My Boyfriend Is A Badboy

My Boyfriend Is A Badboy
Ep.11 Kepikiran Raihan


__ADS_3

•••••••••••••


Saat tiba di rumah Kayla. Kalya langsung masuk kedalam rumahnya. Kayla mendengar ada suara seperti ada pertengkaran.


"Ma....Pa......" panggil Kayla pada kedua orang tuanya. namun tidak ada jawaban.


"Siapa yang bertengkar tengah malam seperti ini.!" Gumam Kayla sambil berjalan kearah suara pertengkaran


•••••••••


"Sayang, kita harus pergi ke Korea. ayah kamu menyuruh kita untuk datang kesana." ucap Robert Ayah Kayla.


"Maaf sayang, bukannya aku ingin membantahmu. tapi aku tidak ingin bertemu dia." tegas Kimberli mama Kayla.


"tapi kim, Dia adalah ayahmu, dan dia ingin melihat Kayla.


"tidak, aku tidak akan pergi menemuinya. jika, orang tua itu meminta Kayla untuk ikut bersama kita ke Korea.. aku tidak akan membiarkan Kayla bertemu orang seperti dia." bentak Kimberly mama Kayla.


"bagaimana pun Kayla juga cucu dia, dan masih ada darahnya yang mengalir di tubuh kayla." kata Robert sambil memeluk Kimberly.


"Kayla anak kita berdua mas, bukan anak dia. jadi dia tidak berhak ketemu kayla." tegas kimberly sekali lagi dan melepaskan pelukan Robert.


"Dia sudah melihat Kayla. jadi buat apa lagi dia mau melihat Kayla." ucap Kimberly sambil menghapus Air matanya.


"Ayahmu baru melihatnya sekali, saat Kayla berumur 1 tahun." kata Robert


"aku....aku hanya tidak ingin Kayla bertemu dengannya sayang, aku takut dia akan menggambil Kayla." ucap kimberly dengan tangis pecah dipelukan suaminya..


••••••••••••••


Kayla mendengar semua percakapan kedua orang tuanya... dan dia hendak masuk ke kamarnya agar tidak ketahuan oleh kedua orang tuanya kalau dia sudah mendengar percakapan orang tuanya.


"kenapa mama tidak ingin ketemu kakek? iyayah, aku sendiri belum pernah melihatnya sama sekali." celetuh Kayla.


"apa karena kakek tidak menyukaiku, makannya mama ngak mau ketemu sama Ayahnya lagi." ucap Kayla dalam batinya tanpa sadar dia telah meneteskan Air mata.

__ADS_1


"ingin ketemu Raihan. Andai Raihan ada disini. mungkin dia akan mendengarkanku" ucap Kayla yang spontan keluar dari mulutnya


"astaga, kenapa aku bisa kepikiran sama Raihan.... masa iya... sudalah jangan kepedean Kayla.." kesal Kayla pada dirinya sambil memukul-mukul pipinya


•••••••••••••••••


Esok Harinya


kali ini Kayla di antar oleh Orang tuanya, biasa dia di antar pak Ujang, tapi kali ini berbeda.


"sayang, sebentar mama dan papa akan berangkat ke korea menemui kakekmu. kamu baik baik dirumah yah,,, " Kata kimberly dengan penuh kasih sayang.


"kalau bisa, Kayla ajak teman main ke rumah. biar Kayla tidak bosan saat Papa dan Mama nggak ada disini selama 2 minggu." sambung Robert.


"iya Ma, Pa, nanti Kayla ajak Nisa dan Evan kerumah. Kayla sekolah dulu ya, Mama dan Papa hati-hati di jalan ya." jawab Kayla sambil turun dari mobil.


••••••••••••••


Kelas


"Kayla, sebentar kita main kerumahmu." ucap Nisa.


"ok, Evan ikut juga kan." seru Kayla.


"hohoho, ikut dong. masa iya gue ikut." ucap Evan dengan semangat.


setelah selesai mereka berbincang-bincang mereka pergi kekantin untuk makan.


••••••••••••••••••


Kantin


sampainya dikantin... mereka membeli makanan dan duduk dipojokan. ditengah perbincangan mereka..


tiba tiba ada yang mendekat kearah meja mereka.. semua orang membuka jalan untuknya karena takut dihajar oleh Raihan.

__ADS_1


Raihan berjalan dengan santai dengan gaya coolnya membuat semua orang jatuh cinta. namun setiap ada orang yang menatapnya dengan tatapan menyukai, Raihan langsung menatap dingin dengan aura membunuh..


"Nih, minuman buatmu." Ucap Raihan dengan Dingin sambil meletakan minuman didekat Kayla.


"i-ini untuk apa rai?" tanya Kayla gemetar.


"Reaksi macam apa itu, kau takut denganku?." ketus Raihan dingin


"s-siapa bilang aku takut. aku hanya heran dengan sikapmu, Raihan." jawab Kayla sambil melihat Raihan


"hmm, ini minuman buatmu. aku ganti minuman yang waktu itu kamu kasih ke aku." ucap Raihan menghela nafas sambil duduk didekat Kayla.


siswa yang menyaksikan mereka, sampai terheran heran melihat Kayla dan Raihan seperti itu. bahwa Raihan akan menjadi jinak jika dekat Kayla, dan akan menjadi singa saat jauh dari Kayla.


Nisa dan Evan pun tidak dapat berkata kata lagi, dan hanya fokus pada makanannya.


"Baiklah. aku terima." ucap Kayla sambil mengganggukkan kepalanya.


Tanpa menjawab perkataan Kayla. Raihan pun beranjak dari tempat duduknya dan berniat pergi dari tempat itu, karena menjadi tontonan orang-orang. namun dihadang oleh Kayla.


"mau kemana? kamu harus disini temanin aku makan... kamu juga harus makan." ucap Kayla sambil memalingkan mukannya karena malu. Muka Raihan pun menjadi merah setelah mendengar perkataan Kayla.


"Baiklah, aku akan disini... puas?." kata Raihan sok dingin.


"kalau begitu aku juga mau makan disini untuk nemanin Kayla. aku ngak bakal biarin Berandalan ini nyakitin Kayla." selah Dion berjalan menuju meja mereka...


"Kayla tidak memanggil mu upil. terus ,kenapa kesini? cari mati lo?." ucap Raihan Kesal.


"sudah-sudah. berantemnya jangan disini, malu tau dilihatin orang... kalian berdua duduk disini saja, temanin aku, puaskan." selah Kayla menghentikan mereka sambil memakan makanannya.


mereka akhirnya makan bersama dengan tenang, setelah makan. mereka langsung pulang, Raihan menawari tumpangan buat Kayla. tapi Dion juga ingin ikut, dia tidak akan membiarkan Kayla berduan dengan Raihan.


••••••••••••••


{Mohon Maaf ya🙏🙏, terlalu banyak Typonya. jangan lupa Like dan Komentarnya ya teman"}

__ADS_1


__ADS_2