Menyebrang Menuju Jalur Kegelapan

Menyebrang Menuju Jalur Kegelapan
Menunggu Jawaban Dari Reno


__ADS_3

"Zik, gimana ya.. gue masih bingung nih." *ucap Reno


"Ya udahlah, kita lanjutin dulu aja tugas ini biar ceper selesai dan bisa makan bareng." *ungkap Zikri


"Sama, gue juga udah laper nih." *jawab Reno


"Gak usah lu ngerjain semuanya sendirian, gue kan kuat ya kali gue minta bantuan orang lain! jangan meremehkan kemampuan gue ya!" *ucap Reno


"Iya iya Reno, ngomong-ngomong hadiah yang gue kasih tadi, lu suka kan?" *tanya Zikri


"Suka dari mananya! yang ada gue kaget liat lu pake acara cium kening gue segala, jijik gue kalo inget lagi, lain kali lu harusnya ngomong dulu sama gue." *ucap Reno


"Gitu doang, masa harus ngomong segala." *jawab Zikri


"Ya udahlah terserah apa mau lu aja." *ucap Reno lalu kembali melanjutkan bersih-bersih nya


"Jadi? jawaban lu bakal di jawab nanti?" *tanya Zikri


"Masalah itu, gue gak tau. Jangan tanya gue lagi, gue lagi pusing nih banyak masalah di rumah yang harus gue urusin." *jawab Reno


"Oke, santai aja kalo sama gue, gak perlu buru-buru, di pikirin lagi aja." *ucap Zikri


"Terus, lu berharap kan dapet jawaban yang sesuai sama yang lu inginkan?" *tanya Reno


"Ya tergantung, kalo lu nolak gue gak papa, asalkan gue minta kita masih kayak gini terus. Kalo lu menerima gue ya gue seneng banget, itu artinya perasaan ini akan terbalas dengan perasaan lagi." *jawab Zikri


"Pilihannya cuma dua, tapi di sini perasaan gue yang bingung." *ungkap Reno


.


.


.


Berjam-jam berlalu, Reno dan Zikri sudah selesai dengan pekerjaannya. Lalu Reno melapor terlebih dahulu ke Afka, untuk membuktikan semuanya sudah clear


"Zik, lu tunggu di sini. Kalo lu ikut, yang ada Afka bakalan curiga lagi." *ucap Reno


"Beres." *jawab Zikri


...


...


"Af.. Afka!" *panggil Reno dari luar ruangan pribadi Afka


"Ada apa?" *tanya Afka membuka pintu


"Tugas yang lu kasih gue udah kerjain ya. Selesai semuanya, kalo lu gak percaya bisa liat dan keluar sendiri dari markas kan?" *ucap Reno


"Baguslah, balik aja kalo udah kelar semuanya." *jawab Afka


"Lain kali, kalo lu mau hukum gue jangan yang berat-berat lah. Gue hampir mati kecapean, akibat ulah lu yang ngasih tugasnya gak pake otak!" *ucap Reno


"Hah?! baru juga selesai, udah mau nambah lagi emangnya?" *tanya Afka dingin

__ADS_1


"Hahaha.. gak kok Af, sorry lu tau sendiri kan Reno mulutnya kayak gimana." *jawab Zikri yang tiba-tiba saja menghampiri Reno sambil membekap mulutnya


"Bawa dia pergi." *titah Afka


"Siap!" *ucap Zikri


.


.


"Eumm.. ngapain si lu!" *sambil melepaskan tangan Zikri dari mulutnya


"Maaf, gue cuma kasian sama lu. Kalo lu ngomong kayak gitu, sama aja lu berputar di garis bundar tau! gak akan pernah selesai buat di jalani." *ucap Zikri


"Justru gue mau berterimakasih, untung aja lu datang tepat waktu. Kalo enggak, gue gak tau lagi apa yang akan Afka kasih sama gue." *ucap Reno


"Oke, sekarang kan udah sore. Kita sebaiknya pulang ke rumah, dan nanti malam jadi kan?" *tanya Zikri


"Jadi kayaknya. Lu tunggu di taman sebelah rumah gue aja." *jawab Reno


"Jam berapa?" *tanya Zikri


"Jam 20.13 lu udah harus nyampe di sana!" *jawab Reno


"Baiklah." *ucap Zikri


"Ya udah, sampai ketemu entar malem di taman." *ucap Reno sambil menepuk bahu Zikri lalu pergi dari markas


"Ya." *jawab Zikri


.


