Musuh Seluruh Mahluk

Musuh Seluruh Mahluk
part 1


__ADS_3

Di sebuah medan perang, kedua kubu dari masing-masing pasukan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Mereka tidak peduli akan situasi dari lingkungan sekitar, Siapapun dia asalkan bukan dari pasukan yang sama maka akan di bunuh tak peduli jika itu adalah seorang rakyat yang tidak tau apa- apa.


"Ledakannya semakin besar mereka semakin kuat."


"Jangan lengah terus maju... Kita sudah sampai di depan, pukul mundur mereka" teriak salah satu pasukan, mereka di sebut sebagai pasukan boneka, dan lawan mereka tak lain adalah kerajaan Abasdonianx. Kerajaan paling maju dan paling kuat di dunia ini. Tetapi di hadapan pasukan boneka, pasukan Abasdonianx tidak ada apa-apanya.


Tetapi kali ini pasukan boneka di hadapi dengan satu hal yang sangat mengejutkan. Dari berbagai wilayah yang di insvansi ternyata serangan dan pertahan. Terkuat terletak didtitik pusatnya. Hampir tidak ada pastupun prajurit dari pasukan boneka yang mampu mendekati benteng dari kerajaan Abasdonianx.


"Tidak ada cara lain keluarkan Shunindal segera." Ujar salah satu jenderal boneka


Sebuah portal hitam keluar dan mengeluarkan sebuah tabung raksasa dilengkapi dengan 4 ban raksasa dan 4 roket di berbagai sisinya. Seluruh pasukan yang memihak pasukan boneka menjahui Shunindal dalam beberapa kilometer.


"Tembak!!!!" Teriak jenderal boneka hingga akhirnya Shunindal di aktifkan


Suara dari bunyi roket pendorong begitu besar bahkan tanah di belakangnya sampai terlontar keras, dan hanya dalam hitungan 1 detik gerakan dari Shunindal sudah seperti terlontar karena dorongan roket tersebut.


"DUAARRRRRRRRR"


Kondisinya begitu sampaie membuatmbuat sekitarnya terang benderang.


Setelah hancur hanya terdapat sebuah kerajaan yang terlindungi oleh sebuah bulatan bewarna merah transparan.


"Benar-benar di luar dugaan, KELUARKAN.... 50 SHUNINDAL SEGERA...." Teriak jenderal boneka.


Sekitar beberapa jam, akhirnya semua Shunindal telah di luncurkan, tetapi istana itu tak kunjung hancur dan bahkan balik menyerang para pasukan boneka.

__ADS_1


"Kalau begini, tuan kami butuh bantuan anda." Ucap sang jenderal boneka menggunakan kekuatan telepatinya.


Terbentuklah sebuah portal gelap lagi.


Seorang pria berambut merah dengan jubah hitam yang dimana kerahnya hampir menutup mulutnya juga keluar.


Dari tangan kirinya terbentuk sebuah molekul yang membentuk sebuah benda dan lalu utuh menjadi sebuah pedang, tanpa menunggu pun dia langsung menyerang ke arah kerajaan. Dengan cepat pedang tersebut menancap ke arah tameng kerajaan, daya ledaknya begitu besar dan bahkan arah mata pedang tersebut meratakan tanah yang ada di depannya, dan bulatan tameng tersebut pun retak.


Setelah tameng itu pun rusak, pasukan boneka dan sekutunya maju, jumlah mereka begitu besar dan pesat. Sedangkan disisi lain pasukan bertahan dari kerajaan Abasdonianx pun dengan kekuatan penuh serta motivasi dari sang peminpin agar tekad mereka begitu tebal dan tak goyah akan kematian.


Tembakan-tembakan dari kedua sisi pun terus berlanjut hingga pasukan penyerang dari pasukan boneka bertemu dan bertempur dengan barusan depan prajurit Abasdonianx,


Hingga akhirnya seorang jenderal dari kerajaan Abasdonianx pun muncul, dia mengadah tangannya ke depan lalu melebar di sertai dengan tanah yang bergerak terbelah menjadi dua.


