
**viola sampai di rumah 15.10 dan posisi istirahat di kamar
Tok
Tok
Tok
***i**bu mengetuk pintu vio yang sedari tadi pulang sekolah belum juga melihat viola keluar kamar
ibu "nak..kamu tidur, boleh ibu masuk?
vio "ya buk..pintu nya gak di kunci"
ibu "kamu, kenapa nak?"
vio "gak kenapa napa buk (menunjukkan senyum kecilnya)"
ibu "klau gak ada apa apa, ibu perhati in dari pulang sekolah kamu belum keluar kamar.. gak laper?"
vio "hemmm..nanti aja buk, belum laper"
ibu "inget, kamu itu gak biso klau gak makan nasi loh nak.. nanti badan nya lemes"
vio "bentar lagi ya buk, ya ya" (bermanja manja dengan ibu nya)
ibu "hmmm..(sambil membelai rambut hitamnya vio, rambut yang sehat dan terawat).
nak klau punya masalah jangan segan segan cerita sama ibu, masa masa remaja se usia kamu ini sangat rentan dan labil dalam segala hal, sekalipun kamu menutup nutupi masalah kamu ke ibu, semua itu akan sia sia nak.. karna naluri seorang ibu itu lebih PEKA dari apa pun"
vio "..langsung memeluk ibu dan menangis di pangkuan sang ibu.."
ibu "jika mau nangis, menangis la gak apa apa tapi jangan berlarut larut karna tidak akan menyelesaikan masalah kamu, nak" (masih membelai rambut vio dan menepuk nepuk pundak vio)
__ADS_1
vio "apa yang vio anggap baik ternyata belum tentu baik buk, vio mengejar beasiswa biar bisa merasakan sekolah taraf internasional yang vio impi impikan dan Allah SWT mengabulkan dengan mudah tapi kenapa vio mendapat perlakuan mereka tidak sebaik yang vio bayangkan" (menatap wajah ibu seraya menangis)
ibu "sayang, semua jalan itu tidak semua nya mulus, tidak semua nya lurus pasti ada belokan, ada kerikil ada juga licin bisa jadi jalan nya berlubang apakah kita harus menyalahkan jalan itu?"
vio "..mengeleng geleng kan kepala.."
ibu "tidak bisa, karna semua sudah Qodratulloh, kamu yang sudah mengerti mana baik dan gak baik, bisa memilah milih mana yang seharusnya dan tidak seharusnya.. itu hak kamu nak!.. jadilah pribadi yang baik, InshaAllah semua akan berbalik dengan kebaikan"
vio "vio merasa mereka tidak menyukai kehadiran vio di kelas buk, vio harus bagaimana buk?"
ibu "sayang, mereka seperti itu karna mereka belum kenal dekat dengan vio, bisa jadi hanya kesalah fahaman saja nak"
vio "semoga saja seperti itu buk"
ibu "Aamiin, sudah sholat ashar nak?"
vio "mau siap siap dulu buk"
vio "ada buk tapi lumayan jauh dari kelas, kadang vii gak keburu sholat zuhur nya buk, jadi pulang sekolah aja"
ibu "dari pada vio mikirin yang gak perlu, lebih baik mendekat ke Allah SWT. InshaAllah nak semua akan baik baik saja"
vio "terimakasih buk..vio sayaaaaang ibu (memeluk ibu dan senyum melengkungnya)
ibu "hmmm..ibu juga sayang viola, buruan siap siap ashar gih, ibu mau siap siap Ashar juga (menutup pintu kamar viola)"
"viola sudah di dalam kamar mandi, bersiap mandi dan ambil wudhu"
*dalam sholat nya, vio menangis sejadi jadi nya untuk meluapkan kekecewaan nya atas apa yang ia alami beberapa hari berturut turut
..."Ya rabb, jika memang semua ini sudah jalan nya berikanlah keluasan atas sabar hamba, jika memang ini bagian nya berikan ke ikhlasan sebenar benarnya, maafkan hamba, hamba lelah ya rabb.." ...
*selesai sholat vio pun keluar kamar untuk makan cemilan buatan sang ibu ter cinta dan keluar rumah sambil sepeda an mencoba menenangkan pikiran dan mengembalikan mood positif
__ADS_1
vio "adek..kita sepeda an yuk"
adek "boleh..tapi gak seru klau cuma ber dua aja kak"
vio "mau, terus sama siapa lagi, ibu, atau ayah?"
adek "bukan kak"
vio "teruuuus, siapa dek?"
adek "kak farhan aja, gimana?"
vio "emmmm..itu mau nya kamu dek"
adek "adek telphone aja ya kak"
vio "terserah kamu aja dek, kaka duluan ya"
adek "kakaaaaaak.. jahat banget ninggalin adek"
ibu "adeekk, kenapa sih teriak teriak?
adek "kak vio buk, udah duluan aja main sepeda nya.."
ibu "hahaha..terus adek ngapain masih disini,?
adek "tadi adek telphone kak farhan buk mau ngajak sepeda an biar seru"
ibu "kak farhan nya mau?"
adek "kata kak farhan suruh tunggu bentar"
...****************...
__ADS_1