
*Rayy terus melajukan mobil nya dengan kecepatan nominal standart berkendaraan roda empat.. sedangkan viola yang duduk di kursi penumpang di samping Rayy terus bersikap acuh dan kesal karena tidak bisa berbuat apa apa, ingin memaksakan diri tuk turun atau pun protes dengan sikap Rayy terkesan memaksa viola.
"Manyuun mulu tu bibir, gak bisa senyum Luu (rayy ngeledek vio)"
".. berbalik badan membelakangi Rayy yang sedang menyetir di samping nya seraya vio menghadap ke kaca pintu mobil.."
"Hati hati kabar nya kalau cewek yang suka banget manyun ntar bibir nya gak balik lagi seperti semula, kata nya gitu siiih" (Rayy menyetir sekali kali melirik ke arah vio)
"ngaraaang!.. udah nyetir nyetir aja deh, biar cepetan nyampe.."
"memang nya mau kemana? .. pulang?
"ya iya laaa, memangnya mau kemana lagi? (menjawab dengan nada jutek)"
"Jangan suka ngarang, yang bawa mobil siapa?"
"jangan bilang kamu mauuu... stop stop.. Raaaayy, turuni gua..!(vio dengan nada rengek an dan menutupi mata nya tuk menahan tangis nya)
"Sembarangan Luu viii, memang nya gua mau apa apa in Lu?.. ke PD an (pasang wajah dingin)"
"..Dah sampe.. (Rayy menghentikan mobil nya tepat di halaman Rumah yang tampak megah seperti rumah rumah di istana raja .. hehehe halu nya kebanyakan yak.. gak apa apa lah yaaa.. lanjut)"
"Kita dimana?.. ini rumah siapa?.." (viola tampak binggung melihat dari dalam mobil)
"Ayooo turun.. (Rayy membuka kan pintu mobil buat vio)"
"kasih tau dulu, kita lagi dimana.." (berdiam diri di dalam mobil)
"ya udah kalau gak mau turun, gua gak bakal anterin Lu pulang (nada bicara rayy sedikit mengancam)"
"Terserah.. gua juga bisa pulang sendiri (membuang muka)"
"Yakin, emang tahu jalan pulang? (Rayy sedikit menunduk di depan pintu mobil vio yang terbuka)"
"Yakin! .. Awas minggir .. (vio beranjak dari tempat duduk nya yang hendak turun terus mengibaskan tangan nya tuk menyingkirkan Rayy yang sedang berada di depan nya, )"
"Mau kemana? (Rayy menahan langkah vio yang sudah keluar dari mobil)"
"GUA MAU PULANG! .. minggir! (menatap wajah Rayy dengan muka sinis dan kesal)"
"ciiieeeett.. seketika ada mobil berhenti di depan vio dan Rayy"
"Viiii... (popy yang turun dari mobil langsung memanggil vio)"
"Po-py.. kok kamu ada disini?.. (wajah vio yang tampak heran dan vio melirik ke arah Rayy yang sedang senyam senyum terkesan ngeledek)"
"hehehee.. (popy tertawa dengan rasa gak ke enakan)"
"bukan nya tadi di sekolah kamu bilang Leo ngajak in ngumpul, tapi kok.. (belum vio selesai bicara seketika Leo pun datang setelah ia parkirin mobil kesayangan nya)"
"Ya memang ada acara tapi popy gak bilang acara nya dimana kan??" (Leo tampak ngeledek viola)
"Maksud kalian ini apa sih..(vio makin kesal)"
"Sudaaahh.. kita gak ada maksud jahat sama kamu, kalau kita kita terus terang nanti kamu malah gak mau ngikut (Rayy menjelaskan ke vio)"
__ADS_1
"iyaaa, tapi kan gak ada salah nya di kasih tau sebenarnya (membuang muka dengan kesal)"
"Viii.. maafin kita kita ya, benar kata Rayy kalau di kasih tau terlebih dulu nanti kamu nya malah gak ikutan kita kita.. di sekolah tadi aja kamu gak mau nyusul kita ke kantin"
"Udah yuk, kita masuk dulu cerita nya nanti di lanjuti di dalam.." (Rayy menitah teman teman nya tuk masuk)
"yuuukkk .. mereka pun masuk ke dalam rumah kediaman Rayy tapi viola belum mengetahui nya"
"Pop, sebenar nya kita ada dimana sih (vio berbisik ke pada popy)"
"Ow yaa.. kamu baru kali pertama kesini yak.. popy lupa.. ini rumah nya Rayy si kapten kelas kita (tersenyum ramah)"
"RAYY?.. (sedikit menekan tadi nya berbisik sekarang Leo dan Rayy pun mendengarnya)"
"ya kenapa?.. (spontan membalikkan kepala nya menengok ke arah viola karena terkesan sedang memanggil Rayy)"
"heheh.. gak kok, si popyyy .. ya kan pop.. (memasang wajah gek ke enakan, senyum gak jelas)"
"hehehe.. ya gitu deh (popy pun sama senyum gak jelas)"
"sekarang mereka pun sudah berada di dalam rumah nya Rayyan, sudah tampak mewah, tertata dengan rapi dan megah"
