Musuh Seluruh Mahluk

Musuh Seluruh Mahluk
part 30


__ADS_3

"DUAARRRRRRRRRRRR" suara hasil dari ledakan tembakan kapal GOW.


Yuzao menerima berbagai serangan.


Gavin merasakan setiap rasa sakit yang ada di tubuhnya, namun beberapa malaikat datang untuk melindungi dan menjauh dari lokasi pertarungan.


"Tolong murnikan tubuhku, di dalam tubuhku terdapat serpihan yang menyayat tubuh" ujar Gavin menolak untuk pergi dari medan pertarungan.


Tak ada pilihan dari para malaikat selain menyembuhkan tubuh Gavin.


"Seluruh pasukan malaikat serang dia dengan serangan jarak jauh, hindari pertarungan jarak dekat" komando Xiongbi.


Tetapi Yuzao malah menuju ke tempat Gavin berada, hal tersebut membuat Fate menghentikan Yuzao walau hanya sekejap mereka bertarung dengan sengit walau di akhirnya Fate harus merasakan kekalahan sekali lagi.


Farera datang dan menghalau Yuzao.


Farera mengadahkan tangannya ke arah Yuzao dan menghasilkan sebuah gelombang udara yang mendorong jauh Yuzao, walau tidak mematikan tetapi ini adalah serangan yang sangat efektif.


Tak berselang lama Fate kembali bertarung dan dia mengkombinasikan serangannya bersama Farera, lalu di susul oleh Italo beserta Gox Armata.


"Benar-benar menyebalkan, ini sama seperti dulu, disaat mereka merasakan kegembiraan bersama-sama sedangkan diriku hanya melihat kebahagiaan itu dari lubang kecil yang ada di ruangan yang kosong, sangat MEMUAKKAN" ujar Yuzao.


"Akan ku tunjukkan padamu Gavin apa itu arti rasa kehilangan, akan ku tunjukkan kematian mereka semua" sambung Yuzao sambil melawan balik tentu Gavin merasa terkejut.


Yuzao menghindar jauh dari medan peperangan menghindari berbagai tembakan dari kapal GOW, tak berselang lama dia menyerang pasukan malaikat yang mengejarnya, lalu Fate datang dan menebas perutnya.


Saat Fate berbalik arah betapa terkejutnya dirinya melihat Yuzao dalam keadaan baik-baik saja sedangkan prajurit malaikat malah terbelah perutnya persis apa yang seharusnya terjadi pada Yuzao.


"HENTIKAN INI PERTARUNGAN KITA BERDUA JANGAN SANGKUT PAUTKAN MEREKA" teriak Gavin.


Dalam sekejap Yuzao telah berada di depan Fate, lalu menyentuhnya dan membuat Fate mengalami ribuan luka di tubuhnya.


Dengan sekali ayunan tendangan, Fate terlontar ke arah bebatuan tajam.


"HENTIKAN!!!!"teriak Gavin menambah kecepatannya.


"Kejar aku jika kau bisa" ujar Yuzao memegang leher Fate dan langsung menjauh dari Gavin.

__ADS_1


Yuzao lansung menuju kebawah dengan kecepatan luar biasa, apa yang ada di depannya langsung di tabrak karena Fate sebagai tamengnya.


Gavin menyadari akan hal ini, dia hanya bisa menerobos batasnya karena jika dia menyerang maka luka dari Yuzao akan berpindah pada Fate.


Fate merasakan rasa sakit yang luar biasa, dia merasakan kabur di matanya, dia seolah ingin mati dalam keadaan ini.


Tak berselang lama cahaya putih dengan cepat menyelamatkannya, tentu saja Gavin dengan menendang Yuzao sehingga jauh terlempar.


Gavin tidak menyangka melihat kondisi Fate yang benar-benar hancur, darah mengalir dengan deras bak air terjun di tubuhnya. Fate benar benar sudah tak berdaya.


"Fate kau harus bertahan kau tau, kau teman yang selalu mendukungku, kau akan selamat" ujar Gavin tapi mata Fate hanya menatap kosong ke arahnya.


"Tidak mungkin, tidak mungkin!!!!!!" Gavin merasakan rasa sakit di hatinya. Dengan sekejap dia lansung tidak memaafkan Yuzao.


Gavin maju dengan cepat dan kuat menghajar Yuzao membabi buta, kilatan petir serta meteor pun turut ikut serta menghamtam Yuzao.


Sehingga Yuzao terdorong dengan tubuh penuh luka dan beregenerasi.


Lalu Gavin memegang tubuh Yuzao dan menghamtamkannya ke sebuah dunia, mereka turut bertarung di dunia tersebut sehingga pertarungan mereka bagaikan bencana besar bagi para penguhinnya, alur pertarunganpun akhirnya keluar dari dunia tersebut dan terus mengarah ke bawah.


