
***Dirumah Viola. Pukul. 16.05 WIB
Ting Tong.. Assalamu'alaikum
ibu "wa'alaikumussalam.., kamu nak (menjawab salam dan membuka kan pintu)
farhan "ya buk.. (mencium tangan) vio ada buk?"
ibu "ada di kamarnya, sedari pulang sekolah belum juga keluar keluar kamar, duduk nak"
farhan "boleh.. farhan ketemu vi, buk?"
ibu "bentar ibu ketok pintu kamarnya, ngapain dari tadi belum juga keluar kamar"
ibu "... (ketok pintu kamar vio) nak.. kamu lagi ngapain di kamar, ada farhan nyari in kamu tuh"
***Farhan adalah teman sekolah nya vio bisa di bilang mereka berteman sejak lama, bahkan ibu sudah menganggap farhan seperti anak nya sendiri hanya saja karna farhan laki laki dan viola perempuan jadi mereka tetap memiliki batasan dalam pertemanan nya, hingga mereka meranjak remaja pun masih bersama sayang nya farhan tidak lulus dalam test beasiswa yang seperti Viola dapatkan, sehingga tempat sekolah yang mereka harapkan tadi nya bisa bersama sama pupus mau tak mau mereka harus terpisah sekolah tapi semua tidak mengurangi persahabatan antara vio dan farhan.
***kembali ke cerita
Vio "iya buk, bentar lagi vi keluar" (membuka pintu kamar)
ibu "ada farhan nyari in, tuh nunggu in kamu di ruang tamu"
vio "Terimakasih buk, vio baru selesai Ashar buk"
ibu "samperin dulu, sapa tau mau nanyain sekolah baru kamu.. ibu di meja baca ya"
vio "ya buk.."
**meja baca sebelahnya ruang tamu yang pembatasnya rak buku
farhan "heeii.. gimana vi di sekolah baru nya?" (sambil senyum kecil)
vio "hiii.. an" (sedikit males malesan)
__ADS_1
farhan "kok haiii doang sih, gimana sekolah barunya?"
vio "gak gimana gimana ko' .. sama aja kaya' sekolah sekolah kebanyakan"
farhan "kalau gak gimana gimana pasti gak jutek gitu dong"
vio "memang nya keliatan jutek ya.. an?" (memanyunkan bibirnya)
farhan "banget.. segitu tidak menyenangkan kah jadi manyun dan jutek seperti itu" (ngeledek)
vio "ternyata sulit di tengah tengah orang yang menggap kita bukan menjadi bagian dari mereka ya.. an" (sambil pijet2 in kepala)
farhan "mungkin itu hanya pikiran kamu saja vi, lagi an kan ini juga baru hari pertama jadi jangan terlalu berasumsi terlalu jauh"
vio "hmmm.. hari pertama saja rasa nya kok berat banget .. an! apa lagi vi disana gak satu pun ada yang kenal, asing!"
farhan "sudah dong sedih sedih nya, gimana klau cerita yang menarik nya aja biar besok sekolah nya lebih semanggat.. atau gini aja, pas pulang sekolahnya kita bareng aja nanti "An" jemput "Vi" sepulang sekolah, mau?
vio "tapi jam pulang vio kan sedikit lebih lama An ntar bosen nunggu kelamaan"
vio "kabar nya seperti itu, tapi sayang nya vi belum sempet ketaman, tadi pagi pas di antar ayah ke sekolah langsung nunggu ke ruangan ke siswa an terus masuk kelas dan pulang"
farhan "serius?.. membosankan sekaleee hari pertama kamu vi.. (meledek)"
vio "tuh kan beneeeer" (memanyunkan bibirnya)
farhan "hahahaha.. dasar mudah banget ambekkan"
vio "tapi, vi sempet lewat ruangan melukis loh An tapi sayang nya saat vi mau masuk ruangan itu ruangan nya di tutup karna sudah waktunya jam pulang.. hmmmm.. kata bpk nya besok saja saat jam sekolah atau jam istirahat belajar, biar bisa daftar jadi member"
farhan "hmmmm.. kalau begitu bagus dong vi, kamu kan dari dulu suka gambar bisa lah kamu kembangkan lagi kreativitas melukis mu apa lagi ada tempatnya sapa tau ketemu guru yang bisa mengembangkan kemampuan lukis mu, bener gak?"
vio "Bener juga ya An, berarti besok sebelum masuk kelas ke ruang lukis dulu untuk daftar jadi member"
farhan "gitu kan dengernya enak, bisa semangat lagi.. gak usah pikirin yang buat mood jelek deh vi pikirin aja yang buat semangat belajar dan prestasi nya makin sukses"
__ADS_1
vio "siiiiap boss.. eits, ngomong ngomong kamu kesini pasti ibu yang panggil ya?"
farhan "gak lah, memang An mau kesini beneran secara kan ada yang baru masuk sekolah baru"(selalu meledek)
vio "bisa gak klau kita ketemu, gak ngeledekin vio?"
farhan "gak bisa.. hahaha"
vio "ibuuuu.. farhan ngeledekin vi terus" (nyamperin)
ibu "kenapa si vi, ibu lagi fokus baca nak"
farhan "kasian, gak dapat pembelaan"
ibu "An, mama gimana kabarnya.. sehat"
farhan "alhamdulillah sehat buk, kemarin sempet cek kesehatan tp alhamdulillah gak kenapa kenapa hanya kelelahan aja kata dokter"
ibu "syukur lah klau gitu, yang ibu denger mama Farhan sakit mangkanya ibu tanya kabar mama.. alhamdulillah klau sudah sehat, ikut senang dengarnya"
vio "ibu.. vio izin mandi dulu ya sudah jam 5 sore, An kamu gih buruan pulang nanti takutnya keburu magrib di jalan"
ibu "ko' jadi ngusir sih nak"
farhan "vi cemburu tu buk, An ngobrol sama ibu gak ngajak vi.. hahahha"
vio "tauuuu.. ah..byyy" (masuk kamar)
farhan "farhan izin pulang dulu ya buk, Terimakasih kue nya, enak banget kue nya buk" (mencium tangan ibu) Wassalmu'alaikum"
ibu "maafin vio ya nak, kadang kadang memang suka bikin binggung ibu anak satu itu"
farhan "gak kenapa kenapa ko' buk, An ini kenal vi sudah lama bukan hari ini atau kemarin jadi ibu gak usah rasa gak enak seperti itu, An izin pulang ya" (langsung menuju mobil nya yang terparkir gak jauh dari pagar rumah vi)
...****************...
__ADS_1