Milikku Bukan Untukku

Milikku Bukan Untukku
Eps. 7


__ADS_3

**suasana sarapan pagi di rumah vio pukul 5.30 WIB


ibu "vi.. inget jangan lupa bawa bekal makan ya nak terutama nasi, kamu itu klau belum makan nasi nanti lemes badan nya" (menginggatkan)


vio "baik buk, terimakasih sudah menginggatkan vi" (senyum kecil)


adek "adek juga bawa bekal ya buk?" (Daviandra Malik nama adek vio yang sekarang duduk di kelas 7, ia sekolah disalah satu SMP Negeri di kotanya, teman teman nya sering mamanggilnya Davian, ia anak laki laki yang baik, patuh, penyayang keluarga tidak kalah cerdas dari kakak nya "viola")


ibu "semua sudah ibu siapin bekal nya, biar anak anak ibu pada semanggat sekolah nya"


vio dan adek "kami sayang ibuuu.."(cium pipi ibu satu satu)


ayah "hmmmm.. sayang ibu aja, ayah gak?" (ayah Andra Mahendra Malik)


vio dan adek "sayang ayah juga.. (peluk ayah bersamaan)"


ibu "... ibu tersenyum. ayo ayo sarapan, nanti gak keburu takut semua kesiangan berangkat kerja dan pergi kesekolahnya"


*mode makan


*mode semua pergi aktivitas


ayah "ibu, ayah sama anak anak pergi dulu ya" (semua berpamitan bersamaan)


ibu "hati hati ya ayah" (ibu cium tangan ayah, ayah cium kening ibu dan anak2 mencium tangan ibu karna anak2 semua pergi bareng ayah hanya sekolah saja pulang di anter Ojol)


ayah, vio dan adek "Assalamu'alaikum ibu"


ibu "wa'alaikumussalam warrohmatulloh. jangan lupa do'a ya ayah, vio, adek" (ibu Ayudia Maharani)


ayah "ya ibu"


vio dan adek "baik ibu"


**tiba tiba di perjalanan, ayah memberhentikan mobil

__ADS_1


vio "ada apa yah?"


ayah "tunggu sebentar, kalian di dalam aja ya"


adek "iya ayah"


ayah "... (membawa alat alat)"


vio "... melihat dari dalam mobil ada sebuah mobil sedang mogok, yang nampak kebingungan dan kesulitan"


adek "kenapa kak?"


vio "ayah, lagi bantuin orang.. tuuuu mobilnya mogok"


adek "nanti kita nya telat kak"


vio "sabaaar paling bentar lagi selesai"


"tidak lama ayah kembali kemobil bersama orang yang tadi ayah bantu"


Bpk Xxx "wah lagi mau pergi sekolah ya, maaf ya sedikit merepotkan ayah nya"


vio dan adek "gak apa apa om, semoga bisa membantu"


bpk Xxx "sangat membantu sekali, oom gak perlu ke bengkel lagi"


ayah "kalau begitu kami dulu an ya pak, takut gak keburu, kami izin pamit duluan"


bpk Xxx "iya ya ya pak.. sekali lagi terimakasih, semoga kebaikan anda selalu di berikan tuhan kemudahan berlipat lipat ganda"


ayah, vio, adek "Aamiin... mariiii pak" (membunyikan klakson)


bpk Xxx "mariii.. (langsung menuju mobil nya) seperti kenal seragam yang di gunakan anak perempuan tadi (bergumam sendiri dan langsung masuk mobil)


*sampai di sekolah adek

__ADS_1


ayah "adek siap siap bentar lagi sampai, jangan ada yang ketinggalan, ayah gak bisa kembali nganter ketinggalan"


adek "iya ayah.. semua sudah adek siapin, InshaAllah gak ada yang ketinggalan"


ayah ".... (ayah memberhentikan mobil tanda sudah sampai di sekolah adek) belajar yang sungguh sungguh, fokus jangan lupa berdo'a "


adek " baik ayah, Assalamu'alaikum, daaa kak vio (cium tangan ayah dan vio)


ayah dan vio " wa'alaikumussalam"


*ayah melajukan kan kembali mobilnya


ayah "vi..."


vio "ya ayah.." (memutarkan pandangan tadinya memperhatikan jalan lewat pintu kaca mobil tertuju dengan panggilan ayah)


ayah "tadi malam, ayah dengar cerita dari ibu.. Hari pertama kamu di sekolah merasa kurang nyaman, benar begitu?"


vio "mungkin vio belum terbiasa aja yah, nama nya juga baru awal masuk jadi vi agak terbawa perasaan aja, biasa nya ada teman teman satu sekolah ini vio benar benar sendirian.. hehehe"


ayah "pesan ayah, disekolah bukan nya tidak boleh memperbanyak teman tapi kita juga perlu teman tapi teman bagaimana dulu? teman yang sama sama motivasi nya besar, tujuan nya baik, dan tidak mempengaruhi kualitas belajar kita, gak apa apa punya teman 1 atau 2 asaaaal benar benar baik buat kamu.. untuk sekarang fokus saja ke tujuan awal kamu, kenapa kamu gigih ingin mendapatkan beasiswa itu dan sekolah disana.. faham yang ayah maksud nak "


vio "faham yah.. vio bertekat untuk fokus ke belajar yah biar bisa dapat beasiswa lagi untuk ke perguruan tinggi nantinya"


ayah "Aamiin..., bentar lagi sampe, kamu siap siap coba cek jangan ada yang ketinggalan"


vio "semua sudah vio siapin, bekal juga sdh ada di dalam tas"


ayah "inget.. belajar yang fokus.. jangan lupa semangat "


vio "siiiap ayah.. ayah juga harus semanggat kerjanya (cium tangan ayah dan membuka pintu mobil).. assalamu'alaikum ayah"


ayah "wa'alaikumussalam " (ayah belalu bersamaan mobilnya)


...****************...

__ADS_1


__ADS_2