Milikku Bukan Untukku

Milikku Bukan Untukku
Eps. 48


__ADS_3

"Heiii.. kamu mau nya apa sih vii semakin kesini kenapa makin berasa paling populer di depan Miss atau pun Mr?" (Iren selalu tidak suka dengan apa pun di lakukan oleh vii)


"Nampaknya selama ini kehilangan muka jadinya disini bisa nya cari cari muka gitu ren" (Ruly ikut menimpali perkataan iren yang menyudutkan vii)


"Kalian kenapa sih begitu bencinya sama Viola, memang nya Vio salah apa sama kalian? (Popy membela Viola)"


"Ya elah si ratu ngemil bisa juga marah.. haha (Ruly menimpali perkataan Popy)"


"Bestie banget nampaknya sampe dibelain gitu, biasanya juga cuma jadi penonton setia di kelas (Iren ikut menimpali seperti Ruly)"


"Mending gue dong cari muka nya sama Miss atau Mr dari pada kalian cari cari masalah, kenapa?? hidup kalian kurang berwarna jadi tiap hari cari warna yang PAS.. Hemmm.. MIRIS Ya! (berbicara tanpa memperdulikan reaksi True GIRL dan Vio sibuk dengan layar monitor yang ada di meja nya untuk mengecek email susunan kegiatan besok)"


"Rayy yang mendengar perkataan Viola tampak senyum senyum sendiri Rayy merasa keberanian Viola sudah dalam kategori masak bodoh dengan status mereka"


"BRAAAKK! Lalya yang tadi hanya menyimak teman teman nya bicara sekarang Lalya tiba tiba mendekati meja Vio, ia sengaja menutup dengan paksa layar monitor yang sedang Viola hidupkan"


"Viola hanya melirik ke arah Lalya dan bersikap cuek tanpa perlawanan karena Viola tahu untuk melawan orang yang sedang Emosi tinggi buang buang waktu!"


"Leo dan Popy sudah berdiri ingin mendekat ke meja Viola tak terkecuali Rayyan yang tampak wajahnya sudah benar benar di luar kendali tapi Viola memberikan kode untuk tidak ikut campur"


"Kenapa diam saja, kalau loe berani coba saja lawan gue.. HEM!" Ingat Loe disini nggak ada ngaruh nya buat siapa pun apa lagi buat sekolah ini.. jadi mikir mateng mateng kalau berurusan sama kita kita True Girl " (Nada pengancaman Lalya terhadap Viola tapi Vio tidak pedulikan)


"Hmmmm.. Loe ke meja gue terus marah marah sama gue itu pengaruhnya apa buat Loe, kira kira apa untungnya? Kalau gue sih B aja (Vio lalu berdiri bermaksud menghindari dan ingin mengalihkan keributan di kelas)"


"Weiii.. mau kemana loe Emmm" (langkah Viola seketika dihadang olej Ruly, Iren dan Gege)"

__ADS_1


"Kalian kenapa jadi Horor gitu sih, nggak takut nanti dapat teguran dari Miss.Bertha (Popy coba untuk memperingati True Girl atas sikap mereka terhadap Viola)"


"Mending loe diem aja Ratu ngemil! (Ruly sedikit mengancam Popy)


"Terus kalian maunya apa sekarang? (Vi tampak malas banget berurusan sama True Girl tapi jika di diamkan makin mencari cari masalah).. Mau ngeluarin gue dari sekolah, boleh! Ayo Sekarang juga kita temui Miss.Bertha coba Kalian sendiri bicara kepada Miss, bagi gue itu bukan hal yang menyusahkan bahkan saya akan berterimakasih kepada kalian sudah mempermudah urusan saya, gue tunggu di ruangan Miss.Bertha" (Vio kali ini bersikap serius dengan ucapan nya sendiri dan sekarang Viola melangkah pergi untuk menuju ruangan Miss.Bertha)


"Viii (Rayy menahan langkah viola) kamu jangan gegabah kaya gini, semua pasti bisa diselesaikan (Rayy meyakinkan Viola)"


"Iya Vii coba tenang kan sedikit emosi kamu ya! (Popy peduli dan mendekat ke arah Viola)"


