Menyebrang Menuju Jalur Kegelapan

Menyebrang Menuju Jalur Kegelapan
Kisah Reno Dan Zikri


__ADS_3

"Zik, lu kali ngomong pake hati dong. Tega banget ngatain gue beban di sini, gak punya perasaan lu!" *ucap Reno geram


"Ya maaf, gue kan cuman becanda. Lu bawaannya serius mulu jadi orang, semenjak lu kenal deket sama Afka ya kayaknya?" *tanya Zikri


"Wah.. gila, berani-beraninya lu ngomongin Afka dari belakang." *ucap Reno


"Kalo lu juga berani, ya.. kenapa enggak bagi gue?" *tanya Zikri


"Lu jangan bilang-bilang sama Afka ya, takutnya dia marah lagi. Kerjaan yang ini aja belum kelar, masa iya gue di suruh yang lain lagi bisa-bisa mati kecapean gue." *ucap Reno


"Tenang aja, kan bukan cuma lu doang yang ngomongin Afka." *ucap Zikri


"Syukurlah kalo lu mau jaga rahasianya." *ucap Reno sambil menghela nafas panjang


"Ini kan setengah lagi selesai, lu istirahat dulu aja. Biar gue yang lanjut duluan, entar lu beresin sisanya aja, gimana setuju?" *tanya Zikri


"Baik banget lu jadi orang, tapi emang dari dulu lu baik si sama gue. Yang gue gak abis pikir, alasan lu ngelakuin itu semua apa?" *tanya Reno


"Gak tau deh, yang jelas setiap kali gue bareng sama lu, perasaan seneng gue meningkat drastis dari sebelumnya. Dan, berkat lu juga gue jadi tau arti kata bersyukur walau sedang banyak masalah." *ungkap Zikri


"Ya elah, itu sama aja kayak perkataan Afka dan Ryon, sama-sama jijik buat di denger!" *jawab Reno


"Lah? yang gue ngomong ini fakta, kenapa musti jijik?" *tanya Zikri


"Maksud gue gak terlalu lebay gitu juga kali." *jawab Reno


"Gak Ren, tapi kali ini gue serius sama lu. Boleh gak gue ngomong sesuatu sama lu?" *tanya Zikri lalu duduk di samping Reno


"Masalah apaan?" *tanya balik Reno


"Gue gak enak tapi, lu jangan marah ya?" *tanya Zikri


"Pake acara marah segala, yang lu mau omongin emang pasti bikin darah gue mendidih?" *tanya Reno

__ADS_1


Zikri tersenyum mendengar ucapan Reno yang memilih kosa kata ada-ada aja itu


"Malah senyum ni orang." *ucap Reno


"Jadi gini, setiap kali lu gak ada di markas, gue selalu khawatir sama lu. Takut terjadi sesuatu yang enggak di inginkan, tapi saat gue liat lu di markas gue bahagia banget liat tingkah laku konyol lu itu." *ucap Zikri


"Terus?" *tanya Reno


"Gue rasa kalo rasa ini terus-terusan di pendem bakalan meledak dan menimbulkan banyak masalah, jadi menurut gue hidup lu lebih berarti bagi gue, because lu itu badutnya semua orang, salah satunya menghibur gue." *ucap Zikri


"Ya, lanjut lah. Lu cerita sepotong-sepotong gitu kapan kelarnya urap kangkung!" *ucap Reno geram


"Hahaha ya ya sorry." *jawab Zikri tertawa


"Malah ketawa lagi." *ucap Reno


"Ren, wajar gak si kalo cowok punya perasaan sama cowok lagi?" *tanya Zikri


"Gak wajar lah! tuh contohnya aja Afka, dia sukanya sama cowok, gak abis pikir gue." *jawab Reno


