
**Dirumah viola.. diruang baca yang bersebelahan dengan ruang tamu walau tidak terlalu luas tapi masih cukup besar untuk beberapa orang, viola bersama teman temannya sedang fokus untuk membahas observasi yang akan mereka kerjakan secepatnya.
"haiii.. sory, nunggu lama ya (menemui teman teman nya dengan membawakan makanan dan sedikit cemilan yang sudah ibu vio buat dan disiapkan sebelum teman teman vio datang)"
"eheeemmm.. nampaknya ada yang ter-pe-so-na" (Leo ngeledek Rayy)"
"cie cie cieeee.. lanjutkan " (popy ikut ikutan ngeledek)
"Permisiiii.. (vio meletakkan minum dan makanan di atas meja)"
"O..O..Ow.. ya.. sory sory (Rayy menetralkan diri nya kembali)"
"Fokus Rayy.. Fokus.. hahaha" (Leo menginggatkan)
"Hmmmm.. bisa langsung kita mulai gak, menginggat waktu kita gak banyak karna hari ini kan terkesan buru buru banget kan.. bagaimana kita susun poin poin nya dulu nanti pas di sekolah kita atur tugas masing masing, gimana?" (viola mengatur strategi program kerja tugas tim nya)
"Bener bener, ide bagus itu (Leo menimpali ucapan vio)"
"Luuu Le ikut jalur aman muluuu, coba sekali kali lu yang kasih solusi (popy ngeledek)"
"jangan jangan.. bakal berantakan nanti nya, bukan nya dapat nilai malah dapet maluuu.. (Rayy balik ngeledek)
"Dendam itu gak bagus Rayy, lu juga pop, kaya udah kasih ide aja padahal dari tadi tu mulut gak berenti ngemil " (Leo mencari pembelaan diri)
"udah debat nya?.. klau belum, pembahasan nya lanjutin besok aja gimana?"
"lanjut lanjut bahas nya viii.. hehehe.. sory sory.. (popy memotong pembicaraan vio)"
"Kapten, kira kira ada saran atau solusi gak masalah pembahasan untuk pembagian tugas masing masing jadi kita punya peran sendiri sendiri, jelas dan benar benar kita melakukan nya sendiri walau dalam satu Tim" (memperjelas pembahasan)
"Nah lo nah looo.. tuu Rayy jangan diem aja di tanya in sama vio luu (Leo menyenggol bahu rayy yang sedari tadi diem aja sambil menulis sesuatu)"
"emmm.. sebelumnya boleh saran gak?.. kalau lagi di luar bisa panggil Rayy aja, gak perlu manggil kapten.. bisa? (memasang wajah dingin)"
"ruangan ini berasa udah dalam kutub Selatan aja ya pop.. beku gitu (Leo sok sok an ngajak garing sama popy)"
"ya dingin lah Le, tuuuuh AC nya nyala (popy gak nggeeh dengan becanda nya Leo)"
"..Leo garuk garuk kepala.. dingin tapi garing nya hampir gosong (Leo menggerutu sendiri)"
"vio yang nggeeeh hanya senyam senyum baca tulisan yang sudah Rayy buat tadi (dalam *mode baca tanpa pembicaraan)"
"Yang gua tulis tadi perasaan bukan cerita lucu, kenapa lu senyam senyum gitu viii'" (rayy memperhatikan vio sedari tadi membaca tapi senyam senyum sendiri)"
"vio mengubah sikap nya dengan mode baca yang serius dan fokus" (membolak balik kertas dan menyalin apa yang sudah Rayy tulis tadi)
"kalian kenapa sih, sibuk masing masing (popy masih tetep asik dengan cemilan di tangan nya, entah sudah berapa banyak cemilan yang popy habiskan .. em popy popy ratu cemilan satu ini)"
"Lu yang kenapa, dari tadi sibuk sendiri sama cemilan luuu pop, kita kita sibuk mikirin pembahasan lu dari tadi komat kamit muluuu" (Leo sedikit kesal dengan popy ngeliat dia dari tadi gak sudah sudah ngemil)
"hehehe.. sory sory.. ini popy sudah siap nyimak (melepaskan cemilannya, dan fokus sama kertas dan pulpen nya)"
"sudah sudah, ini sudah vio rangkum dari catatan vio dan catatan rayy.. isi susunan nya seperti berikut :
__ADS_1
☆yang akan kita observasi yaitu :
Sasaran nya siapa saja yang akan di observasi tidak bisa semua siswa yang ada disekolah jadi sasaran pembahasan kita, karna ada perbandingan antara siwa / siswi yang benar benar menekuni dengan hanya sekedar menyukai.
