Musuh Seluruh Mahluk

Musuh Seluruh Mahluk
part 35


__ADS_3

~Meluruskan kenyataan yang menyimpang~


*****


Pasukan malaikat kembali berkumpul di Gualum untuk mendikusikan tentang yang terjadi ditempo hari mengenai perang antara pasukan Kania menghadapi pasukan Yuzao si musuh seluruh mahluk.


Tak terhitung para pemimpin dari berbagai mahluk yang hadir dalam rapat tersebut.


Kali ini pemimpin dalam rapat tersebut adalah Jevan yang mana dia dikenal luas oleh kalangan sekutu dan juga pasukan malaikat, bahkan orang-orang menanggilnya dengan gelar tuan.


Setelah beberapa hal yang di bahas mengenai peperangan tersebut akhirnya Jevan merujuk pada satu hal.


"Pesan ini aku dapatkan dari Gox Armata selaku teman seperjuangannya Rasselof dulu, di dalam pesan tersebut bertuliskan jika saat detik-detik terjadinya peperangan antar kedua belah pihak, Rasselof melihat SANG RATU GUNUNG BERKAH berbicara dengan Yuzao si musuh seluruh mahluk" tutur Jevan membuat semuanya terkejut.


"Apa dia berniat berkhianat kepada kita?"


"Kurang ajar padahal dia juga sekutu dari kita, mengapa dia membiarkan Rasselof terbunuh dasar mahluk ******!"


"JELASKAN SEMUA INI DASAR BEDEBAH SIALAN, APA-APAAN MAKSUDMU ITU. INI ADALAH PENGHINAAN"


Serta masih banyak emosi yang meluap dari para petinggi lainnya, bahkan sebagian komando pasukan malaikat pun merasakan hal yang sama.


"Tenang-tenang... Kita akan mendengarkan dulu penjelasan dari Dianna selaku ratu gunung berkah" ujar Jevan.


"Lihatlah wajahku, apa aku terlihat seperti pengkhianat Jevan?" Ujar Dianna.

__ADS_1


"Wajahmu seperti seorang *******!" Maki Slijaor yang kali ini mewakili dari kaum Kania itu sendiri.


"Bahkan dia tidak sopan kepada tuan jevan"


"Cepat katakan apa maksud dari semua ini, kau juga berada di sana tetapi tidak ikut bertarung melawan pasukan si musuh seluruh mahluk, aku yakin jika kau bergabung dengannya maka hasilnya tidak akan seperti ini!" tegas Jevan mengulangi perkataannya.


"Kenapa aku harus menjelaskan dari awal sedangkan kita telah melihat banyak bukti, contoh saja mahluk menjijikkan yang menyatu dengan dirinya, kita sudah tau itu tercipta dari apa, kenapa kita musti mengurusi ini lagi" jawab Dianna.


"Aku mengerti jika mahluk itu tercipta dari pertukaran antar jiwa mahluk hidup dengan imbalan kekuatan dan dilakukan oleh iblisĀ  tetapi, penderitaan mereka hanya sedikit jika di bandingkan dengan kita yang terus memerangi kejahatan yang begitu kuat dan bengis, pengorbanan mereka tidaklah sia-sia" jawab Lufardo yang merupakan sekutu.


"Dunia Bahesa berada di langit ketiga, itu adalah kawasan yang dikuasai oleh pasukan malaikat, dan juga disana terdapat kaum Kania yang memimpin, tetapi kenapa bisa ada manusia suci disana" balas Dianna dan mampu membuat Lufardo bungkam dalam sekejap


"Mustahilkan jika disana ada manusia suci"


"Jika di langit ketujuh aku bisa memahaminya tapi di langit ketiga aku tidak bisa menyangka"


"Dari pada mencurigaiku sebagai pengkhianat kenapa tidak mencurigai pengkhianat yang lainnya, bukankah mereka juga mahluk yang tidak jauh dari pada iblis" ejek Dianna ke sekutu yang lainnya.


"Apa katamu!?"


"Dianna, ada apa yang terjadi padamu, seolah-olah kau tidak menyukai kami. Jika kau memang ada masalah dengan kami maka katakan saja, kita seharusnya bekerja sama karena kita sekutu. Tidak ada gunanya saling memanasi seperti ini" kali ini Gox Armata yang angkat bicara.


