
**KEGIATAN STUDY TOUR siswa kelas 10.A bersama Miss.Bertha di mulai
"Vii.. nanti gua jemput lue kerumah sekarang.. tut..tut..tut.. (Rayy langsung matikan telphone nya)"
"ini anak kenapa sih, belum juga ngomong sudah main mati in telphone "
"Kenapa nak, kamu bicara sama siapa di telphone kok pagi pagi sudah ngomel sendiri kaya gitu! (ibu menyadari sikap Viola yang tampak kesal)"
"Ini si Rayy buk baru juga anggkat telphone sudah main mati in aja, memang itu anak suka rada rada ngeselin"
"Husss.. nggak baik bilang kek gitu, apa lagi masih pagi kayak gini nggak baik buat kesehatan (ibu pun ikut ngeledekin Viola)"
"Ibuuu.. kok malah malah ngomelin Vio sih buk (Vio pun makin kesel)"
Tok
Tok
Tok
"Permisi.. Assalamu'alaikum (terdengar dari luar ada yang mengetok pintu dan berucap salam)"
"Wa'alaikumussalam.. iya sebentar (Viola segera menuju kedapan untuk membuka kan pintu)"
"Siapa nak.. pagi pagi sudah ada yang bertamu, atau nak Farhan jemput kamu mau pergi sekolah bareng?"
"Gak kok buk, Vio kan mau pergi Study Tour"
"ketika Viola membuka kan pintu betapa kaget nya kalau yang datang itu si kapten Rayyan"
"Selamat pagi Vii (Rayy menyapa dengan ramah)"
"Paa-giii.. kok bisa disini?"
"Kan tadi gua sudah telphone lue mau jemput buat pergi sekolah bareng"
"Tunggu bentar.. gua mau ambil sepatu dulu"
"Siapa Vii.. kenapa nggak di ajak masuk dulu"
"Nggak perlu buk, lagian juga mau langsung pergi"
"Ibu pun mengecek ke luar siapa gerangan tamu yang menjemput Viola"
"Selamat pagi buk (Rayy mencium punggung tangan ibu Viola)"
"Woh nak Rayy, masuk dulu gih.."
"Nggak usah buk, terimakasih!"
"Viooo.. kamu ini gimana hemm.. ada tamu malah disuruh nunggu di depan pintu"
"Nggak apa apa kok buk, kita juga lagi buru buru mau berangkat takutnya sudah di tunggu sama teman teman ya Rayy (Vio fokus sambil memakai sepatu nya)"
"Iya buk, Rayy izin ya buk ngajak Viola pergi bareng kebetulan kami di tunjuk sama Miss jadi panitia kegiatan Study Tour hari ini (dengan ramah dan sopan Rayy menyampaikan izin ke pada ibu Viola)"
__ADS_1
"Viola semalam sudah cerita, tapi nggak bilang kalau perginya di jemput nak Rayy (melirik ke arah Viola)"
"Memang nggak ada janji pergi bareng kok buk, dasar Rayy aja suka semaunya, tahu nggak buk yang di telphone tadi ini nih orangnya buat Vio pagi pagi ngomel"
"(Ibu senyam senyum lihat tingkah kesal Viola) iya iya, buruan pergi nanti malah kesiangan tuh nak Rayy sampe nahan ketawa lihat tingkah Vio"
"Vio melirik ke arah Rayy, udah ketawanya?"
"Hemmm... (Rayy menetralkan sikapnya)"
"Ibu Viola sama Rayy pamit pergi dulu, tadi Vio sudah pamit ke ayah terus bilang Vio perginya duluan (Kebetulan ayah sedang siap siap bareng adek malik)"
"Ibu, Rayy izin ngajak Viola pergi bareng (sekali lagi Rayy meminta izin ke ibu Viola)
"Iya, kalian hati hati di jalan ya nak.. nak Rayy jangan terlalu ngebut bawa mobil nya jangan lupa do'a ya"
"Siiiap buk (Viola sempat sempat ngeledekin ibu)"
"Wassalammu'alikum ibu (Vio dan Rayy mencium punggung tangan ibu)
"Wa'alaikumussalam (ibu pun langsung masuk ke dalam setelah Vio dan Rayy pergi dengan mobil nya Rayy)"
*
*
*
"Huft.. lain kali bisa nggak bilang dulu kalau mau kerumah"
"Salah lue kalau ngomong nggak tanya dulu, mau apa nggak biasa atau nggak, semaunya saja!"
"Jadiin, cerita nya tadi ngomel ngomel depan ibu itu lagi kesel? (Rayy senyum menyeringai lihat sikap Viola)"
"Seneng lue, gua kalau nggak inget kita kerja bareng oleh Miss.Bertha sudah gua tolak pergi bareng kayak gini"
"Emmm.. yakin?"
"Yakin banget malah!"
"Seriuuuus?"
