
Setelah selesai, salah satu bawahan Yuzao melapor kepadanya jika mereka telah berhasil dalam memukul mundur pasukan Dhoamot.
"Bunuh seluruhnya, jangan sampai ada yang tersisa dari mereka, yang melarikan diri kejar, mereka harus di musnahkan"
Mendengar aba-aba dari Yuzao mereka pun segera melakukan serangan habis-habisan ke pasukan Dhoamot yang tersisa.
*******
12 jam setelah perang telah selesai, pasukan malaikat sudah sampai di dunia Trundoltan.
"Aku rasa sepertinya dia memiliki kemampuan seperti pengintaian, atau dia memiliki pengintai yang bertugas sebagai mata-mata di wilayah musuhnya." Ujar Xiongbi selaku wakil dari pasukan yang dipimpin oleh Gavin.
"Padahal kita telah menunggunya di Minorse sepertinya apa yang kau katakan memang benar tuan Xiongbi" ujar malaikat yang lainnya.
"Sungguh brutal, Gavin apa kau yakin dia adalah orang yang baik saat kalian kecil?" Tanya Xiongbi kepada Gavin.
Tetapi dari raut muka gavin hanya memasang sebuah wajah yang menandakan sebuah kemirisan, mereka mengelilingi ratusan tubuh yang telah hancur lebur, tidak ada satupun pasukan dari Dhoamot yang anggota tubuhnya utuh.
"Dulu dia adalah anak yang baik, yang selalu menunggu harapan kebahagiaan, tetapi aku ada untuk memupuskan kebahagiaan yang seharusnya dia dapatkan, lebih parahnya aku melakukan itu tanpa aku sadari, aku tidak menyadari sedikitpun jika dia membutuhkan pertolongan hingga memendamnya menjadi sebuah kebencian," ujar Gavin.
"Gavin, kau adalah peminpin dari pasukan ini, seluruhnya berharap padamu, karena kami percaya hanya kau yang mampu menghadapinya, lagi pula, dia bukanlah Yuzao yang dulu adalah seorang anak kecil biasa yang hanya sekedar mengalami hidup pahit, DIA ADALAH MONSTER, semenjak aku melihat lokasi kejadian di kerajaan Abasdonianx, aku semakin yakin bahwa aku tidak akan mampu menghadapinya, jadi hilangkan perasaanmu untuk menganggapnya sebagai Yuzao yang dulu kau kenal, dia sudah tersesat jauh di kegelapan sana yang bahkan setitik cahaya pun tidak menembusnya," sungguh mengejutkan mendengar kata-kata dari Xiongbi, karena pesimistis tidak ada dalam rumus kehidupannya.
"Aku tidak akan pernah meniadakan perasaanku, aku tidak akan pernah menghilangkannya, karena tanpa perasaan aku akan lemah, akan kuhadapi dia"
__ADS_1
"Aku percaya padamu Gavin, ingat putuskan segera, hilangkan keraguanmu dalam berhadapan dengannya, memang tidak sekarang, tetapi suatu saat nanti kita akan menghadapinya," ujar Xiongbi lalu seorang bawahan meraka datang.
"Komandan Gavin, anda harus masuk ke gualum,"
"Gualum? Baiklah aku akan masuk kesana."
Setelah memasuki Gualum, Gavin terkejut bahwa kondisinya cukup ramai.
"Gavinstar si pedang malaikat telah memasuki dimensi Gualum" ujar malaikat yang lainnya.
"Bagaimana situasimu dalam mengejar si musuh seluruh mahluk, apa kemajuan yang sudah kau dapatkan,"
"Kami sedang berusaha memecahkan kode manpulasi yang dia gunakan untuk menipu kami," jawab Gavin.
"Dia akan pergi ke dunia Minorse tetapi itu sepertinya akan lama, kami menduga jika dia memiliki mata-mata yang memantau dunia Minorse."
"Lalu bagaimana dengan rencana lain yang akan di lakukan."
"Kami akan melakukan penyelidikan, kami membutuhkan pasukan malaikat penyelidik disini, memang akan memakan waktu yang lama bagi pasukan penyelidik karena harus mengumpulkan organ tubuh dari pasukan Dhoamot."