"Aku setuju dengannya"


"Aku juga"

__ADS_1


"Kita sudah tau jika kehidupan ini telah berjalan sangat lama hingga saat pertama kali diciptakan akhirnya 3 ras mahluk paling mendominasi alam semesta yaitu iblis, malaikat, dan manusia, tiga ras ini menyebar di seluruh alam semesta. Kita sampingkan ras manusia karena karena ras malaikat dan iblis mempunyai tingkat tempur yang sama. Walau seiring zaman para iblis selalu kalah dari para malaikat yang di nobatkan sebagai penjaga kedamaian alam semesta tetapi ras iblis mulai bangkit dari kertepurukan dan bisa menandingi kekuatan tempur dari ras malaikat. Tentu saja, mereka dibantu oleh sekutu mereka yang merupakan para pendosa, lalu tak tinggal diam ras malaikat membentuk pasukan sesuai kelompoknya. Lalu mencari berbagai seskutu yang pantas berada disisi mereka seperti orang-orang yang selalu menolong orang lain dari penindasan kejahatan. Tak berselang lama akhirnya kekuatan besar tak terbendung yang menjelma menjadi para Dewa Iblis dan Sepuluh Malaikat Terkuat pun muncul. Akhirnya disinilah berawal perang yang tak bersudahan antar kedua belah pihak hingga melenyapkan nyawa yang tak terhingga hingga memusnahkan miliaran ras seiring berjalan waktu pertempuran yang hanya reda sementara ini menimbulkan ketakutan bagi para malaikat hingga mereka pun mengikuti ras iblis dalam mencari sekutu yang kuat tidak peduli asal usul mereka dan bagaimana mereka bekerja. Hingga seperti sekarang ini, melakukan hal bengis yang sama dengan para iblis pun dianggap hal yang lumrah dan kematian mereka yang tak berdosa dianggap tak akan sia-sia, lalu apa gunanya kita melawan mereka sedangkan kita juga sama seperti mereka, jujur saja aku seperti seorang yang berjalan di kejahatan dan memerangi kejahatan pula" tutur Dianna panjang lebar


Gox Armata pun terdiam dan merenungkan hal yang dikatakan Dianna.


"Aku setuju denganmu tetapi aku ingin bertanya, jika memang cara pandangmu yang seperti itu. Lalu apa yang membuatmu dekat dengan simusuh seluruh mahluk?" Tanya Gowthang.


"Pada dasarnya para ras mahluk hidup memiliki 3 golongan, putih, hitam, dan abu-abu, golongan putih di isi oleh ras malaikat, manusia suci, dan mahluk suci lainnya seperti para peri dan dewi, mereka adalah ras yang memiliki jiwa murni kebaikan. Lalu golongan hitam yang berisi kejahatan di dominasi oleh para iblis, para pendosa dan pembuat kejahatan lainnya, lalu golongan abu-abu yang paling banyak di dominasi ras lainnya dimana mereka memiliki kejahatan serta kebaikan dalam diri mereka. Tetapi Yuzao berbeda, dia adalah orang yang memiliki hati yang jahat di penuhi kebencian dan amarah karena dendam kesumatnya tetapi dia tidak menyadari jika dia telah membuat kebaikan dan menyelamatkan banyak mahluk yang tertindas" jawab Dianna


"Jadi segala serangannya menuju sekutu kita juga ada alasannya, tetapi kenapa dia tidak mau berdikusi dengan kita, semuanya pasti akan mudah di perbaiki!?" Ujar Gowthang.


"Tanyakan saja pada teman masa kecilnya, dia pasti akan tau semuanya" ujar Dianna.


Tentu saja Gavin yang mendengar langsung terkejut, dia lansung berpikir keras tentang Yuzao, tetapi dia juga tidak dapat memahami seperti ada yang lupa di hidupnya.


Sesuatu yang ingin di buang malah semakin melekat seperti gunung dan tanah, tetapi sesuatu yang sangat penting malah terbuang begitu saja seperti angin yang berlalu.


"Kenapa aku?" Gavin menjawab dengan perasaan tidak mengerti sedikitpun.


"Kenapa?, Dia mengetahui semuanya tentangmu, tetapi kau benar-benar tidak berbalas budi" ejek Dianna.


"Aku sudah menceritakan semuanya kan, memang aku yang telah melakukan hal kejam kepadanya sehingga dia menjadi seperti sekarang ini, jangan sampai aku mengulangi kata-kataku lagi" ujar Gavin dia lansung tertunduk lesu.


"Hentikan, jangan memojokkan seseorang seperti itu. Lalu apa pemimpin dari dunia Minorse ada disini?" Ujar Jevan.


"Aku ada disini, Agnia pemimpin dari dunia Minorse"

__ADS_1


__ADS_2