
*Viola dan Rayy sama sama terdiam, diantara mereka masih terjadi kesalahan fahaman.. viola gak mengerti dengan maksud dan tujuan dari sikap Rayy selama ini ke vio, yang tiba tiba secara tidak langsung Rayy sudah terlalu jauh melibatkan viola ke dalam kehidupan Rayy selama ini dan hari ini Rayy secara terang terangan mengajak viola main kerumah nya, teman teman nya Rayy pun belum pernah melihat Rayy mengajak cewek untuk datang langsung ke rumah Rayy, lain hal dengan Viola entah atas dasar apa Rayy membawa Viola bersama sama Rayyan.
"Sebenarnya maksud Luu apa sih Rayy, dengan berkata seperti itu, Heh? makin gak ngerti gua sama alur bicara Luu .. (viola berbalik menoleh ke arah Rayy yang tadi nya membelakangi Rayy karena pembicaraan nya sedang di titik kesalah fahaman yang besar)"
"Gua Suka Sama Luu viii" (Rayy menatap mata Vio dengan serius dan dalam)"
"What? hahaha.. jangan kebangetan becandaan Luu Rayy .." (Viola benar benar tidak menganggap ucapan Rayy sesuatu ke seriusan)
"Viii.. gua serius.. ( menarik tubuh viola dengan lembut memposisikan menghadap ke Rayy).. Luu pikir perasaan gua ini hanya sekedar candaan.. Hemmm.. (menatap mata vio dengan pekat)"
"Apa an sih Rayy .. (menundukkan pandangan nya dan menyingkirkan ke 2 tangan rayy yang sedang menyentuh ke 2 pundak vio)"
"pleace sebentar aja, dengerin gua.. setelah ini terserah Luu nilai gua seperti apa, walaupun gua tahu akan ada konsekuensi yang akan gua dapat setelah ini" (Rayy tampak bersikap pasrah melihat sikap viola)"
"Okay.. (viola menyimak)"
"Viii, kalau boleh gua jujur.. baru Luu cewek yang gua berani deketin sorry kalau ini kedengarannya sedikit memuak kan tapi itu benar ada nya, selain teman teman satu Tim basket gak ada yang lain, apa lagi teman cewek.. gua orang nya dingin, cuek, terkesan sombong dan angkuh jika berhadapan dengan cewek.. Hmmm (menarik napas panjang) gak tau kenapa setiap gua berhadapan dengan Luu vii semua sikap itu beralih menjadi seseorang yang tenang dan nyaman, awal nya gua anggap yaaa biasa aja tapi makin kesini kenapa gua penasaran sama Luu gua kepikiran semua yang Luu lakuin apa lagi Luu sering di libat kan langsung oleh True Girl yang konteks nya mereka anggap "Viola merebut Rayy dari Lalya" sebenarnya bukan kamu yang merebut gua vii tapi gua yang merebut kenyamanan Luu di sekolah dan sekarang merebut perhatian gua ke Luu (Rayy berbicara dengan tatapan serius)"
"Itu hanya pikiran Lu aja Rayy, gak ada yang istimewa.. gua yakin ada banyak yang lebih baik yang pasti dengan status sosial yang seimbang.. bukan gua gak bisa merespon lebih jauh dari pembicaraan serius Luu itu Rayy tapi gua nyadar diri, gak seharus nya Luu menempat kan gua di posisi itu.." (Viola gak bisa menatap Rayy secara langsung jadi viola berbicara dengan menatap berlawanan arah dengan Rayy)"
"Gua pikir Luu seorang pemikir yang modern tapi ternyata Luu masih mempertimbangkan status sosial .. (Rayy kecewa)"
"Gua di besarkan oleh keluarga yang mengerti posisi kehidupan sosial, gua diajarkan dimana seharusnya kamu di perlukan dan dimana kamu hanya sekedar di butuhkan..sorry Rayy, permisi! (viola meninggalkan Rayy yang duduk berdiam diri)"
"Viii . . . Suatu saat Luu akan ngerti perasaan Gua ke Luu itu Tulus bukan konteks sebuah tingkatan sosial, siapa gua dan siapa Luu .. dan gua pastikan waktu itu pasti akan kita temui walau entah itu kapan, tapi gua yakin itu pasti! (Rayy menghentikan viola dengan ucapan tulus Rayy ke viola)"
"Viola hanya bisa terdiam dan terus melanjutkan langkah nya untuk mendekat ke arah Popy"
*
*
*
"Leo yang sedari tadi memperhatikan Rayy dan Viola, seketika mendekati Rayy yang tertunduk diam seakan pandangan nya jauh terkadang sekali kali Rayy melirik ke arah viola yang lagi asik mengobrol bersama Popy"
"Heiii.. broo, jangan sedih.. Luu belum di tolak, viola masih dalam proses pemahaman dari sikap Luu ke dia.. tadi nya Luu buat dia terlibat dengan Lalya sekarang Luu tiba tiba nyata in suka ke viola bukan kah itu terlalu cepat.. tapi gua yakin kok Viola juga punya perasaan sama seperti Luu hanya saja vio berpikir terlalu jauh dengan status sosial kalian .. gua bukan bela Vio sih Rayy, vio tipe cewek yang gak liat tingkat sosial keluarga Luu yang tinggi itu, memang Luu dan viola bisa nerima status sosial kalian masing masing tapi viola berpikir gak dengan keluarga Luu ke vio .. justru viola lah yang memiliki pemikiran yang modern Rayy (Leo memperjelas maksud viola)"
"Hmmmm... (Rayy menarik napas panjang seraya melirik viola sangat lama)"
__ADS_1
"Udah beri waktu viola buat mikir, yang penting Luu sudah jujur tentang perasaan Luu ke vio, okay broo" (memijat mijat pundak Rayy)"
"Thanks Lee .. (tersenyum paksa)"
*
*
*
"Ehhh.. viio.. sudah ngobrolnya (popy baru menyadari keberadaan vio yang ikut duduk di sebelah popy)"
"Hmmm.. ya seperti popy Lihat (melempar senyum )"
"viii kalau ingin cerita, cerita aja gak pa pa kok pasti popy dengerin .. (popy peduli)"
"Emmm.. gak ada yang perlu di cerita in kok pop, beneran (vio memang cukup tertutup dengan masalah pribadi nya) .. ow ya.. kita sampe jam berapa disini, kira kira masih lama gak ya pop? (viola mengalihkan pembicaraan)"
"bentar gua tanya Leo dulu ya viii" (popy pun hendak menghampiri Leo yang sedang bersama Rayy)"
"Pop, bentar.. kalau kalian masih mau disini gak pa pa kok, gua dulu an aja ya masalah nya gak enak sama ibu pergi nya udah gak izin.."
