
Aku kebingungan apa yang sedang Bacchi lakukan, apa yang dia lakukan hingga meminta maaf padaku. Aku sudah menyuruh untuk jangan bersujud namun, dia tidak mendengarkan dan terus memohon maaf.
"Aku memerintahkan kamu Bacchi untuk berdiri tegak sekarang di hadapan saya!"
Tanpa sadar karena kesal tidak di dengar kan aku mengatakan semua itu, setelah mengatakan hal itu aku merasa seperti nyonya sungguhhan.
"Baik nyonya, sesuatu perintah anda."
Akhirnya dia mau mendengarkan,
"Jelas apa salahmu, sehingga membuatmu bersujud di hadapan saya."
"Kesalahan pertama saya tidak menunggu anda hingga selesai sarapan, kesalahan yang kedua saya membuat anda mengantar piring dan gelas sendirian ke dapur, yang ketiga saya tidak mengantarkan anda ke kolam pemandian, yang ke empat saya tidak memeriksa kembali suhu air di kolam pemandian, yang ke lima saya tidak menunggu anda saat di pemandian, yang ke enam saya tidak membantu anda di pemandian, yang ke tujuh saya tidak menyediakan baju untuk anda, yang ke delapan saya tidak mengatakan anda ke kamar kembali setelah dari pemandian, yang kesembilan saya telah lalai dari pekerjaan saya, yang ke sepuluh saya telah membuat anda mengalami semua kesusahan ini."
Wah, apakah memang harus sedetail itu, apakah semua harus di bantu oleh Bacchi. Aku ingin bebas di sini, apakah mungkin aku mendapatkan kebebasan itu.
"Bagaimana jika saya tidak ingin menghukum kamu?"
"Maka saya akan di keluarkan dari kastil lalu di asingkan."
"Bagaimana jika saya memaafkan kamu tanpa adanya hukuman?"
"Setiap kesalahan yang di perbuat harus mendapatkan hukuman setimpal."
Apa yang harus aku lakukan, aku kebingungan. Jika aku tidak menghukum Bacchi maka Bacchi akan di buang ( bahasa kasarnya ), tapi jika memberi hukuman aku tidak tau harus menghukumnya bagaimana.
"Jika berada di situasi yang sama, apa yang akan tuan lakukan?"
__ADS_1
"Tuan akan memberikan hukuman yang setimpal."
"Bisakah kamu memberi contoh bagaimana hukuman yang setimpal?"
"Jika melakukan satu kesalahan akan di beri hukuman berupa penjara bawah Tanah, orang yang bersalah akan di hukum selama satu hari tanpa makan dan minum. Jika melakukan kesalahan lebih dari tiga hari maka salah satu organnya akan hilang."
Aku sangat tercengang sampai tak bisa berkata apa-apa, bagaimana nasib Bacchi yang sudah menyebut sepuluh kesalahan.
Apakah jika tuan datang Bacchi akan di eksekusi.
"Apa saja yang bisa saya lakukan di kastil ini?"
"Nyonya bisa melakukan apapun yang nyonya mau."
"Sampai mana kekuasaan saya?"
Saat mendengar hal itu tiba-tiba aku memikirkan sesuatu, aku ingin membuat perubahan pada kasti penuh tanaman liar ini.
"Apa jaminan tuan tidak akan marah atas apa yang saya perbuat di pulau ini?"
"Saya tidak tau nyonya, tuan tidak memberi jaminan apapun."
Berarti masih ada kesempatan aku bisa kehilangan nyawa jika melakukan kesalahan di sini. Aku tidak boleh gegabah, tapi bagaimana caranya aku bisa kabur dari sini.
"Saya akan menghukum nanti saat tuan sudah kembali ke kastil."
"Baik nyonya, sesuai keinginan anda."
__ADS_1
"Sekarang pergilah!"
Sungguh kejam tuan pemilik kastil ini, semua perkataan Bacchi membuatku ketakutan untuk kabur. Bagaimana jika ketakutan aku akan di siksa bukan di bunuh. Jika di bunuh langsung aku tidak akan merasakan sakit tapi bagaimana jika di siksa,
"Aku takut..."
Apa yang bisa aku lakukan, apa yang akan aku lakukan, apa yang terjadi jika aku melakukan sesuatu, benar-benar tidak ada jalan keluar di otakku ini.
"Ayo tenang, ayo tenang, ayo tenang. Aaaa.... TENTU SAJA TIDAK BISA."
Aku akan bersembunyi di lemari saja, atau aku bisa bersembunyi di bawah tempat tidur, atau aku akan bersembunyi di balik pintu, tentu saja akan ketahuan bodoh.
Bagaimana jika aku melompat saja dari kamar ini, mungkin dengan begitu aku bisa kembali ke dunia asalku. Tapi bagaimana jika tidak.
Oh iya, aku belum mengganti pakaianku. Ah... Aku lupa menanyakan bagaimana cara aku bisa memanggil Bacchi dari jauh. Aku sangat syok melihat Bacchi bersujud di hadapanku hingga membuat aku lupa dengan hal yang lain.
Apakah tidak ada pakaian yang lain di kamar itu, seingatku Bacchi membawa sesuatu saat memasuki kamar. Dimana, dimana itu.
"Ketemu!"
Kotak, jadi yang di bawa oleh Bacchi tadi adalah sebuah kotak. Apakah aku boleh membukanya, aku pikir itu boleh. Karena Bacchi membawa ini ke kamar aku, bukankah ini berarti milikku. Tapi bagaimana jika di hanya tidak sengaja terbawa, kenapa semua yang terjadi di sini sangat membingungkan.
Sudahlah, aku memutuskan dengan segenap hati dan kesiapan hati menerima apapun yang akan terjadi jika aku membuka kotak ini. "Satu, dua, ti...ga."
Setelah aku membuka kotak itu, ada sebuah baju berwarna hitam.
__ADS_1