"Emosi? yang bilang gue Emosi siapa Pop, mereka aja yang tampaknya Emosi banget! Gue sih cuma mau bantuin buat mempermudah mereka, kerja keras mereka selama ini tampaknya nggak pernah berhasil"


"Jangan sok sok an kuat, nanti kalau keputusan Miss.Bertha beneran mengeluarkan kamu, nanti nangis di pojokan.. (perkataan Gege terkesan ngeledek Viola)"


"Ge udah lah, kalian juga apa apa an sih sering banget cari cari ribut sama Viola lagian Vio itu nggak pernah cari ribut sama kalian" (Leo ikut angkat bicara)


"WOW WOW WOW .. makin banyak aja yang belain nih anak bentar lagi satu sekolahan belain (Ruly menunjukkan tak suka nya terhadap sikap Leo)"


"Pop, Le udah lah nggak usah ikut ikut biarin aja lagian Vioo sendiri berlapang dada kok, tolong Untuk kali ini jangan halangi langkah Vii" (tegas Viola kepada Popy dan Leo)


"STOP VIOLA DEANDRA! (dengan lantang Rayyan mengatakan itu di depan semua anak kelas 10.A tak terkecuali True Girl)"


"Viola hanya sedikit tersentak setelahnya ia teruskan langkah nya keluar kelas"


"PROK PROK PROK (Lalya bertepuk dengan keras sampai membuat langkah Viola terhenti kembali) HEBAT banget Sekarang malah KAPTEN kelas loh yang belain, alamat gagal ya kan secara anak pemilik sekolah ini turun tangan.. HEBAT HEBAT.. kalah telak kita True secara Rayyan sendiri ikut turun tangan" (Lalya menatap tajam Rayy dan Viola)

__ADS_1


"Viola berbalik dan mendekat ke arah Lalya"


"Terus kenapa, kamu iri atau kamu cemburu? PANTES! Selama ini Rayyan lebih sering deketin gue ketimbang sama loe, Kelakuan yang katanya Model dan Artis terkenal ternyata, HEM! Jangan jangan teman teman loe ini ikut ikutan karena loe itu Model dan Artis kalau loe bukan seperti itu bisa aja mereka berpaling.. " (Viola berbalik mengejek Lalya)


"Seketika Lalya terpengaruh dengan perkataan Viola dan menoleh ke arah Iren, Ruly dan Gege"


"Rayyan mendengar perlawanan Viola hanya bisa diam dan senyam senyum sendiri"


"Sialan Loe! kenapa malah mempropokator kami, nggak usah percaya Lya"


"Kenapa panik? kan gue bicara apa adanya, jadi gimana apa perlu sekarang kita ke Miss.Bertha mengadukan kejadian semua ini, gak perlu saksi deh teman teman di kelas sudah cukup jadi saksi biar KAPTEN sendiri yang menjelaskan, bukan seperti itu KAPTEN? (Vio menatap tajam ke arah Rayyan)"


"Heem.. (Rayyan masih FOKUS sama sikap Viola yang sanggat berani di hadapan True Girl)"


"Awas saja Loe, kalau masalah ini sampai ke Miss jangan loe pikir kali ini merasa menang karena di belain Rayy, ingat suatu saat nanti gue pasti in nama Loe nggak pernah ada lagi di kelas atau pun di sekolah ini, kali ini gue gak main main Vio! (Nada bicara Lalya sangat tegas dan mengancam Viola yang sedang berdiri di hadapan nya)"


"Saya tunggu dengan senang hati saudara Lalya (Viola tersenyum dengan bibir menyeringai dan melirik dengan mata yang tajam)"


"Prok Prok Prok..Nah kayak gini keren, bisa lihat semua tenang dan tentram jadi kelasnya bisa nyaman, bener nggak teman teman semua" (Leo memecah suasana yang tadi nya ricuh menjadi tenang kembali)"


"Horeeee.. damai damai (teman lain bersorak)"


"Viola, Popy, Leo maupun Rayyan dan True Girl semua kembali ke tempat duduknya masing masing walaupun masih dalam kondisi emosi, kesal atau pun marah tapi semua mencoba untuk berdamai dengan keadaan agar tidak menjadi masalah lebih panjang dan rumit"


...****************...

__ADS_1


__ADS_2