"tapi bentar lagi teman gua jemput, ini udah otw katanya udah mau nyampe"
"Kok gitu siiih viii, kita kan belum izin ke Rayy"
"Nanti gua izin pamit pulang kok ke dia,.. ups.. bentar bentar.. temen gua tlp (vio menggangkat telphone dari Farhan, vio sedikit menjauh untuk memastikan Farhan bener bener sudah deket posisi rumah Rayy)"
"satu sisi Leo dan Rayy melihat Vio yang sedang menggangkat telphone, dan mereka pun mendekat"
"Mmm.. kalian (popy menyadari keberadaan Leo dan Rayy mendekat), Le udah mau pulang belum? (Popy memastikan)"
"Terserah, klau gua sih ngikutin aja (Leo merespon pertanyaan popy)"
"Masalah nya vio udah di jemput sama temennya (popy memperjelas)"
"What, temen? .. Farhan maksud kamu (Leo sedikit kaget)"
".. Rayy mendekat ke arah viola dan seketika merebut telphone vio .. Viola pulang bareng gua, Rayyan! (langsung mematikan suara Telphone dan mengembalikan handphone nya ke pada Viola)"
__ADS_1
".. viola seketika terdiam sejenak melihat ulah Rayy, begitu juga dengan Popy dan Leo.. "
"Luu apa apa an sih Rayy, se enak nya ngerebut handphone gua terus main mati mati in aja .. makin gak ngerti gua sama Luu .. (vio keluar dari taman rumah Rayy dan melangkah menuju ke arah keluar rumah.. Rayy menyusul langkah vio yang pergi dengan kesal)"
"Viii . . Violaaa (Rayy seketika menjegat langkah vio dan menarik lembut tangan nya tuk menitah langkah nya menuju ke mobil Rayy tapi vio sebisa mungkin tuk melepaskan tangan nya dari genggaman tangan Rayy)"
"Lepasin Rayy .. (viola menarik narik tangan nya)"
"Luu mau pulang kan?" (Rayy bertanya dengan lembut)
"Emmm.. (membuang muka dengan kesal)"
"Gua yang nganterin Luu pulang, gak pake nolak gak usah alesan (membuka kan pintu mobil)"
"ENGGAK Perlu! (menutup kembali pintu mobil Rayy dan berjalan ke arah gerbang parkiran yang lumayan jauh dari mobil Rayy yang terparkir di depan rumah)"
"Gak usah keras kepala viii.. gua mau ketemu sama ibu Luu sekalian mau minta maaf karena sudah ngajak Luu tanpa izin " (Rayy memperjelas maksud nya)
"Enggak perlu, biar gua yang bilang sendiri ke ibu.. Lagian gua sudah di tunggu Farhan di depan (Vio melanjutkan langkah nya)"
"Coba aja kalau bisa keluar dari gerbang itu, Rayy pun menyalakan alarm otomatis buka tutup gerbang .. (senyum licik)"
"RAAAAYY! (berteriak kesal)"
".. (Rayy hanya senyam senyum melihat tingkah kesal nya viola) .. kalau Luu mau pulang boleh, asalkan gua yang nganterin, bagaimana?" (memberikan kesepakatan)
"Hmmmmm .. (menarik napas panjang) .. salah apa gua sama Luu si Rayy .. (Tertunduk lemas, habis sudah energi viola menghadapi ulah Rayy yang sering se enak nya sendiri)"
"ayo buruan (Rayy membuka kan pintu mobil buat viola)"
"(viola pasrah hanya bisa diam, gak bisa ngapa ngapain sudah habis cara menghadapi nya dan sekarang viola sudah berada di dalam mobil Rayy)"
...****************...
Lanjut lagi ke Episode berikut nya ya
terimakasih sudah mampir buat baca Novel karya ku
salam kenal semuanya 🤗
__ADS_1