Musuh Seluruh Mahluk

Musuh Seluruh Mahluk
part 18


__ADS_3

Yuzao menyerang bagian kepala Rasselof yang hanya berisi udara, ledakan pun tercipta dari pukulan tersebut. Tetapi bak mengembalikan telapak tangan, pertempuran dengan cepat menjadi imbang. Tentu Rasselof begitu terkejut dengan kondisi yang terjadi, dalam sekejap dia memgisi udara kembali ke bagian kepala yang tadinya udara yang bahkan seolah hanyalah angin lewat saat Yuzao memukulnya.


"Kekuatan yang benar-benar tidak memiliki kelamahan sedikitpun dan harus di hancurkan denngan kekyatan dahsyat itu hanyalah legenda semata, aku benar-benar tidak percaya akan hal itu," ujar Yuzao.


"Apa maksudmu brengsek kau kira dengan berkata seperti itu kau sudah bisa melihat kemenangan dariku!" Ujar Rasselof.


"Tidak akan ada kemenangan bagimu di pertarungan kita!!"


Sambung Rasselof kembali menyerang, Yuzao menerima puluhan serangan, tetapi dengan cepat dia kembali membalas dengan gabungan kekuatannya. Kali ini keduanya saling memghindar dan menyerang, masinh masing bertarung dengan gaya tarungnya masing-masing. Hingga akhirnya Rasselof mengapit tubuh Yuzao dengan tangannya lalu membantingnya ke tanah dengan keras.


"Ini adalaha daratan simalanda, dulu disini ada sebuah zat yang bisa mengurai apapun, akan ku pastikan dia teurai disini" guman Rasselof.


Tetapi Yuzao berputar dan hendak memukul Rasselof, dengan sigap Rasselof menghindar dan berhasil menyerang Yuzao ke bawah, dimana di sana ada zat yang bisa mengurai apapun. Tak disangka Yuzao menuju ke udara dengan cepat lalu dia menatap ke arah Rasselof yang terkejut.


"Apa dia beregenerasi?, Tetapi seharusnya dia mati." Guman Rasselof.


"Apa artinya dia mampu berkehendak akan kematian?, Jika itu memang benar maka akan sangat gawat, aku harus memberikan informasi otomatis ini kepada pasukan malaikat jika seandainya aku gagal dalam bertarung melawannya uhhh" guman Rasselof membuatnya tersentak.


"Tidak, tidak akan, aku tidak akan kalah, aku akan memyampaikannya sendiri, ini akan jadi sebagai taruhan, pesan otomatis itu akan tersampaikan jika aku mati. TETAPI AKU YAKIN AKU TIDAK AKAN MATI DISINI, KARENA JIKA AKU MATI MAKA KAUM KANIA AKAN TAMAT" guman Rasselof seolah memnubuhkan semangat membara dalam dirinya.


"Raaghhhhhrhrrrrrggg" teriak Rasselof sehingga membuat Yuzao tersontak.


"AKAN KU KELUARKAN SEMUA KEMAMPUANKU!!!" Ujar Rasselof yang semakin mendekat ke Yuzao.


Rasselof meninju Yuzao, dengan cepat Yuzao menahan serangannya menggunakan sayap gagaknya. Lalu Rasselof berteleport berada di belakang Yuzao dan dia pun menendang bagian belakangnya, setelah Yuzao berada di bawah tak hayal Rasselof berteleport lalu menyeret Yuzao di tanah yang curam.

__ADS_1


"Menutup seluruh tubuh dengan sayap merah itu  untuk memberi waktunya berpikir, tidak akan ku biarkan" guman Rasselof dengan menendang keras ke arah Yuzao. Hingga yuzao terlempar ke arah sebuah bukit.


Tetapi Yuzao melentangkan sayapnya dan membuat dirinya seolah terlontar dengan kuat ke arah Rasselof, untung saja Rasselof tidak mengenai serangan tadi karena teleportasinya. Tetapi Rasselof benar-benar merasa terpojokkan oleh serangan baru dari Yuzao, Yuzao pun berbalik arah ke Rasselof lalu mengarahkan kedua tangannya menyerang  Rasselof bertubi-tubi jika Rasselof berteloprtasi lagi di belakang dirinya, maka Yuzao hanya tinggal melontarkan dirinya dan melakukan hal yang sama.


Akhirnya tak berselang lama tanah-tanah pun terangkat dan menghujam deras ke arah Rasselof. Dengan lincah Yuzao terus menekan Rasselof seolah tak ada perlawanan sedikitpun darinya.


Namun di pikiran Rasselof terlintas sebuah kemampuan yang dia pelajari dari gurunya dulu, dia membayangkan masalalunya yang memjadi sebuah tumpuan di tempat belajarnya. Di dunia kaum kania, mereka yang masih dalam usia sanhat belia tidak memandang jenis kelamin, mereka akan di ajari cara bertarung. Hal ini memamg telah berjalan 2000 tahun lamanya, tak hayal mengingat sepak terjan kaum Kania yang menundukkan 4 dunia besar dan bekerja sama dengan pasukan malaikat membuat mereka harus melakukan gerakan besar. Karena tentu bukan perlindungan yang di dapat dari para pasukan malaikat, melainkan sebuah mala petaka dahsyat bagi kaum mereka dalam berhadapan dengan musuh-musuh, sudah tak terhitung betapa banyak nyawa yang melayang dari kaum Kania dalam berhadapan dengan musuh pasukan malaikat. Tetapi dari hasil semua itu, pasukan Kania menjadi sekutu yang loyal bagi kaum makaikat dan beberapa di antara generasi mereka sudah terkenal di kalangan kaum lain. Rasselof mengingat benar apa yang di katakan oleh gurunya.