Tugas kita yaitu Menanyakan Talenta/potensi/Kemampuan apa yang sekarang mereka tekuni atau mereka hanya sekedar menyukai, ingat dalam menanyakan permasalahan ini kita tidak boleh memaksakan orang orang tuk menerima pertanyaan kita, bisa saja hal buruk nya kita di abaikan, di anggap sok sok an, anggap saja semua itu adalah tantangan jadi nilai positif untuk diri kita sendiri (vio menjelaskan hal terburuk saat melakukan nya).. mereka menganggukkan kepala, menandakan faham yang vio maksud"
Kita pecah jadi 2 kelompok, Dalam 1 kelompok bertugas satu orang mewawancarai untuk bertanya dan satunya merekam vidio wawancara dalam bentuk pertanyaan yang akan kita lontarkan ke mereka sebagai dokumentasi karna tidak memungkinkan membawa catatan, bukan kah sekolah tempat kita semua menggunakan digital kenapa kita gak tampilkan hasilnya dengan vidio real nya (walaupun di edit edit dikit) tinggal Miss.Vera menilainya bagaimana dan seperti apa.. tugas kita hanya melakukan semaksimal mungkin.. bagaimana?.. Rayy, Leo dan Popy menganggukkan kepala..
"Sory vii, sedikit menambahkan kenapa kita gak membuat sedikit catatan setelah mewawancarai karena bisa jadi bahan untuk kita persentasi nantinya tidak mungkin kan kita hanya fokus dalam vidio, ya syukur syukur vidio yang kita rekam dengan hasil yang maksimal jika ada kendala misal nya suara gak jelas atau terlalu banyak suara suara (Leo memberikan tambahan saran dan masukan positif)"
"Gua sepaham dengan maksud leo, kita mengantisipasi kemungkinan jelek nya, paling gak kita punya hasil observasi dan foto foto dokumentasi untuk memvalid kan penelitian kita bahwa benar ada nya dan jelas tanpa ada data rekayasa (memanipulasi data), gimana?"
"Debaaaat mulu sih.. (popy geram liat tingkah dua sahabat itu antara rayy dan leo)"
"Okay.. kita save saran dari Leo dan Rayy, terimakasih masukkan positif nya.. untuk point terlahir "
Pengumpulan Hasil yang kita peroleh nanti kita bagi menjadi sebuah perbandingan.
☆ Pertama : Talenta/Potensi/Kemampuan yang benar benar di tekuni dalam arti an masih aktif atau sedang proses melakukan.
☆☆Kedua : Talenta/Potensi/Kemampuan yang hanya sekedar menyukai walau melakukan tapi tidak dalam tempo yang aktif seperti yang pertama.
"Bagaimana, apakah ada sanggahan atau tambahan masukan?"
"Kalau gua sih sudah cukup deh, tinggal perencanaan nya kapan memulainya di usahakan secepatnya gak apa apa random nama nya juga observasi" (Leo memberikan tanggapan)
"Gak bisa gitu juga Le untuk ☆pertama, kita pasti mengambil sasaran siswa/siswi yang sudah memang ada kelas peminat an nya, misal nya saja kelas melukis, kelas olahraga, kelas modeling, atau kelas teater dan sastra bahasa (vio mengarahkan tujuan sasaran siswa untuk bagian ☆ pertama) beda hal kalau untuk ☆kedua mungkin bisa random, benar gak.. apakah teman teman lain ada pendapat lain?"
