Milikku Bukan Untukku

Milikku Bukan Untukku
Eps. 28


__ADS_3

**Rayy masih di ruangan Ibu Erin bersama Miss.Bertha


"Rayy masih mengatur emosinya untuk menceritakan apa yang menjadi permasalahan teman nya di kelas 10.A"


"Pada dasarnya sebenarnya hanyalah ulah dari Genk True Girl karna anggapan mereka dengan ada nya viola di kelas seperti mengacaukan suasana yang tadinya baik baik saja menjadi penuh drama, padahal Viola tidak pernah melakukan apapun yang di anggap merugikan orang lain di kelas mereka, hanya saja True Girl yang menganggap viola berlebihan yang berusaha mencari perhatian anak anak di kelas maupun di sekolah itu, terutama terhadap kapten Rayy Elbard, anak laki laki yang di sukai oleh salah satu Genk TRUE GIRL yaitu Princess Lalya Xandrena biasa di panggil teman teman nya Lalya"


*


*


*


*Lanjut Ke ruangan Ibu Erin


"Bagaimana Rayy, apakah sudah bisa cerita?? (Miss.Bertha memastikan kembali)"


".. Rayy menganggukkan kepala nya dengan pelan.. awal mula dari masalah ini pun sebenarnya Rayy juga gak faham Miss, semua terjadi begitu saja dari awal vio masuk di kelas semua terkesan berbeda "bagi Rayy kelas makin hidup kegiatan belajar pun tidak monoton semata mata menerima materi, di kasih tugas trus kumpul tapi sekarang bahkan lebih aktif semua teman teman yang tadi nya hanya menerima materi pelajaran sekarang mereka sudah tertarik ikut dalam pembahasan, dengan cara tanya jawab baik dengan Miss maupun Mr. tapi tampak nya tidak semua anak menyukai sikap aktif nya viola bahkan cenderung terkesan pamer atau cari cari perhatian Miss mungkin itu yang Rayy tangkap dari permasalahan itu, jika viola sampai berbicara langsung ke Ibu Erin berarti sudah menjadi masalah serius bagi vio"


"Maaf Miss, Rayy terlalu banyak bicara.. kalau untuk lebih jelas nya Rayy juga tidak mengerti duduk perkara nya Miss (rayy tertunduk)"


"Bukan nya Rayy juga terlibat dalam masalah keributan antara mereka (Miss sambil senyum kecil)"


"Maksud nya Miss? (menggangkat kepala rayy yang sedari tadi tertunduk dan menampakkan wajah kebingungan nya)"


"Hemmmm.. pura pura gak ngerti dia Buk (ibu Erin)"


"Yang ibu dengar nih Rayy, salah satu anak itu ada yang suka sama kapten Rayy, nah katanya juga si viola tadi kaya' nya lagi deket sama kamu atau viola nya yang sok sok deketin.. kurang lebih seperti itu yang ibu dapat kabar nya"


"Ibu Erin dapat kabar dari siapa?.. gak bener itu buuuk.. beneran kok Miss gak gitu.. (mencari pembelaan)"


"Yang pasti kami dapat info dari orang terdekat bukan dari anak anak yang bersangkutan"


"Eheeemmm.. Rayy sudah naksir naksiran yaaa.. kira kira klau Momi Rayy tahu gimana coba respon nya " (Miss sedikit mengancam)


"Yaaa jangan lah Miss.. aduuh Miss.Bertha (garuk garuk kepala )"


"Berartiiii beneran ya buk (Ibu Erin) info nya.. (sambil melirik ke rayy)"


"Dimaklumi aja Miss, nama nya juga lagi masa masa Puber nya.. cinta kasih di sekolah gituu.. hehehe (menetralkan ke canggungan di ruangan ibu Erin)"


"Kenapa cerita nya nyasar ke sana (rayy mengusap wajah nya yang me-merah karna malu).. menggelengkan kepala"


"Ibu Erin, Miss Bertha, rayy izin balik kelas boleh?"


"Bentar dulu, kira kira menurut Rayy sebaiknya bagaimana?"(Miss bertha melontarkan pendapat ke rayy)


"pendapat yang mana Miss?"

__ADS_1


"Yaa, pendapat masalah tadi la Rayy masak tentang cinta nya kamu.. itu masalah rayy sendiri.. hehehe" (Miss kembali meledek)


"Hmmmm.. (menunduk).. (menegakkan kepalanya berbicara dengan tenang) jika memang perlu ada penyelesaian Rayy setuju untuk di pertemukan siapa siapa yang terlibat Miss"


"Baiiiik.. berarti Rayy juga siap bertemu dengan mereka mereka yang menjadi bagian masalah yang kita bicarakan tadi? (Miss Bertha memastikan)"


"Kena laaaagi.. ya Miss.. Rayy siap"


"Kamu kan Kapten di kelas harus terlibat lah (Miss sedikit menekankan nada bicaranya)"


"iya Miss.. (sedikit menundukkan kepalanya)"


"Ya sudah kamu boleh balik ke kelas.. pasti laper ngadepin obrolan Miss sama Ibu Erin, ya kan..hehe"


"Gak lah Miss..Rayy izin permisi balik ke kelas ya Miss, Ibu" (berdiri dan membungkukan sedikit tubuhnya)


