Musuh Seluruh Mahluk

Musuh Seluruh Mahluk
part 26


__ADS_3

*****


Flasback beberapa waktu lalu.


Pasukan malaikat yang di pimpin oleh Gavin menemukan sebuah portal teleport.


"Ini tidak salah lagi ini adalah milik musuh seluruh mahluk" ujar salah satu bawahannya.


Sontak Gavin begitu terkejut mendengarnya.


"Baiklah kita akan segera masuk kedalamnya" ujar Gavin dengan sederetan harapan di hatinya, dia masih mengingat dimana dia mengatakan kepada seluruh malaikat yang ikut dalam rapat di gualum.


"Jangan pernah katakan hal ini pada seluruh orang yang ada di kota suci, karena keluargaku ada disana,"


Setelah mereka memasuki kedalam portal tersebut, tiba-tiba mereka berada di tempat yang begitu gelap dan portal tadinya tertutup.


"Apa kau yakin ini tempatnya?" Tanya Xiongbi.


"Karena aku merasakan aura yang kudapat dari korban-korban yang di bunuhnya." Jawabnya.


"Apa, kita sedang berada di dunia kehampaan!!"


Sontak seluruhnya begitu terkejut.


"Apapun yang terjadi segera naik ke atas, kita harus keluar dari zona mengerikan ini" ujar Xiongbi.


"Jika saja suatu akan terjadi pada kita maka tamatlah riwayat kita"


Sebuah kapal terbang tersebut segera menuju ke atas melewati dunia kehampaan, kegelapan, dan dunia bawah.


"Sudah jelas ini adalah jebakan, tidak ada satupun mahluk yang mamoh bertahan disini, kecuali mereka adalah sosok yang sangat kuat."


Tak berselang lama akhirnya Gavin melihat sesuatu, yang dia sadari adalah Yuzao. Dengan cepat dia pergi menuju ke arah Yuzao.


"Tunggu Gavin itu sangat berbahya bisa saja itu adalah jebakan!!" Teriak Xiongbi.


"Tidak ada waktu lagi, dia sangat cepat." Ujar Fate.


Saat Gavin sampe kesana, dia membalikkan tubuh tersebut, betapa terkejutnya dia, melihat sosok Yuzao yang masih kecil.


"Hidupku sudah hancur," ujar Yuzao sambil menangis tersedu-sedu.

__ADS_1


Kata-kata itu membuat Gavin begitu merasakan rasa sakit di hatinya. Gavin seolah tak bisa mengendalikan dirinya, dia memegang erat kepalanya.


"Arrrgghhhhhhhhhh" teriak Gavin. Sontak yang lainnya lansung membantunya lalu membawa kembali ke kapal mereka.


Alur nafas yang di keluarkan Gavin tidak beraturan sehingga dia butuh ditenangkan.


Tiba-tiba seluruhnya berubah menjadi warna merah.


"Apa manusia berambut merah tersebut telah mengganggu tidurku kembali, dasar manusia sialan!!!"


Sorot mata kuning menyala begitu besar sehingga membuat sebuah kapal raksasa yang mengangkut jutaan pasukan malaikat begitu kecil.


"Ini adalah tugas dari para pengendali kapal, sebisa mungkin kalian harus menghindari setiap serangan monster tersebut, dan selalu beri celah untuk para penembak meriam." Ujar Xiongbi.


Tak sampai disana dia lansung menfokuskan dirinya terhadap Gavin.


Banyak yang tidak menyangka, Gavin mampu terkena sebuah jebakan kecil seperti itu. Kondisi mental yang dialami oleh Gavin sudah terganggu sejak lama karena sebuah kesalahan yang dianggapnya sangat fatal dimasa kecil.


Setelah situasi Gavin tenang, dia tersadar jika seluruh pasukan yang tengah dipimpinnya telah dalam pertarungan melawan sosok raksasa yang sangat besar.


"Kau sudah tidak apa-apa?" Tanya Xiongbi.


"Sudah istirahatlah, biar kami yang mengurusinya, kalian naiklah ke atas sana, nanti kami akan menggunakan teleport." Ujar Fate.


500 prajurit menyerang dimana Fate adalah komandan mereka.


Mereka bergerak ke tangan mahluk tersebut membuat matanya terfokus pada pasukan yang dipimpin oleh Fate.


Dengan cepat mahluk tersebut mengoyangkan tangannya seolah ada semut kecil yang hinggap.


Tetapi pasukan Gavin kembali terkejut karena gravitasi tiba-tiba berubah mejadi ke arah kebawah.