"Benar juga kata viii, jadi kita tau arah kemana kita akan jadi kan target biar gak asal asal orang kita wawancara, alamat di omelin habis habisan kita (popy memberikan pendapat nya)"
"Nampak nya kita sudah menemukan titik penyelesaian pembahasan kita hari ini, jika pun besok kita buat perencanaan pertama bisa lah, gimana?"
"Siiiap.. (Leo langsung menjawab dengan lugas), menurut lu Rayy gimana"
__ADS_1
"siiiap.. (tatapan nya tidak lepas dari wajah nya viola, ada rasa mengagumi makin mendalam karna kecerdasan nya dan kelugasan nya dalam menjelaskan pembahasan tugas tim nya)"
"Popy juga siiiiap (memberikan jempolnya)"
"Okaaaiii.. vio save ya, nanti vio share ke kalian"
"ehemmm.. bukan nya tadi ada yang bilang gak ada no handphone nya Rayy dan Leo, gimana mau share.. hehehe (ngeledek vio)"
"emmmm.. popiii.. (vio melirik tajam ke popy)"
"mana code QR lu vii (Leo minta no handphone vio lewat scan QR nya).. Rayy lu gak niat gitu minta no handphone nya vio?"
"tanpa kecanggungan vio memberikan code QR ke Leo dengan alasan karena mereka adalah 1 tim gak salah nya vio membagikan no handphone nya ke teman nya.."
"..(Leo langsung men scan code QR handphone viola) .. beneran gak mau ni Rayy, nanti pulang dari sini gak usah pake alasan buat tanya tanya no handphone nya viii.."
"Rayy seketika mengeluarkan handphone nya sekejap langsung men scan code QR handphone nya viola (sambil menatap tajam Leo sedari tadi meledek Rayy)"
"eits.. main scan scan aja gak izin dulu gitu sama yang punya.. ahahha (popy ikut ngeledek rayy)"
"Hahahhaahaha.. Leo tertawa dengan senangnya"
"hmmmm.. Leo, gak apa apa kok rayy, itu kan buat kepentingan tugas tim kita nantinya (vio menetralkan suasana)
"Thanks viii (rayy langsung menyimpan handphone nya kembali)"
"sama sama.. silahkan diminum, dimakani kue nya asli buatan ibu vio loooh.."
"pantes enak ya.. (popy memuji masakan ibu vio)"
"teman teman pembahasan sudah selesaikan, gimana klau kita permisi pulang lagi an udah hampir malem, gak baik juga berlama-lama (leo mengajak rayy dan popy tuk izin pulang)"
"besok ketemu lagi di sekolah ya viii" (popy memastikan)
"kalau begitu, Leo, Rayy dan Popy permisi pulang dulu ya viii.. terimakasih atas waktunya, sory sudah ngerepoti di rumah viii.. salam buat ibu (Leo mewakilkan teman teman nya untuk pamitan)"
"okay.. sama-sama Le, nanti vii sampe in ke ibu"
"saat semua bersiap siap hendak keluar rumah, seketika farhan datang ke rumah viola untuk menepati janji nya ke pada vio"
"bagaimana teman-teman nya vio melihat kedekatan vio dan farhan terkhusus buat Rayy"
"ehemmm.. gerah.. kami buru buru pulang aja ya vii takut nya kemalaman (leo mempercepat langkah nya untuk mengejar langkah Rayy yang lebih dulu pergi mengarah parkiran mobilnya).. Rayyy.. tunggu bentar..(Leo dan Rayy pun berlalu dari rumah vio sedangkan popy sudah sedari tadi naik mobil karena sudah di jemput sopir pribadinya popy)"
...****************...
Jangan bosen bosen ngikutin cerita novel karya ku ya..
terimakasih yang sudah mampir buat baca novel nya..
jangan lupa Like ya..
salam kenal semuanya 🤗
__ADS_1