
**Reaksi Leo dan Rayy
iren "..membuka pintu kelas.."
Leo "ka-lian..(seketika terdiam)"
rayy "..(langsung menuju ke arah viola dan menatap tajam ke arah true girl) kenapa kalian masih disini?"
lalya "..(Lya melihat sikap rayy dan viola dengan rasa kesal, benci, dan marah, menatap vio dengan tatapan mengancam)"
ge "huuuuam..ngantuk deh..berasa mimpi buruk, buruan true pulang dari pada beneran mimpi buruk, yang kan"
ruly "Lya, ayok..ngapain masih disitu (Lya masih dengan rasa jengkelnya)..luuu leo ngapain juga masih di sini?
Leo "heh..emang apa urusan lu?
ruly "SIAL!"
vio "..segera keluar kelas dengan rasa berkecamuk, menahan emosi, menahan sabar..bercampur aduk perasaan nya saat ini"
rayy "..(rayy hanya bisa melihat viii melangkah keluar dengan rasa khawatir)..True, stop! apa yang kalian lakukan kepada viola? (menghadang)
"true girl yang tadinya sudah bergerak pulang, terhenti dengan perkataan rayy"
lalya "sebegitu peduli nya lu rayy sama tu cewek yang sok polos itu, heh..?"
rayy "..menatap tajam mata lalya.."
lalya "kenapa, marah, gak suka?"
rayy "hmmm (menarik nafas tuk menahan sabar).. jika kejadian ini terulang lagi, gua gak segan segan melapor ke Miss Bertha"
ge "hah..bisa nya ngancem..mentang lu kapten si sekolah ini.. klau tu cewek tau siapa lu di sekolah ini, kira kira masih sok polos gak ya"
__ADS_1
Leo "ge ge!" (sedikit menyentak)
ge "apa an sih lu, Le"
rayy "sudah Le..kita liatin aja sampai mana nyali mereka..emmm satu lagi, klau ada apa apa sama viola, bukan hanya miss bertha yang kalian hadapin tapi gua Rayyan Albard. faham!" (leo dan rayy pun meninggal kan true girl di kelas)
lalya "rayy!"
rayy "..menghentikan langkahnya"
lalya "lu baru bentar kenal sama tu cewek, sampai segitunya lu peduli dan perhatian ke dia..gua yang dari dulu nungguin lu, kemana pun lu sekolah gua ikutin, sampai gua buang jauh jauh rasa malu gua, cuma hanya buat lu bisa liat gua, biar lu tau ada gua selalu memperhatikan lu rayy (seketika lalya menangis di hadapan rayy), pernah gak lu sekaliii aja respon perasaan gua,heh? dan sekarang lu dengan mudahnya dekat dengan cewek yang belum sama sekali lu kenal sedikit pun, sakit nya lagi lu kasih perhatian lebih ke dia yang seharusnya buat gua bukan dia, rayy.. GUA (lalya mengeluarkan semua kekesalannya) "
rayy "..hanya diam saja dan melanjutkan langkahnya.."
lalya "kenapa diam aja rayy?
rayy "..(berbalik menatap Lalya dengan rasa kesal), perasaan orang tidak untuk di paksakan sekalipun lu berbicara lantang tentang perasaan lu ke gua, bagi gua itu hanyalah omong kosong.."
"rayy dan leo pun secepatnya meninggalkan kelas itu"
ge "semua belum berakhir Lya" (mengelus punggung lya)
iren "yuk, kita pulang true"
*sedari tadi vio berjalan sendiri, merenung, memikirkan kejadian demi kejadian hanya dalam 1 hari banyak sekali ia dapatkan, dari perlakuan tak wajar, perkataan kasar, dan ancaman yang tidak masuk akal.. sebegitunya kah kehadiran vio tidak di inginkan di sekolah ini (vio pun menangis tertunduk seketika ingat akan teman baik nya Farhan)
Leo "rayy..bukan kah itu si viola?"
rayy "..(hanya melihat dari kejauhan)..biarin aja dulu Le sapa tau dia mau menyendiri "
leo "tapi kan kasian rayy, gimana klau lu anter dia pulang aja ?"
rayy "jangan memperkeruh suasana, buruan pulang"
__ADS_1
"rayy dan leo segera masuk ke dalam mobil masing masing"
Leo "rayy..gua duluan"
rayy ".. (hanya menunjukkan jempol, tanda OK),
"rayy sudah berada di dalam mobil tapi masih memperhatikan vio yang sedari tadi masih duduk diam sendirian di taman sekolah padahal suasana sekolah sudah beranjak sepi, tapi ia belum berniat pulang masih sedikit khawatir dan kasihan melihat kondisi viola yang seperti jadi bulan bulanan True Girl.
rayy "emmm..apa gua hampiri aja ya?..jangan jangan, nanti malah buat dia salah faham ke gua.."
"tidak lama kemudian, ojol yang vio pesan pun sudah datang, dan vio segera pulang, ternyata mobil rayy mengikuti vio dari belakang Ojol"
*tibalah di lampu merah
"mobil dan ojol yang vio naiki bersebelahan saat di lampu merah
rayy "..(menatap mata vio dari balik pintu kaca mobil yang tak terlihat dari luar)..mata lu sampe sembab gitu vii, cewek yang tegar, cewek kuat..gua yakin lu bisa menghadapi semua nya"
vio "..(vio secepatnya menghapus semua air matanya, takut ibu bisa khawatir klau melihat vi pulang sekolah dalam keadaan seperti ini)..
Hmmmm.. (narik nafas panjang).. senyum viola kamu kuat kok, kamu gak kenapa napa (menguatkan dirinya sendiri dan seketika tersenyum dengan manis)"
rayy "..senyuman lu viii..viii..(sampe ikut senyam senyum sendri, dan rayy mengeleng geleng kan kepala)
*lampu hijau menyala.. mereka pun terpisah jalur karna arah rumah mereka berlawanan
...****************...
bagaimana kelanjutan nya?
pantengin terus isi cerita nya ya..
Terimakasih sudah mau mampir di novel ku
__ADS_1
salam kenal semua 🤗