
**Waktunya jam istirahat
"seketika viola teringat bahwa ia sudah ada janji untuk ke kantin bareng bersama Reza.. dan Reza pun menghampiri vio langsung ke kelas nya untuk pergi bareng ke kantin dan terlihat True Girl yang baru keluar kelas mendapatkan reza sedang ada di kelas 10.A
ruly "suuttt..ge liat tuh siapa yang dateng (melirik ke reza )"
iren "serius itu kak Reza masuk kelas kita, gak mungkin kan mau nemuin si vio"
ruly "sabar ya ge"
lalya "masih lama gak sih, keburu rame di kantin"
ge "dah yuk..nanti aja kita urus"
Reza "..langsung masuk kelas 10.A tanpa basa basi menghampiri meja viola.. Heiii De, jadi kan kekantin bareng?"
vio "bentar kak, pop yuk ke kantin bareng (pegang tangan popy tuk mengajak pergi bareng)"
popy "hehehe (melepaskan tangan vio)..vio duluan aja ya nanti popy nyusul " (seketika popy keluar kelas dengan sedikit berlari)
vio "itu anak kenapa sih, tadi gak gitu"
Reza "mungkin bener bener kebelet De"
Rayy "nampak nya ada tamu terhormat di kelas, nyelonong aja tanpa permisi" (sambil baca buku)
Reza "Ow..iya lupa di kelas ini ada kapten kelas nya (menghampiri rayy).. betah amat nunggu kelas, kapten gak pergi ke kantin?"
vio "udah kak, nanti keburu bell masuk gak sempet makan"
Reza "okay..(keluar menuju kantin)
Rayy "hati hati aja, paling bentar lagi nangis"
Reza "..berbalik menghampiri rayy.. jika ingin bersaing, bersainglah dengan cara sehat, bagaimana kapten?"
Rayy "bersaing buat apa, buat dia (nunjuk ke arah vio yang berada di luar)..emang dia siapa?"
Reza "hati hati brooo.. nanti yang nangis bukan dia malah luuu" (tertawa mengejek)"
__ADS_1
Rayy "heh.. sial!"
Reza "..menyusul vio yang sudah dari tadi pergi terlebih dulu.."
vio "..(tidak menghiraukan pembicaraan rayy dan reza vio terus berjalan menuju kantin)..binggung apa yang mereka ributkan"
Reza"Deandra" (menghampiri vio di kursi kantin)
vio "hei kak"
Reza "sory lama.."
vio "gak apa apa.. ini juga baru makan, kaka gak pesen makan?"
Reza "bentar ya..(tidak perlu waktu lama reza pun kembali membaca makanan dan minuman yang ia pesan)"
vio "waduh.. banyak juga porsi makan kaka"
Reza "enak aja, ini buat kita makan bareng"
vio "ta-tapi kan (langsung di sodori makanan di depan vio)
vio "vio sudah di bawa in bekal sama ibu, kak.
Reza "ya gak apa apa, dimakan aja bekal nya.. lagian kan ini bukan makanan berat.. okay"
vio "iya iya..Terimakasih kak"
Reza "sama sama..buruan di makan"
"tampak suasana seakan bising, melihat kedekatan vio dan reza seakan mengusik semua para cewek cewek disana, rasa ingin tau seperti apa sebenarnya seorang viola dengan mudah nya dekat seorang Reza para idola cewek di sekolah, tak terkecuali geraldin yang seakan akan ingin mencengkeram wajah viola yang sok polos..
ge "eh ada kak Reza..kayak nya asik banget makan ber dua, boleh ikutan?" (seketika langsung ikut bergabung)"
Reza "hei ge..silahkan, nama nya jugs tempat umum, bebas"
ge "boleh dong, bagi makanan nya?"
vio "..tidak ingin menghiraukan keberadaan geraldin.."
__ADS_1
Reza "pesan aja lagi ge..kebetulan ini sudah kaka pesen buat vio"
vio "gak apa apa kok kak, vio juga sudah kenyang makan bekal dari ibu"
ge "waw..baiiik banget ya si vio ini"
Reza "bentar..(pergi pesan makan dan minum)"
ge "..(berdiri mengambil minum yang ada dimeja dan seketika geraldin menyiram viola di atas kepalanya dengan santainya ge bilang)..aduh basah ya vi..lain kali jangan main api ya biar gak kesiram air..hahahhaa"
"dari kejauhan iren, ruly, dan lalya tertawa dengan senangnya"
vio "hanya tertunduk diam..tidak untuk menangis tapi cukup tegar di hadapin dengan hal hal seperti itu"
Rayy "Ge..(narik tangan geraldin)..lu keterlaluan.. (rayy membawa pergi vio dari kantin) "
vio "yang bisa vio lakukan saat ini hanya ikuti langkah Rayy yang tak tau membawanya kemana"
"saat reza kembali ke meja dengan membawa makanan di tangan nya, ia merasa ada yang tidak beres terjadi dan vio pun tidak ada di tempat yang ada hanya wadah bekal makan vio dan tampak meja berantakan, reza pun seketika menyusul vio dan terlihat Rayy sedang membawa vio pergi "
Reza "Deandra.." (memanggil)
vio "menoleh ke belakang dengan tatapan kosong dengan tampilan basah"
Reza "..(menghentikan vio)..sory de, kaka tadi pesen makanan bentar"
Rayy "heh..omong kosong "
Reza "..melepaskan jas nya untuk di berikan ke vio"
Rayy "..(mengibaskan tangan reza).. gak perlu"
vio "..tadi nya hanya diam berusaha tidak menangis seketika ia tidak bisa nahan emosinya.. melihat ke 2 laki laki di depan nya berdebat membuat air mata nya turun tanpa vio sadari..dan vio pun pergi dari hadapan Rayy dan Reza"
...****************...
pantengin terus setiap episode nya ya..
terimakasih
__ADS_1