"Organ tubuh? Dhoamot? Apa maksudmu?"
"Dia baru saja membantai habis semua pasukan Dhoamot dan seluruh anggotanya tidak memiliki organ tubuh yabg utuh, bahkan kami sukit mengenali semuanya karena hangus."
__ADS_1
"Dhoamot tidak mungkin, tidak mungkin dia bisa mendapatkan Dhoamot secepat itu, bahkan kaum Kania bersusah payah mendapatkannya"
"Itulah, aku akan berusaha semampuku, aku sangat mengandalkan kemampuan pasukanku, jika kalian mempunyai informasi tentang dirinya dalam bertindak beri tahu aku, karena itu sangat penting bagi kami."
"Data yang kami dapatkan adalah si musuh seluruh mahluk selalu mengambil tindakan dengan alasan yang jelas, tetapi itu samar-samar bagi kita karena tidak tau tujuannya yang sebenanrya, dari invansinya ke kerajaan Abasdonianx bisa saja di picu oleh balas dendam dari kejadian yang lalu"
"Balas dendam, Apa maksudmu?"
"Para leluhur dari Abasdonianx melakukan pembantaian besar-besaran di dahulu kala, mereka melakukannya untuk mencari dunia yang di penuhi material beharga, dan juga kekuatan-kekuatan yang berguna bagi masa depannya, bahkan dari raja selanjutnya ada yang bersekutu dengan iblis, banyak kesengsaraan yang telah mereka lakukan kepada banyak mahluk, dan hasilnya adalah, kerajaan Abasdonianx yang sangat kuat, pertahanan begitu kuat dan sulit di tembus, banyak pasukan revolusi dari dunia lain yang berperang melawan mereka dan akhirnya kalah, tetapi semakin waktu berjalan, sejarah kelam itu pun hilang, hingga akhirnya mereka menjadi bagian dari sekutu kita, itu hanya bagian-bagian inti yang kujelaskan dari dosa-dosa besar mereka, jika ku jelaskan secara terperinci maka butuh waktu hingga 6 hari mengatakannya. Dari sini aku menyimpulkan jika dia melakukan tindakannya sebagai pembalasan dendam semata, aku mendapatkan informasi ini bedasarkan apa yabg di katakan oleh Rupaldo saat dia sekarat, musuh seluruh mahluk mengatakan jika raja shinkei terlalu takut tentang rahasia yang ada di dalam kerajaan di dalam dan kami mendapatkan sebuah lembaran yang begitu panjang"
"Dunia Minorse juga adalah kaum Dewantar yang merupakan sekutu dari kita, apa mereka juga catatan hitam di dunia mereka."
"Kami sedang menyelidikinya, lagi pula keadaan sekarang akan sangat genting."
"Kenapa bisa begitu?"
"Karena kami baru saja mendeteksi gerakan berskala besar dari sebuah dunia yang jauh di langit ketujuh sana, ratusan pasukan malaikat tidak ada yang berhasil selamat, bahkan jenderal Rubian juga tidak kembali, dari siaran langsung yang kami gunakan, pertama-tama muncul sebuah kilatan yang datang secara tiba-tiba tanpa disadari oleh pasukan malaikat, dan tentu hal itu adalah hal yang mustahil terjadi, dan kita hanya bisa menyimpulkan bahwa PASUKAN PARA DEWA IBLIS TELAH BERGERAK"
Gavin begitu terkejut mendengarnya, bagaimana tidak dia sangat tidak menyangka jika dia hidup di masa perang besar yang akan datang.
"Itu hanya sebuah simpulan yang samar-samar bukan" Gavin berusaha untuk tidak mempercayai tentang hal itu.
"Aku mengerti, aku juga tidak ingin mempercayai hal itu, tetapi ini benar-benar sulit kita terima, tenangkan diri kalian semua, kita pasti akan menang seperti yang lalu-lalu, Gavin aku mendoakan yang terbaik untukmu, aku meminta maaf jika memang ini adalah misi yang sulit bagimu, tapi aku memohon jangan sampai musuh seluruh mahluk berada di sisi para dewa iblis.
__ADS_1
"Aku mengerti aku akan memghentikannya"