"Menjadi orang yang kuat harus berani mengorbankan dirinya sendiri beserta apa yang di cintainya demi masa depan yang cerah" ujar gurunya yang saat itu Rasselof baru berumur 12 tahun.


"Contohnya seperti apa guru?"


"Seseorang yang berani mempertaruhkan nyawanya di jalan yang benar bukan untuk melindungi dirinya semata tetapi untuk melindungi mereka yang lemah,"


"Aku sering mendengar untuk bertahan di angkasa adalah dengan modal kekuatan yang besar, tetapi mereka salah besar. Menurutku untuk bertahan di angkasa adalah dengan mencari celah kesempatan yang ada, tetapi tentu itu harus ada batas wajarnya. Jangan bertindak egoisme dalam hidup ini, jika kau melenceng maka pasti seseorang akan menghentikanmu, untung saja jika dia menghentikanmu dengan kebaikan tetapi jika dia menghentikanmu dengan kejahatan, maka nyawamu akan melayang sia-sia"


"Baik guru aku akan berlaku baik, walaupun aku dijuluki sebagai yang terkuat di perguruan ilmumu tapi aku selalu merendahkan diriku seolah aku yang paling lemah dan masih banyak ribuan orang kuat di atasku agar aku tidak berhenti berlatih dan menjadi semakin kuat"


"Itulah yang aku inginkan, jika nanti kau sudah dewasa aku ingin kau menjadi perubah sistem dalam kehidupan kaum kita, seperti yang sudah kau tau. Semenjak sang gagak telah mati banyak sekali konflik internal yang terpecah belah di dalam kaum kita, itu semua terjadi akibat dari kesombongan dan keserakahan. Mereka sombong karena bangsa Kania telah menaklukan 4 dunia besar yang kacau balau, dan mereka serakah karena menurut mereka pasukan Kania harus menaklukan dunia yang tertinggal dari peradaban alam semesta yang memiliki segudang sumber kekuatan pembuat senjata."


"Jadi aku harus menghilangkan hal buruk yang telah terjadi pada kita?" Ujar Rasselof melihat telapak tangannya sendiri, dia membayangkan betapa besarnya tanggung jawab saat dia dewasa nanti.


Waku terus berjalan hingga akhirnya dia bertarung sebagai sosok prajurit Kania yang bertugas sebagai pembasmi iblis dunia bawah, di masa kini dia telah menjadi kandidat tanpa saingan sebagai calon pewaris tahta sebagai raja Kania.


Di saat itu pula sang raja sebelumnya, Amigolf juga ikut serta dalam ekspedisi tersebut.

__ADS_1


Sayangnya dunia bawah yang di eksplorasi oleh pasukan pembasmi iblis di tempati oleh salah satu mosnter yang begitu kuat, dan terlebih saat itu yang bisa di andalkan hanyalah Rasselof serta Amigolf. Mereka berdua berpacu gabungan kekuatan, untuk mengalahkan mosnter tersebut hingga akhirnya. Sang monster tunduk, tetapi ini adalah akhir dari pertemuan mereka berdua. Amigolf terluka parah setelah mengenai serangan fatal dari monster, dia terkulai lemas di sebuah batu dengan berlumuran darah.


"Tuan, bertahanlah sebentar lagi kau pasti akan sembuh!!" Ujar Rasselof.


Prajurit yang bertugas sebagai penyembuh terus berdatangan melakulan pertolongan terbaik dari masing-masing ilmu yang mereka pelajari.


"Percuma, percuma, surga telah menungguku. Tapi aku merasa tidak pantas di surga" jawab Amigolf.


"Apa yang terjadi padamu tuan, kau adalah orang yang kuat."


"Kuat tidak menjaminmu Rasselof."


"Aku mengerti, tetapi selama kita bertarung tadi kenapa kau tidak mengeluarkan kekuatan aslimu?"


"Tubuhku sudah tak sanggup lagi, dulu sekali semenjak posisiku sama sepertimu dimana aku adalah kandidat penerus kerajaan Kania tanpa saingan. Dengan gagah berani, aku menerjang berbagai macam mosnter, tetapi aku sadar ternyata dunia bawah begitu unik. Salah satu iblis berhasil menembakku dengan ramuan mematikan dimana kondisi tubuhku melemah dan merusak regenerasi secara permanen."


"Lalu, kenapa kau tidak mengganti tubuhmu?"


"Aku ingin memegang janji dari ibuku, jika merubah tubuhku menjadi lebih bagus atau lebih buruk. Maka aku telah melanggar aturan kehidupan yang sebenarnya."


"Kau menyimpan ini selama bertahun-tahun?"


"Iya, untung saja tidak ada peristiwa besar atas serangkaian yang terjadi."


"Lalu apa maksudmu dengan bahwa kau merasa tidak pantas di surga?"

__ADS_1


__ADS_2