
**obrolan True Girl di cafe taman sekolah
ge "ehem ehem.. (memecah suasana yang sedikit tegang setelah melihat kedekatan rayy dan vio)
iren "yang sabar ya Lya.. nanti kita kasih pengertian ke anak baru itu se populer apa Lalya di sekolah ini"
ruly "Bener kata iren, makin hari makin ke sini merasa sok paling di perhatiin .. kaya' si paling cari muka banget"
ge "kamu itu lya gak perlu bersaing dengan anak baru itu.. cukup duduk diam dan perhati in aja gimana cerita si anak baru itu klau gak menderita ya keluar dari kelas kita" (*mode mengerikan)
iren "hahhaha.. si ge ge klau sudah ngomong paling ngeriii, takuuut ah"
lalya "merasa di saingi? sudah berkali kali gue jelasin, dia si anak baru itu gak ada seujung kuku jari gue untuk jadi saingan gue, heh.. ngimpi mau dapetin Rayyan"
ge "ehem..syukur deh"
ruly "bilang aja lya mau nya gimana, nanti kita kita bantu in biar anak baru itu gak ada di kelas kita lagi"
iren "buat perencanaan yang rapi biar kita kita gak jadi bagian tuduhan nantinya"
ge "ya main halus, rapi tampak seperti malaikat"
lalya "seakan tersakiti tapi paling menyakiti"
ge "hahahaha.. (sambil bertepuk tangan)"
ruly "perfect"
***cerita nya mereka ini (True Girl) akan membuat jebakan ke vio dengan macam macam cara, dalam tingkat wajar karna autor gak akan merusak cerita dengan perlakuan konyol dari seorang siswa yang masih duduk di kelas sepuluh di tingkat SMA walaupun zaman makin update tapi tetap harus dalam batasan kemanusiaan"
"True girl menuju parkiran mobil, ruly dan iren pulang bersama, geraldin pulang dengan membawa mobil nya sendiri sedangkan lalya pulang dengan mobil mewahnya bersama sopir pribadinya dan mereka pun semua pulang secara bersamaan"
__ADS_1
iren dan ruly "baiiii trueee"
ge "baiiii"
lalya "dududuudu" (sambil lambaian tangan)
"di mobil lalya.."
lalya "mang.. nanti jangan langsung pulang ya..tolong anterin lya ke rumah nya si rayy dulu"
mang arif "baik nona"
lalya "nanti mang arif boleh langsung pulang aja, gak perlu tunggu lya"
mang arif "terus klau mami nya nona nanya gimana?"
lalya "bilang aja, lagi ada tugas kelompok di rumah rayy"
mang arif "baik nona lya"
mang arif "siap non" (melajukan mobil nya dengan kencang)
"rumah rayyan (tampak terlihat hunian keluarga rayyan begitu sangat mewah dan modern karna orangtua nya orang ternama dan terkaya no 1 di kota X)
mang arif "...membukakan pintu mobil buat lalya.."
lalya "terimakasih.. mamang boleh pulang"
mang arif "baik nona.. mamang permisi"
"lalya masuk ke rumah rayy di sambut pelayan dan penjaga pintu masuk ruang utama"
__ADS_1
P¹ (pelayan 1) "selamat datang nona, ada yang bisa saya bantu " (membukukan badan)
lalya "saya ingin bertemu rayy"
P¹ ".. menghubungi P² untuk menanyakan ke Tuan rayy.."
"tak lama yang turun adalah momi rayy"
momi rayy "haiiii cantik.. lama banget gak main kesini.. sibuk ya" (cium pipi kanan kiri)
lalya "maaf tan, lya lagi banyak kerja tayang ini aja minggat dari studio latihan.. hehehe"
momi rayy "loh kok gitu..yuk sambil duduk sini kita cerita cerita "
lalya "kangen aja, tiba tiba mau ketemu dan main kerumah tanta"
momi rayy "mau ketemu tante atau ketemu rayy" (ngeledek)
lalya "hehehe.. tante bisa aja"
momi rayy "bentar ya.. P² pelayan cepet panggil rayy terus kamu siapin makan ya"
P² "baik nyonya"
lalya "gak usah repot repot tan"
momi rayy "gak merepotkan ko"
...****************...
apakah rayyan mau menemui lalya?
__ADS_1
ikutin terus ceritanya..
terimakasih sudah mau mampir 😊