Setelah 15 menit dari pertarungan dimana Gavin mampu menguasai pertarungan dan akhirnya dia berteriak kencang.


"APA YANG TERJADI PADAMU!!!" Teriakan itupun di akhirnya dengan tebasan di dada Yuzao.


Luka itupun tidak beregenerasi.


Tetapi Yuzao tampak bingun dengan apa yang barusan di katakan oleh Gavin.


"Sudah kuduga kau tidak akan bisa bertarung dengan kepala jernih menghadapinya, tapi aku rasa kalian memiliki kesamaan" suara itu hanya bisa di dengar oleh Yuzao sendiri tetapi Yuzao tidak merespon.


"Jika memang kau menjadi seperti ini karena kesalahanku di masa lalu, maka aku meminta maaf, dan kota bisa mencari cara lain untuk menyelesaikan ini!!" Sambung Gavin.


"Itu bukan salahmu, itu adalah salahku, salahku yang telah terlahir tidak sempurna. TIDAK... TIDAK....... INI BUKANLAH SALAHKU JIKA MEMANG SEPERTI INI KENAPA AKU HARUS HIDUP. INI SALAHNYA INI SALAHNYA YANG SUDAH MENUNJUKKAN NERAKA PADAKU, KENAPA AKU TIDAK BISA MEMBALASKAN DENDAM PADANYA PADAHAL DIA YANG TELAH MENGHANCURKAN SEGALANYA!!!" Bentak Yuzao sehingga tubuhnya memerah bahkan sekitarnya juga. Bayangan hitam tadi bercampur dengan warna merah nyala.


Tak berselang lama Yuzao akhirnya maju, sambil berkata.


"Ini salahnya!!!'

__ADS_1


Bahkan gavin tak mampu untuk menghindari gerakan cepat tersebut.


Sangat kuat dan cepat sehingga Yuzao menarik tubuh Gavin dan melemparkannya ke bawah, tak berselang lama tercipta ledakan besar dari hasil benturan Gavin terhadap dunia yang berisi banyak gas.


Tetapi tak menyudutkan Yuzao untuk terus bertarung.


Saat ini akhirnya Gavin dalam keadaan setengah sadar, serangan tadi sangat berdampak padanya. Yang dilihat olehnya sekarang adalah wajah Yuzao yang terus menyerangnya dengan membabi buta hingga akhirnya Gavin pun hilang kesadaran.


"Aku kalah" ucap Gavin.


Namun sebuah cahaya kilat datang.


Menyerang Yuzao hingga terseret ratusan meter.


"Apa kau tidak apa-apa anak muda" ujar orang tersebut.


"Siapa?" Gavin tak bisa melihat lagi, kata-katanya begitu lemah.


"Istirahatlah, kau akan segera pulih, biar aku yang menghadapinya." Ujar malaikat tersebut.


Yuzao sedikit terkejut melihatnya.


"Ohhh rasanya baru kemarin aku tidak melihatnya, mungkin sekitar 90 tahun yang lalu, jika dia berada di sini apa Xury telah kalah?" Ujar sosok yang berada di dalam tubuh Yuzao.


"Sang legenda dari pasukan malaikat yang selamat dari peristiwa besar 8 juta tahun yang lalu, hampir semua iblis pasti akan mengenalnya. Rojhin malaikat si musuh iblis." Ujar Yuzao.


"Sepak terjangmu di alam semesta jauh juga rupanya, sehingga kau tau siapa diriku" ujar Ronjhin.


"Tentu saja, mereka hanya tidak tau siapa yang kau hadapi, sehingga mereka melabelimu selamat dari peristiwa besar itu hanya karena keberuntungan belaka, benar-benar memuakkan mereka tidak tau apa-apa tetapi mereka dengan seenaknya menghakimi hasil kerja keras yang di lakukan seseorang. Orang-orang seperti itulah yang harus dimusnahkan dari alam semesta ini!" Ujar Yuzao.


"Itu bukanlah masalah, dan kau harus segera berhenti karena semua yang kau lakukan hanya membuahkan hasil berupa kesia-siaan" ujar Ronjhin sambil memasang kuda-kuda.


"HAH...... Keajaiban akan selalu ada bukan, kenapa kau yang harus memutuskan segala yang aku lakukan" jawab Yuzao mulai kesal.


"Karena yang kau hadapi bukanlah sosok yang bisa kau kalahkan dengan kekuatan ataupun tekad, yang ingin kau kalahkan adalah sang pencipta semesta alam, sang keadilan sejati." Ujar Ronjhin.


"Apanya yang keadilan!" Yuzao maju dengan cepat menyerang Ronjhin.

__ADS_1


__ADS_2