.


"Sebentar lagi, gue balik." *jawab Afka


"Lu jangan lama-lama di sini, takutnya ada kejadian yang gak di inginkan lagi." *ucap Zikri


"Gak usah ngurusin hidup gue, ini keputusan gue dan lu gak berhak ikut campur!" *jawab Afka


"Terserah lu aja lah, capek gue ngomongin lu terus-terusan." *ucap Zikri


.


.


.


.


Di tempat yang berbeda..


"Yon, lu baru balik sekarang?" *tanya Rafael


"Ya.." *jawab Ryon

__ADS_1


"Terus maksudnya lu, lu nginep di markasnya mereka?" *tanya Rafael tak menyangka


"Ya, begitulah." *jawab Ryon


"Lu baru balik lagi sore kayak gini? apa selama itu waktu yang di perlukan untuk membuat mereka menyerah dengan keegoisan mereka!?" *ucap Rafael tak senang


"Tenang dulu Fael, gue sebenernya pulang dari sana itu pagi sekitar jam 05.41. Dan alasan gue baru datang sore karena gue kan harus mandi dulu, makan, bersih-bersih di rumah banyak hal yang harus gue lakuin di rumah, apa lagi adik.." *belum sempat melanjutkan ucapannya sudah di potong oleh Rafael


"Udah, gak perlu panjang lebar." *jawab Rafael


"Ya udah, terus lu ngapain nyuruh gue ke sini?" *tanya Ryon


"Apa mereka gak mengancam lagi datang ke sini?" *tanya balik Rafael


"Enggak bakal kayaknya, gue kan udah mendiskusikan masalah ini dengan sebaik-baiknya." *jawab Ryon


"Gue kira lu udah abis di tangan mereka, sorry karena gue udah bikin lu dalam bahaya." *ucap Rafael


"Fael, yang hidup akan mati kan? jadi gak perlu khawatir yang datang juga pasti akan berpulang. Karena pemilik dari raga dan nyawa ini bukan kita seutuhnya, kita hanya menjalani kehidupan dan melaksanakan kewajiban selama di dunia, kelak di akhirat itulah yang menjadi tempat bernaung kita yang abadi." *jawab Ryon sambil tersenyum


"Gue salut salam jalan berpikir lu, sekali lagi thanks for everything and sorry for all the mistakes that make you hurt." *ungkap Rafael


"No problem, this ia also for all of us right? so, it's okay." *jawab Ryon


"I"m lucky to have a friend like you." *ucap Rafael


"Overreacting." *jawab Ryon


"Enak aja lu ngatain gue lebay segala, gue ini khawatir sama lu asal lu tau!" *ucap Rafael


"Tumben khawatir." *jawab Ryon


Ucapan Ryon itu membuat Rafael sangat kesal hingga ia sengaja menendang kaki Ryon


"Terserah!" *ucap Rafael lalu ia pergi meninggalkan Ryon


...


...


...


***Singkat cerita, hari sudah berganti menjadi malam yang cerah dengan beribu-ribu bintang dan bulan serta cahaya lampu jalan yang menyinari


"Katanya jam 20.13 malem, tapi Reno kenapa belum dateng?" *tanya Zikri Yang sedang khawatir memikirkan Reno


...


Sambil mondar-mandir Zikri menunggu kedatangan Reno


#Sementara itu di rumah Reno..


"Mau kemana kamu!?" "tanya pria yang terlihat seperti ayahnya itu


"Mau ngerjain sesuatu di luar sama temen." *jawab Reno

__ADS_1


"Gak boleh kamu ke luar rumah sekarang, selesaikan dulu cuci piring itu. Setelah itu silahkan pergi!" *ucap Yudis yang ternyata adalah paman dari Reno


Selesai..


__ADS_2