti kita ketemuan, lo bawa pacar baru ya, asek! ". Katanya menggoda Rio sambil menaikkan kedua alisnya.


Pria itu tertawa keras.


"HAHAHA Kalau ada ya. Nanti gue bawa pacar, lo juga dong biar kita bisa double date!" Balas Rio pada Reno.


"Jangan kenceng-kenceng ketawanya, stttt lagi pada kerja". Sambung Reno mengingatkan.


....


Malam itu, mereka saling bercakap-cakap dikantor. Selesai bekerja, Reno mendapat hadiah perpisahan dari kantornya.


"Reno, you did it great! Thank you so much, kamu udah berperan besar di perusahaan ini. Karna kamu, kantor ini bisa mengalami peningkatan. I hope you sukses di tempat yang baru ya". Ujar pak Harto, (bos) seraya memeluk Reno.


"Makasih banyak pak, iya Amin" jawab Reno kepada bos nya.


Lalu, giliran Rio yang mengucap perpisahan kepada Reno.


"Bro, gue bakal kangen banget sama lo. See u next time ya. Kita ketemuan haha. Sukses di kantor yang baru". Rio menepuk pundak Reno dan memberi motivasi agar pria itu semangat bekerja di tempatnya yang baru.


Lalu, acara perpisahan itu di penuhi oleh makanan, kue tart buah untuk Reno dan foto foto. Tak lupa karyawan, atasan, dan manager-manager yang lain mengucapkan banyak terima kasih untuk Reno, atas jasanya selama 1 tahun bekerja, PT. xxx xxxxx mengalami peningkatan pesat, berkatnya.


....


"Ren, lanjut ke kantor mana nanti?" Tanya pak Harto.


"Ke PT. xxx xxxxxx pak, yang dideket Grogol itu hehe, lebih dekat dengan rumah saya". Jawab Reno kepada pak Harto.


Pak Harto hanya tersenyum mendengar jawaban Reno. Akhirnya acara perpisahan pun telah usai. Saatnya para karyawan, bos, manager dan pekerja pulang malam itu juga. Reno pulang bersama dengan Rio, mereka sama sama mengendarai motor dari kantor ke rumah masing-masing.


Reno sudah belajar dan membeli sepeda motor semenjak ia menabung dari SMA hingga bekerja 1 tahun yang lalu, agar pada saat nanti berkuliah dan bekerja, ia tidak lagi repot urusan transportasi.


....


"See you kak Rio!" Ujar Reno, di tengah jalan raya. Saat itu mereka berhenti di perempatan jalan, karena sedang lampu merah.

__ADS_1


"See you too, Ren!" Jawab Rio, yang tengah itu sedang memakai helm, sarung tangan hitam. Seraya ia melambaikan tangannya ke arah Reno sebagai tanda perpisahan malam itu.



Lampu lalu lintas menunjukkan warna hijau cerah. Mereka berpisah di perempatan jalan. Reno membelokkan motornya ke arah kiri, menuju ke rumahnya, karena Bu Sumi tengah menanti. Sedangkan Rio membelokkan motornya ke arah kanan, menuju kontrakannya.


....


Sesampainya Rio di kontrakannya, ia menarik nafas dalam-dalam. Duduk sejenak, karena sangat lelah hari ini pulang malam, lantaran kantor menggelar perpisahan untuk Reno.



Pria itu segera berbenah diri, menuju ke kasur nya dan membuka handphone. Ia adalah sosok pria yang hobi membaca cerita, karena itu di handphonenya terdapat aplikasi membaca.


Pria itu membuka aplikasi dan menemukan sebuah cerita unik berjudul "My Sunshine On You" yang merupakan milik Diandra.


Rio mulai membaca perlahan dari episode awal, menggambarkan sosok pria yang hidupnya kesepian dan tak kunjung mendapat pujaan hati, ia merasa cerita ini mirip dengan kisahnya. Kata katanya pun sangat menyanyat hatinya.


"Cerita yang menarik. Kata-katanya sangat puitis, siapa sih pengarangnya jadi penasaran".


Imbuh Rio dalam hatinya.


Malam itu, di lalui Rio dengan membaca sampai habis, cerita milik Diandra.


.....


Sedangkan Reno sudah sampai dirumah. Bu Sumi tengah menantikannya pulang sembari duduk dimeja makan dekat dapur.


"Ren, kamu sudah pulang? Makan dulu yuk". Ajak Bu Sumi untuk makan malam.


Reno menyetujui. Di makan malam itu, Reno bercerita kepada ibunya, tentang Rio, dan tentang dia yang ingin pindah kantor. Bu Sumi hanya mengikuti kehendak anaknya. Bila ia memang ingin pindah.


....


(Keesokan harinya)


Rio sudah membaca habis ceritanya, pada akhirnya si pria itu menemukan pujaan hati, seorang gadis yang setia.


Karena sangat tersentuh, Rio dibuat bertanya-tanya. Siapa kah pengarang cerita ini yang membuat hatinya tersayat-sayat saat membacanya?

__ADS_1


Cast Rionaldo Tanjaya (Rio)



__ADS_2