"Seriuuus! (memasang mata tajam melirik ke arah Rayy)"
"Gua nggak pernah loh sekalipun jemput cewek sekolah ini baru cuma lue, eh bukan dapat nya terimakasih malah di kasih omelan"
"Wiiihhh.. ck ck ck (Vio bedecak) kasihan banget, kalau saya kebetulan sering di jemput Farhan tapi nggak pernah tuh minta terimakasih sama gua"
"Tiba tiba Rayy mempercepat mobilnya seketika Viola membicarakan tentang Farhan di depan nya dan membandingkan sikap Rayy dengan sahabat baik nya itu si Farhan"
"Raaaayy!! Bisa pelan pelan aja nggak (Vio langsung menutup wajah nya dan berpengan erat dengan safety belt"
"Rayy mengurangi kecepatan mobilnya, tampak nya Rayy merasa tersinggung dengan ucapan yang di katakan oleh Viola"
"Farhan pernah bawa mobil seperti ini, terus lue teriak juga?"
__ADS_1
"Lue kenapa si Rayy, marah?"
"Hmmm.. nggak (menunjukkan senyum palsu) sekarang duduk yang tenang, gua nggak bakal bawa mobil ngebut ngebut"
"Heem (Viola terlihat benar benar ketakutan)"
"Suasa menjadi canggung satu sama lain, Viola takut salah bicara lagi dan Rayy masih merasa kesal setiap Viola membandingkan antara Rayy dan Farhan"
"Rayyan dan Viola kini sudah sampai di tempat tujuan di lapangan SMA BEST TELENT SCHOOL terlihat semua siswa siswi 10.A sudah datang tinggal menunggu Miss.Bertha untuk Absen"
"Liat liat itu beneran kapten sama Viola, nggak salah tuh mereka pergi bareng (terdengar dari salah satu kelompok siswa siswi sedang berbisik membicarakan kedatangan viola bersama Rayy)"
"Heiii Viii.. (Leo mendekat ke arah Rayy dan Vio)"
"Haii Le.. Gimana persiapan dilapangan, semua sudah pada datang?"
"Kita tinggal nunggu Miss.Bertha setelah itu baru kita berangkat, Lue Rayy gimana persiapan jadwal kegiatan hari ini kira kira sukses nggak?"
"Hmmm.. gua kesana dulu, itu Miss.Bertha sudah datang"
"Rayy kenapa Vi? (Leo binggung lihat sikap Rayy tampak nya kurang bersemangat)"
"Lue aja nggak tahu, apa lagi gua! (Vio ikut pergi mendekat ke Miss.Bertha)"
"Tapi kalian kan pergi bareng masak nggak tahu kenapa sikap Rayy dingin, nanti dampak panjang loh kalau sikap Rayy terus terus an seperti itu!"
"Teruuus, gua harus gimana Le? emang salah gua apa sih harus jaga mood dia!"
"Emang susah kalau berurusan sama cewek yang cuek kayak Lue Vii.. (Leo gelang gelang kepala)"
"Loh kok gua yang disalahin, Leee! Makin nggak ngerti sama mereka (Viola dengan santai nya mendekat ke barisan ikut absen Miss.Bertha)"
"Baik semuanya, sudah Miss absen sekarang yang lain boleh masuk ke dalam bus jangan lupa perlengkapan yang kalian bawa simpan bagian bagasi bus agar tidak memenuhi tempat duduk (titah Miss.Bertha kepada siswa siswi nya)"
"Semua langsung memenuhi kursi di dalam bus tanpa terkecuali, terlihat Viola hanya duduk di belakang kali ini Viola hanya sendiri tanpa Popy, Leo maupun Rayy sengaja Vio berkumpul dengan siswi lain, untuk menghindari kesalah fahaman berkali kali"
"Leo, gua mau duduk deket Rayyan.. Lue pindah aja ya" (Lalya duduk bersebelahan dengan Rayy tanpa penolakan dari Rayy)"
"Leo melihat ke arah Viola yang binggung lihat sikap Rayy tiba tiba dingin dan cuek kepada Vio"
"Leo pun mendekat untuk duduk bareng sama Popy karena sudah cukup deket dan enak di ajak ngobrol"
"Pop, kenapa nggak duduk bareng Vio"
"Gua aja nggak tahu, kenapa Viola diem aja dari tadi semenjak datang terus masuk bus padahal ni yaa, popy sudah ngajakin Vio sampai Popy tarik tarik tangan Viola tapi masih tetep mau duduk di belakang"
"Jangan jangan Rayy sama Viola lagi nggak baikan?"
"Nggak ngerti juga si Lee, heran mereka berdua ini Ego nya nggak ada yang ngalah, padahal udah keliatan sama sama suka ya kan"
"Kita nggak usah ikut campur lagi, biar mereka nyadar sendiri sendiri"
...****************...
...BERSAMBUNG ...
__ADS_1