Menikah Karna Penghianatan

Menikah Karna Penghianatan
Part 15


__ADS_3

Ke esokan harinya, Kevin menemui Luna untuk menjelaskan semua yang Luna tanyakan padanya di chat semalam. Ia sengaja tidak menjelaskannya di chat karna takut Luna salah paham padanya. Kevin mengajak Luna ke Reeship Resto dan duduk di meja yang sama dengan saat ia bertemu dengan Alena kemarin.


" Kenapa kau membawaku kesini?" tanya Luna dengan heran.


" Kamu kemarin liat aku sama Alena disinikan? Jadi aku mau jelasin semuanya disini juga." jawab Kevin.


" Apa yang sebenarnya terjadi antara kalian? Aku lihat orang tuamu dan orang tua Alena juga ada disini kemarin." tanya Luna sangat penasaran.


" Kita pesan makanan dulu ya, baru nanti aku jelasin semuanya." ucap Kevin.


Kevin memanggil pelayan disana untuk memesan makanan. Rey yang sedang lewat disana tidak sengaja menoleh ke arah Kevin dan melihat keberadaan Luna disana. Ia hanya menatapnya sekilas lalu mengabaikannya begitu saja.


" Wanita itu lagi, tidak bosan-bosannya muncul di hadapanku." gumam Rey kesal.


" Kemarin orang tuaku dan orang tua Alena saling menjodohkan kita. Papaku mengajakku kesini secara tiba-tiba dan aku benar-benar tidak tau tentang rencana perjodohan itu." ucap Kevin mulai menjelaskan setelah pelayan itu pergi membuatkan pesanan untuk mereka.


" Dijodohkan?" tanya Luna terkejut.


" Iya, aku dan Alena sama-sama tidak tau jika kita akan di jodohkan sama orang tua kita kemarin."

__ADS_1


Luna langsung terpukul mendengar semua itu. Ia mencoba tegar di hadapan Kevin saat ini meskipun perasaannya sangat hancur. Ia tidak menyangka pacarnya akan di jodohkan dengan sahabatnya sendiri.


" Lalu apa keputusan kalian?" tanya Luna.


" Aku menolak perjodohan itu, aku bilang sama orang tuaku jika aku akan menikaimu." jawab Kevin.


" Apa orang tuamu mengizinkannya?" tanya Luna.


" Aku yakin mereka akan mengizinkanku menikah denganmu. Aku cuma butuh waktu untuk meyakinkan mereka." jelas Kevin.


Aku tau orang tuamu tidak mungkin setuju kau menikah denganku Kevin. Ini semua salahku, aku tidak pernah mendengar nasihat papa selama ini. Aku terlalu keras kepala untuk bersamamu. Aku tau hal ini akan terjadi, tapi aku tidak menyangka jika kau dijodohkan dengan sahabatku sendiri. Batin Luna sangat terpukul.


Luna kini sudah tidak bisa lagi menahan air matanya. Matanya terus berkaca-kaca dan membuatnya tidak nyaman berada di hadapan Kevin.


Sebelum Kevin menjawab, Luna sudah berlari terlebih dahulu menjauhi Kevin. Kini air matanya langsung mengalir dengan deras membasahi pipinya.


Saat Luna pergi ke toilet, Alena datang menghampiri meja Kevin. Kevin sengaja mengundang Alena kesana untuk menyelesaikan semua permasalahan yang terjadi antara mereka bertiga saat ini.


" Maaf aku telat, dimana Luna?" tanya Alena.

__ADS_1


" Dia sedang ke toilet." jawab Kevin.


Saat kembali dari toilet, Luna melihat Alena sudah berada di sana dan sedang duduk dengan Kevin. Alena mencoba menenangkan dirinya supaya bisa tegar di hadapan mereka berdua.


" Alena!!" sapa Luna.


" Sejak kapan kamu kesini?" tanya Luna.


" Aku sengaja memanggilnya kemari." ucap Kevin.


" Iya Luna, Kevin pasti sudah menjelaskan semuanya kan? Aku benar-benar minta maaf sama kamu. Aku tidak tau jika aku akan dijodohkan dengan Kevin." ucap Alena.


" Tidak perlu minya maaf, semua ini bukan salahmu." jawab Luna.


" Sebenarnya saat aku datang ke rumahmu kemarin itu, aku ingin menceritakan padamu jika aku dijodohkan sama papa. Tapi, aku benar-benar tidak tau jika orang itu adalah Kevin." jelas Alena.


" Apa saat kau menangis waktu itu?" tanya Luna.


" Iya, papa terus memaksaku untuk menuruti permintaannya sehingga aku berantem dengannya waktu itu. Aku kemarin terpaksa menyetujui perjodohan ini karna papaku mengancam akan mengusirku dari rumah. Aku sangat terkejut kemarin saat tau orang yang papa jodohkan denganku adalah Kevin. Aku benar-benar minta maaf padamu Luna." jelas Alena dengan wajah sedih dan merasa bersalah.

__ADS_1


Luna langsung memeluk Alena dan mencoba menenangkannya.


" Aku tidak apa-apa Alena. Aku tidak marah sama sekali. Ini semua bukan salahmu, aku yang minta maaf karna sudah mencurigai kalian." ucap Luna.


__ADS_2