Salah satu prajurit menggunakan sebuah kail yang mampu terkait ke bagian tubuh monster tersebut, tali tersebut menyebar ke arah prajurit lainnya sehingga mereka dapat meraihnya.


"Bersiaplah!!" Ujarnya lalu melemparkan pasukan Fate ke atas, dan kali ini mereka berada di perut monster tersebut.


"Apa, jadi ini adalah pasukan malaikat!" Ujar monster tersebut karena terlambat menyadari.


"Biasanya yang hanya sampai kesini hanyalah para mahluk yang bergerak dari dunia kegelapan. Tetapi mereka hanya akan mati sia-sia" sambung mahluk tersebut.


"LALU BAGAIMANA DENGAN MANUSIA BERAMBUT MERAH YANG KAU KATAKAN!!" Teriak Gavin.

__ADS_1


"Ah dia, dia memang pernah datang kesini untuk menundukkanku, tetapi dia tidak berhasil, karena aku tetap akan setia padanya para dewa iblis!!"


"APA YANG KAU TAU TENTANG DIRINYA?!"


"Berbicara denganmu yang merupakan seorang malaikat adalah sebuah aib, JIKA KAU INGIN TAU MAKA KALAHKAN AKU!" Ujar monster tersenyum lebar.


"SELURUH PASUKAN MUNDUR!!! BIAR AKU YANG AKAN MENYERANGNYA." perintah Gavin.


"terlambat sudah, karena mereka akan segera mati" ujar sang monster dimana sebuah serangan tiba-tiba menuju dengan cepat ke arah pasukan Fate.


Walau cepat dengan seketika tetapi Fate menyadari bahwa dia tidak akan bisa menghindar dan akan langsung mati dengan sekali serangan dahsyat seperti itu.


"Duaaarrrrrrrrrrt"


Tetapi keberuntungan masih memihak Fate karena Gavin menghalang serangan tersebut dengan penghalang yang dia gunakan.


"Jangan pernah lukai mereka yang beharga bagiku" ujar Gavin geram.


Sekali pergerakan tangan Gavin, seluruh pasukan malaikat yang bertarung sudah ada di dalam kapal, dan juga kapal di lapisi oleh perisai yang tebal, tentu saja itu adalah kekuatan yang dimiliki oleh Gavin.


Seluruh pasukan malaikat tak menyangka, baru kali ini Gavin seolah tak membiarkan mereka untuk mencampuri pertarungannya.


"Ada apa dengannya, kenapa dia melakukan hal itu, Gavin jangan bertindak sendiri!!" Ujar malaikat lainnya.


Disisi lain Fate hanya terdiam, dia rak bisa berkata apa-apa lagi untuk sementara ini.


Melihat situasi ini tentu membuat Xiongbi dengan mudah untuk menebak situasinya.


"Apa kalian tidak mengerti juga, kita sedang berada di dalam dunia kehampaan. Dunia paling dalam dan paling bawah di mana mahluk-mahluk legenda ada didalamnya, dengan cepat kirimkan situasi serta ciri-ciri mahluk yang sedang kita hadapi ke pasukan peneliti." Ujar Xiongbi.


"Aku tau Fate adalah orang yang mampu dengan cepat menghadapi situasi apapun, tapi kali ini. Kita melihatnya dimana Fate hanya bisa terdiam melihat sebuah serangan yang akan membunuhnya, itu artinya tidak ada yang bisa kita lakukan selain melihat pertarungan sang kapten melawan mahluk tersebut" guman Xiongbi.


"Tadi aku sedikit terekejut, aku melihat sesuatu yang tak pernah kuliah sebelumnya dari seorang Gavinstar, apa kau tau sesuatu Xiongbi" tanya Astrajingga


"Aku tidak tau pasti, tetapi Gavin pernah mengatakan, jika sosok Yuzao yang di juluki musuh seluruh mahluk, menjadi seperti itu adalah karena dirinya, dia merasakan rasa bersalah atas apa yang telah di lakukannya, hingga rasa bersalah tersebut terus menghantuinya hingga sekarang."


"Kenapa dia tidak mencoba terapi jiwa yang ada, itu pasti akan di sembuhkan"


"Karena kuatnya perasaan rasa bersalahnya, membuat jiwanya goyah secara permanen, sehingga metode apapun tidak akan berhasil kecuali Gavin sendiri yang mencoba menghilangkan."


"Jadi sekarang pertanyaanku seandainya Gavin bertarung melawan si musuh seluruh mahluk, apakah pertarungan menjadi berat sebelah"

__ADS_1


__ADS_2