
"Rafael Rian Saputro, anak dari Saputro Cahaya Kusuma. Gue denger denger lu keluar dari kediaman Saputro karena ada masalah?" *ucap Reno
"Diem Ren, kita ke sini datang baik baik. Jangan merusak suasana!" *titah Afka dingin
"Gue cuma sebatas bertanya, apa salahnya si!?" *ucap Reno
"Kita ke sini berencana untuk melakukan kerjasama, menjaga nama baik sesama kubu. Bukannya malah menghancurkan nama baik!" *jawab Afka geram
"Oke, emang itu tujuan kita. Tapi.. Afka, apa lu gak tertarik liat ketua dari leser merah itu?" *tanya Reno berbisik
"Itu tidak penting, diam dan dengarkan baik-baik. Jika berbicara itu otak mu pakai, memiliki otak tapi jarang di pakai. Diem dulu aja!" *titah Afka ke dua kalinya
"Oke gue diem." *jawab Reno
...
...
...
"Jadi? ada keperluan apa datang ke sini?" *tanya Rafael
"Kita ke sini hanya ingin lebih mengenal sesama kubu yang kita bangun masing-masing. Dan menjaga tali silaturahmi, jadi.. mohon kerjasama nya" *ungkap Afka
"Sore sore kayak gini?" *tanya Rafael ragu
"Ya.. perdamaian itu tidak akan pernah memandang waktu kan?" *tanya balik Afka
"Terserahlah, tapi ada satu syarat yang harus kalian penuhi." *jawab Rafael
"Apa?" *tanya Afka
"Kalian gak boleh menyentuh ataupun mencari keributan di markas ini." *jawab Rafael
"Dimana yang lainnya?" *tanya Afka yang melihat hanya ada satu pria menemani Rafael
"Mereka sebentar lagi tiba, kalian tidak diperbolehkan masuk ke dalam markas kami. Jadi.. tunggu saja di luar hingga semuanya tiba." *titah Rafael
"Hoho.. dia meremehkan kita Afka, lu gak marah?" *tanya Reno
"Diam Reno!" *titah Afka
"Baik, kita akan menunggunya di sini." *ucap Afka
"Apaan si lu Afka! lemah banget jadi orang!!" *ucap Reno
"Diam, jangan sampai mencari keributan di sini!" *jawab Afka
"Serah lu ajalah!" *ucap Reno
.
.
.
"Ar, kamu tlphone Ryon. Terus, perintah dia buat menghubungi seluruh anggota kita, ini genting. Takutnya mereka ini mau cari keributan lagi di markas kita, segera lakukan!" *titah Rafael
"Baik." *ucap Lear lalu pergi ke dalam markas untuk segera menghubungi Ryon
...
...
__ADS_1
...
Sementara itu di tempat yang berbeda..
"Satria lu kira abang lu ini gak sibuk apa di suruh ginian segala!" *ucap Ryon geram sambil menggenggam pelan di tangannya
"Bang lu gitu banget ke ade lu sendiri, jangan egois lah jadi orang." *ucap Satria
"Emang lu doang yang pegang pelan, lu liat gue juga pegang sapu!!' *ungkap Satria geram
"Alah udahlah, cepetan selesaikan biar gue bisa cepetan ke markas. Fael pasti marah sama gue, asal lu tau adik gue yang kerjaannya nyusahin melulu!!" *ucap Ryon
"Dih, kalo gue gak di suruh ginian juga ogah kali minta bantuan lu!" *ungkap Satria
"Wah.. lu udah mulai belajar berontak ya!" *ucap Ryon
"Ya elah, emang lu dulunya gak sekeras kelakuan gue!?" *tanya Satria dengan mimik muka ragu
"Gue gak se naif lu kali." *ucap Ryon
"Gak percaya gue, soalnya gak ada badaknya!" *jawab Satria
"Serah lu dah, capek gue berdebat sama orang yang gak mau ngalah kayak lu!!" *ungkap Ryon sambil mengepel area yang sudah bersih
"Emang gue gak capek apa punya abang kayak lu!" *ucap Satria
.
.
.