"ya nak.. (Miss Bertha dan Ibu Erin memjawab bersamaan)


"Rayy membuka dan menutup pintu ruang Ibu Erin dan hendak balik ke kelas"


*


*


*


**Kembali ke kelas 10.A


"Rayy masuk ke kelas tampak kilas keberadaan Vio tidak ada di tempat duduk nya.. Kemana anak itu (rayy bertanya dalam hati)"


"Kenapa lu rayy, celingak celiguk kaya orang bingung" (Leo memperhatikan sikap rayy nampak sedang mencari dengan binggung)


"hmmm.. elu Le.. gak pa pa.." (rayy mencoba menetralkan sikap nya kemudian balik duduk ke kursinya)


"Lu nyari vio kan? (menebak pikiran rayy)"


"Jangan sok tau lu, Le" (fokus ngecek buku di dalam tas nya)


"Iya juga gak pa pa kok Rayy..(ngeledek sambil berjalan menuju tempat duduk nya Leo)"


*


*


"di lokasi lain, tampak vio sedang asik dengan kanvas dan kertas gambar nya.. ya, viola sedang berdiam diri di dalam ruangan lukis nya tampak asik melukis dengan abstrak nya mungkin ini tempat ternyaman nya tanpa ada yang tau, mungkin untuk saat ini tidak menutup kemungkinan untuk nanti nya"


"Adek Adek semua yang ada di ruangan lukis ini, untuk jam istirahat tinggal 10 menit lagi jika ada di antara kalian untuk masih berlama lama kami tunggu sampai 5 menit lagi (Staff Ruang Lukis memberikan info)

__ADS_1


"aduuuuhh.. sampe lupa, bekal gua belum sempat di makan (langsung menyingkir dari tempat vio melukis dan segera mencari tempat untuk makan dari bekal yang vio bawa)


"Haiii.. boleh ikut duduk?" (seseorang datang dan berniat gabung untuk duduk makan bersama tampak sedang membawa beberapa makanan dan botol minumnya)


"vio tanpa memperhatikan siapa yang berbicara, segera bergeser dari tempat duduk nya karna ia pikir itu tempat umum semua orang berhak untuk makan atau minum di tempat yang sama seperti yang vio tempati sekarang"


"Emmmm silahkan silahkan (lagi membuka bekal makan nya).. sory lagi fokus sama bekal makan.."


"terimakasih.." (sambil senyum tapi vio tak melihatnya)


"(buruuan vio nanti bell masuk.. vio. bergumam sendiri).. saat vio mengunyah makanan nya dengan lahap, seketika vio menoleh ke samping ternyata sedari tadi ia duduk satu meja dengan anak laki laki yang ia tidak kenal sama sekali .. daaaan akhirnya viola pun tersedak"


"..huak.. (kurang lebih seperti itu lah vio tersedaknya..hehe.. lanjuuut).."


"kamu gak pa pa?" (anak laki laki itu memberikan minum kepada vio hanya untuk memastikan memang hanya tersedak)


"gak.. gak apa apa (vio pun mengambil botol dari tangan anak laki laki tersebut lalu meminumnya).. jadi kamu sudah dari tadi disini?" (wajah vio me-merah..)


"dari tadi, bahkan sebelum kamu makan saat kamu lagi buka bekal.. tapi saya sudah permisi buat gabung di meja ini, kata kamu silahkan.. ya gua duduk aja"


"jadi.. yang ngajak gua ngomong barusan anak laki laki ini.. berarti gua makan kaya orang kelaperan banget tadi ada dia dooong.. aduuuh maluu banget guaa.. (bergumam dalam hati..)"


"wajah nya biasa aja kaleee.. gak ada yang liat juga selain gua" (sambil makan dengan cuek nya)


"ow gituuu ya.. omong omong, nama kamu siapa?" (sambil berbisik)


"kamu baru ikut kelas melukis?" (balik nanya)


"sory sebelumnya, apa suara gua kekecilan atau pertanyaan gua tadi gak jelas.. kok malah balik nanya ya" (mulai canggung)


"kedengeran.. kamu nanya nama gua kan, maksud gua klau lu udah lama gabung kelas melukis pasti kamu tau nama gua.. mangkanya gua tanya balik, kamu baru gabung kelas melukis?" (mengulang dan memastikan)


"Heem.. gua baru gabung kelas melukis dan gua baru beberapa bulan gabung di sekolah ini.. gimana puas dengan jawaban gua?"


"hmmmm.." (gak ada jawaban)


"hmmmm.. klau gitu..gua permisi..terimakasih minuman nya, botol minum kemasan nya nanti gua ganti" (sembari berdiri, membereskan wadah bekal makan nya dan berbalik menuju kelas)


"gak perlu.. nanti bisa gua beli lagi.. ow ya nama gu-gua" (ikut berdiri sembari mengulurkan tangan tapi vio keburu pergi)


"permisiiii (sedikit menundukkan kepalanya)"


...****************...


wah wah ada pemeran baru lagi niii.. siapakah anak anak laki laki yang ada di kelas lukis bersama viola tadi ya..


hmmm.. tungguin ya kelanjutan nya..

__ADS_1


Terimakasih sudah mampir untuk baca Novel karya ku..


salam kenal semua 🤗🤗


__ADS_2