  Saat kekuatan itu terjadi pasukan boneka pun mengalami kesulitan dan mereka terkena serangan dari pemanah dari kerajaan Abasdonianx.


******


"Sepertinya dengan mengandalkan Adalansandro saja sepertinya bisa pukul mundur mereka, walau kumlah mereka sangat banyak tetapi akan butuh banyak pasukan dari mereka untuk bisa mengalahkan kita." Ucap sang raja Abasdonianx bernama shinkei.


"Apa perlu kita memberi tahu kepada pasukan malaikat?" Tanya sang pelayan terpecayanya bernama Rupaldo


"Tidak usah. Hanya masalah kecil seperti ini jangan membuat repot mereka. Akan ku berikan hadiah untuk mereka."


"Tapi kita sedang melawan_"

__ADS_1


"Kau meragukanku?"


Raut wajah Rupaldo, berubah dan diapun meminta maaf serta berlalu dari hadapan sang raja.


*****


Karena strategi pertama pun gagal akhirnya pasukan boneka menggunakan burung-burung raksasa untuk mengalahkan mereka dari udara. Kali ini pasukan boneka mengeluarkan kekuatan berupa bulayan yang bisa meledak, dan mereka meledakkan bebatuan milik Adalansandro. Tetapi jenderal utama tersebut tak mau kalah begitu saja. Dia memunculkan lagi ribuan tebing tajam dan menjulang ke langit lalu menghajar pasukan boneka udara.


Tetapi desakan yang di hadapi pasukan Abasdonianx semakin bertamabah karena pasukan boneka gerakan bawah dan atas terus mendesak dengan jumlah yang banyak.


Lalu Adalansandro pun menggunakan kekuatan yang lebih besar lagi, dia menciptakan sebuah balok batu dari kedua sisi pasukan boneka dan menghimpitnya. Semua pasukan boneka yang berada di barisan depan tak dapat menghindarinya dan mati.


Semua pasukan dari kedua belah pihak begitu terkejut bahkan raja shinkei tertawa lepas karena melihat betapa malangnya pasukan boneka sunggih naif, tapi tawaanya terhenti setelah melihat balok batu itu meledak dengan dahsyat.


Setelah pengaruh dari ledakan berhenti, dari kepulan asap debu, muncul para hewan seperti kada,gajah,kalajengkin,ular dan banyak hewan lainnya. Ukuran mereka sangatlah besar dan di bebebrapa bagian tubuh mereka terdapat senjata-senjata yang siap meluncurkan serangan-serangan mematikan, tak lupa terdapat banyak pasukan di tubuh mereka yang siap menyerang para musuh. Lalu dari belakang mereka, mesin-mesin canggih bertugas sebagai pendukung dan menembakkan rudal-rudal tajam yang menghancurkan bebatuan milik Adalansandro.


"Mereka semakin dekat, apa tidak ada cara lain kah?" Teriak para prajurit dari Abasdonianx. Namun tak berapa lama mereka pun hancur lebur terkena serangan dari pasukan boneka. Akhirnya pasukan boneka pun masuk ke dalam wilayah kerajaan Abasdonianx,


Walau perangkap demi perangkap keluar tapi tetap saja pasukan bibeka tetap bisa terus maju ke depan dan mengalahakn pasukan Abasdonianx satu persatu, bahkan Adalansandro pun telah terluka para melawan peminpin dari musuh.


*****


"Brengsek, ternyata dia kuat juga." Ucap shinkei tak percaya akan apa yang terjadi, dan akhirnya dia mengutus Rupaldo untuk menggerakkan semua pasukan utama bahkan penjaga elit dari kerajaan Abasdonianx.


Peperangan pun semakin menjadi-jadi seluruh orang yang ada di kerajaan begitu terkejut bukan kepalang. Bahkan pertempuran pasukan elit dari Abasdonianx menghadapi eksekutif dari pasukan boneka begitu dahysat. Para pasukan hewan pun telah banyak yang amti karena di taklukan oleh para pasukan elit.

__ADS_1


Lalu sang peminpin pun muncul. Dia adalah Yuzao dia adalah mala petaka bagi segala pihak dengan kekuatan penuh.


bersambung


__ADS_2