Ketika mereka sedang mengerjakan tugas rumahnya, seseorang menelpon Ryon. Lalu dengan segera Ryon mengangkatnya. "Halo? kenapa Ar?" *tanya Ryon dari dalam tlphone
"What! masa iya harus gue Ar?" *tanya Ryon
"Gak ada waktu, cepat segera selesaikan." *titah Lear
"Ya, ya udahlah." *ucap Ryon
tlphone itu lalu di matikan, setelah itu Ryon segera bergegas untuk mengabari semuanya.
"E.. mau kemana lu?!" *tanya Satria kepada Ryon yang terlihat begitu terburu-buru sampai menjatuhkan pelannya
"Gue ada tugas dari markas pusat, euh.. gara-gara lu kan Satria Idran Hadijaya!! gue pasti kena omelan nih." *gemas kepada Satria
"Nyalahin gue lagi, ini semua salah orang tua lu kali. Kan mereka yang nyuruh gue ngelakuin ini semuanya!" *ucap Satria tanpa rasa bersalah
"Orang tua gue juga orang tua lu, dasar bego!" *ungkap Ryon
"Nyebelin banget gue punya abang kayak lu, udah sana sana pergi. Lu di sini cuma buang buang waktu gue aja, nyusahin iya meringankan kagak!" *ucap Satria geram
"Ya sorry, yang penting setengahnya udah kelar. Baik baik ya lu di rumah, selesaikan ini, adik gue kan anak rajin." *ucap Ryon sambil mengelus rambut Satria
"Giliran kayak ginian aja lu manis banget sama gue, biasanya juga pait kayak kopi tanpa gula!" *ungkap Satria
"Ya udah maaf, dahlah gue buru buru nih." *ucap Ryon lalu pergi meninggalkan Satria sendirian dengan sapu yang ia pegang
"Ati ati lu, galak gini juga gue masih peduli ya sama lu!!" *teriak Satria kepada Ryon yang sudah menjauh dari rumah
Ryon hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku adiknya yang masih kekanak-kanakan
...
__ADS_1
...
...
Sementara itu di markas..
"Gimana? di angkat gak sama si Ryon nya?" *tanya Rafael
"Di angkat, katanya sebentar lagi dia mau dateng." *jawab Lear
"Oke bagus." *ucap Rafael
"Kita mendingan sekarang ke dalem aja dulu, sekalian nunggu kedatangan Ryon. Suruh Rans tetap awasi mereka." *titah Rafael
"Oke." *ucap Lear lalu pergi memanggil Rans
.
.
.
"Rans, Rafael suruh lu buat ngawasin keributan di luar." *ucap Lear
"Ya." *jawab Rans singkat dengan muka datarnya
Rans lalu pergi dari dalam markas menuju luar, untuk melaksanakan perintah Rafael
"Mana yang mesti di awasi?" *tanya Rans dingin
"Mereka." *jawab Rafael sambil melirik seluruh anggota yang mendatangi markas laser merah
"Oke, serahkan sama gue." *ucap Rans
.
.
.
"Afka, lu liat datang anggota yang lainnya." *sambil melirik Rans yang sedang memantau kondisi
"Ya. Mereka juga pasti punya banyak anggota, tidak cuman kita." *jawab Afka dingin
"Lumayan juga ya wajah wajah anggota laser merah ini." *ungkap Reno
"Biasa aja." *jawab Afka datar
"Bos, kita ini beda pendapat dan selera. Tentu aja pandangan lu beda sama gue." *ucap Reno
"Berisik, ngoceh mulu dari tadi." *ucap Afka
"Ya, ya udahlah. Terserah lu aja, capek gue ngomong sama kulkas dua pintu!" *ucap Reno
#Lokasi Ryon
"Kalian ngumpul di sini" titah Ryon yang** baru datang ke warung jajanan itu***
"*Ada apa?!" *tanya Rizky*
"Jadi gini, Fael nyuruh kita semua buat balik ke markas. *Gue gak tau ada masalah apa, cuman katanya kondisi genting. *jawab Ryon*
"Ya udah, tunggu apa lagi. Cepetan berangkat!" *titah Rizky
__ADS_1
Selesai..