"kita ngumpul ke taman belakang aja.. (taman nya sangat luas lengkap dengan bermacam bunga, area nya sangat sangat alami) .. Lee luu duluan ajakin vio sama popy, gua ke atas bentar" (Rayy menitah Leo untuk mengarahkan vio dan popy)
"okay.. viii.. pop .. kita ke taman ke arah sini (Leo mengarahkan vio dan popy)"
"tampak vio dan popy mengikuti arah langkah kaki Leo yang mengajak ke taman seperti arahan Rayy"
"hmmmm.. (vio menarik napas dalam dalam menikmati suasana taman yang sungguh asri dan alami)"
"bareng Bayu juga?" (vio memastikan)
"Heem (menganggukkan kepala).. gua, Bayu, Rayy, Nando, ada satu lagi tapi sekarang lagi gak ada di kota X nama nya Felix (mengenang teman nya)"
"Ow.. gituuu .. (respon popy) .. bukan nya kalian satu tim basket ya"
"Emmm.. (reaksi kaget dan Leo melirik ke viola)"
"Kalau mau cerita juga gak apa apa kali Lee, lagian semua sudah pada tau ya kan Pop.. (vio sedari tadi menyimak leo hanya saja vio tidak
secara langsung)"
"Heeh .. hehe (popy tertawa kecil)
"Leo yang ingin melanjutkan cerita nya langsung terhenti seketika Rayy datang ikut
gabung bersama mereka (Leo, popy dan vio)"
"Heiii.. lagi pada cerita apa an.. (Rayy langsung ikut nimbrung)"
"emmm.. gak.. (Leo bungkam)"
"Leo lagi cerita tentang Tim basket kalian, ya kan Lee (vio menyudutkan Leo yang merasa serba salah)"
"Mmmm.. kenapa gak di lanjutin aja cerita nya Lee.. (memberikan senyum tak ramah)"
__ADS_1
"aduuuhh.. perut gua Rayy cacing nya udah pada demo.. (Leo mengalihkan pembicaraan)"
"bisa aja Lu Lee kalau ngelak.. licin persis bemo (popy ngeledek)"
"emang Lu gak Laper? (Leo ngeledek balik)"
"Tuuuh makanan nya udah di siapin di atas meja, yuuk makan siang dulu.. (Rayy mengajak teman teman nya buat makan bareng)"
"Yeeey, akhirnya makan juga (Leo bersorak senang)"
"Ayok viii, kita makan dulu (popy membujuk vio)"
"Duluan gih... viii mau telphone ibu, tadi viii gak bilang ke ibu kalau pulang sekolah langsung mampir kerumah orang lebih tepat nya di culik orang sih.. (intonasi bicara nya sedikit menekan)"
"Yaudah kalau gitu Popy duluan ya viii.."
"silahkan .. hehe .. (vio mengambil handphone nya yang ada di dalam tasnya)"
"tampak Rayy berdiri di depan pintu sedang mem perhatikan vio yang fokus menelphone "
"Pop, vio nya kemana? (Leo memastikan)"
"vii.. lagi telphone ibu nya.. salah kita juga kenapa gak izin dulu sama ibu nya.. vio kan gak pernah pergi pergi langsung pulang sekolah kaya gini"
"iya juga sih pop, waktu bahas Tuags waktu itu aja di ajakin langsung diskusi ia milih pulang dulu bahkan menyarankan belajar di rumah nya aja.. sampe segitu patuh nya ya.."
"yaaa gak bisa di samakan sama kita lah Le, ortu kita semua pada sibuk gak ada di rumah jadi beda konsep nya.. Hmmmm (popy terkesan iri dengan ke akraban vio bersama keluarga nya)"
"Dah.. Lu makan gih, paling vio nyusul.. Rayy lu ngapain berdiri aja di depan tuh pintu.. Kenapa gak Lu samperin langsung.. (Leo menyarankan)"
"Gak lah Lee, dia lagi telphone orangtua nya masak gua ganggu in hanya buat nawarin makan.." (Rayy sembari mendekat ke meja makan berdekatan duduk dengan Leo yang dari tadi sedang asyik makan )
"Iya tauuu deh.. yang paling peduliii" (Leo melirik sembari ngeledek Rayy)
"Kapten.. ups maksud gua Rayy, sebenarnya rumor bilang Lu suka sama viola itu iya apa gak sih?" (popy ingin memastikan dengan sikap polos nya)"
"Ehem ehem.. (Leo tersedak.. langsung minum air mineral) .. sejak kapan Lu se Sekepo itu pop"
"Emang nya salah kalau popy nanya, vio kan temen satu satu nya popy.. wajar sebagai teman ingin tau coz buat kebaikan viola" (popy bersikap serius)
"Tuh Rayy di tanya in Bestie nya vio Luu,.. mau jawab apa.. (Leo masih aja ngeledek padahal sedang sibuk makan)"
"Perlu di bahas di depan meja makan?"
"Iyaa.. gak juga sih.."
"Ya sudah, mangkanya makan bukan ngobrol (geleng geleng kan kepala) .. kalian lanjutin aja makan nya, gua mau nyusulin viii bentar.."
...****************...
kira kira apa yang akan di bicarakan antara Viola dan Rayyan
Lanjuuut Eps. 43 nya yaaa
terimakasih sudah mampir
__ADS_1
salam kenal semuanya 🤗