"Bentar deh. Terus maksud lu nanya begitu apa?" *tanya Reno


"Walaupun emang lu pikir gak wajar, tapi gue udah melewati batas kewajaran itu. Dengan seluruh rasa kagum, perasaan ini tumbuh gitu aja. Mekar layaknya bunga yang terus-menerus di siram, di beri pupuk dan di beri sinar matahari, tumbuh begitu cantik merambat begitu lebat di dalam hati, dan jika sudah penuh maka tak kuasa untuk di tahan, lahan yang sempit itu akan membuat bunga yang sudah tumbuh kembali berguguran jatuh serta layu. Maka dari itu gue ingin berpartisipasi untuk menghentikan jatuhnya berguguran bunga indah itu, dengan mengungkapkan perasaan sama lu. Ren, terserah lu mau beranggapan kayak gimana, yang jelas di sini, di tempat ini dan di waktu ini, gue sekarang dan seterusnya suka sama lu. Lu mau kan menerima perasaan gue?" *tanya Zikri dengan serius


"What the hell!! apa kata lu!?" *tanya balik Reno kaget


"Gue suka sama lu, mau lu terima kah perasaan gue ini. Tolong, biarkanlah bunga itu bermekaran dengan indah di dalam sana tanpa merusaknya atau mengusiknya." *ungkap Zikri


"Lu ngomong panjang kali lebar cuma buat menyatakan perasaan suka sama gue?" *tanya Reno


"Inilah isi hati yang sebenarnya, gue gak pernah mengarang atau menulisnya untuk persiapan. I have feelings for you, kata itu tercurah begitu saja mengalir bak arus sungai yang deras." *jawab Zikri


"Waduh, tapi Zik gimana ya gue menanggapinya?" *tanya Reno sendiri bingung

__ADS_1


"Jawab aja." *ucap Zikri


"Tapi gue gak tau mesti jawab apaan?" *ucap Reno


"Mungkin lu butuh waktu untuk menjawabnya, lain hari lu bisa jawab. Mau apapun jawaban lu gue akan menerimanya dengan senang, jadi jangan terbebani ya. Tetaplah bahagia, karena kebahagiaan gue itu terletak hanya pada lu, kalo lu murung gue juga akan bertingkah layaknya cermin merasakan dan mengikuti cara yang sama." *ucap Zikri


"Duh.. jantung gue berdetak kencang nih, lu bisa stop gak bikin kata-kata yang buat gue meleleh kayak gitu. Soalnya ini baru pertama kalinya gue di kasih kata-kata semanis dan seekstrim itu, entar gue diabetes lagi, tanggung jawab lu!" *ucap Reno lalu tersenyum manis


"Hahaha bisa aja, Ren senyum lu itu lebih manis dari kata-kata gue barusan. Kalo gak percaya bercermin aja dan tunjukkin senyuman lu ke cermin itu, pasti dia juga bakalan salah tingkah di liatin sekaligus di kasih senyuman sama lu." *ucap Zikri


"Aduh, Zik cukup lah. Gue gak kuat nih, jantung gue terus berdegup." *ungkap Reno


"Ya iyalah jelas berdegup, kalo diem aja itu yang bahaya, gimana si lu!" *jawab Zikri


"Hahaha.. mulai bisa ngelawak, kayaknya lu ketularan tingkah laku gue dah." *ucap Reno sambil tertawa puas


"Gue juga dikit-dikit belajar kali dari semua kata-kata nyeleneh lu itu." *jawab Zikri


"Zik, kalo boleh gue jujur ni ya. Lu itu sebenarnya orang yang baik, pengertian, terus solid banget sama temen. Tapi yang bikin gue bertanya-tanya lu sukanya kok sama orang kayak gue, cewek cantik, body seksi di luaran sana banyak Zik." *ungkap Reno


Lalu Zikri tersenyum mendengar ucapan Reno, setelah itu ia mengusap kepala Reno dengan lembut, mendekatkan wajahnya lalu berucap. "Ren, boleh gue kasih satu hadiah gak?" *tanya Zikri


"Apaan?" *tanya balik Reno


"Rahasia dong biar surprise, mau ya!?" *tanya Zikri


"Ya udah, gue mau." *jawab Reno


Cup..


Satu kecupan di berikan oleh Zikri di kening Reno


"Lu!"

__ADS_1


Selesai..


__ADS_2