
•••••••••••••••
saat meresa pikiranya sudah agak baikan. Raihan mengantar Kayla pulang kerumah....
selama diperjalan Kayla terus melamun. tanpa memperhatikan Raihan.
"apa yang sedang dipikirkan Kayla?." tanya Raihan dalam batinnya.
Raihan ingin menegur Kayla. tapi dia takut kalau Mood Kayla akan hilang.
mereka tiba dirumah Kayla.. Raihan ikut turun dari mobil dan mengantar Kayla sampai gerbang rumahnya. Mereka masih canggung satu sama lain...
saat Kayla melangkah. Tiba-tiba langkahnya terhenti dan membalikkan badanya. dan menahan langkah Raihan untuk masuk kemobilnya.
"tolong jangan berbalik Rai. biarkan untuk tetap seperti ini saja. Karena ada hal yang ingin keberitahu padamu." ucap Kayla sambil memeluk Raihan dari belakang.
"aku harus mengikuti kata hatiku. pilihanku adalah Raihan.. sebelum aku menyesal. Hanya dia yang mengizinkan ku untuk masuk dikehidupannya." ucap Kayla dalam Batinnya.
Langkah Raihan terhenti karena pelukan dari Kayla. dia ingin berbalik namun dicegah oleh Kayla.
"Raihan.. terimakasih karena sudah menyukaiku..." ucap Kayla sambil menitikan Air mata.
"kay,, apa kau berencana untuk menolakku? aku bisa menunggumu.. jadi____" ucap Raihan terhenti..
"jangan lanjutkan Rai,,, aku tidak menolakmu.. aku hanya bahagia dicintai olehmu.. dan Hatiku sudah terlanjur memilihmu." ucap Kayla menghentikan perkataan Raihan. dan melepaskan pelukannya dari Raihan.
"sungguh?? aku hanya takut. kalau pengakuanku tadi malah membuatmu tidak nyaman dan akan menjauhiku.. aku sangat menyayangimu Kayla.. jadi tolong berhentilah menangis." ucap Raihan dan berbalik badan kearah kayla. dan menghapus air mata kayla.
"aku tidak akan menjauhimu.. bagaimana mungin aku menjauhi seseorang yang kusayangi." ucap Kayla membuat Raihan Terharu akan perkataanya.
" Dan aku menangis bukan karena sedih... melainkan aku menangis karena bahagia Rai.. Raihan aku mohon. jangan perna berantam lagi, baik dengan Dion atau orang lain." sambung Kayla sembari tersenyum manis pada Raihan...
__ADS_1
"terimakasih Kayla..Tapi___." lagi-lagi perkataan Raihan terhenti dibuat Kayla.
"tidak ada tapi tapian. kamu boleh dingin dengan semua orang tapi jangan denganku. dan kamu beloh berantam jika kamu sedang membelah dirimu." kata Kayla pada Raihan dan hanya dibalas senyuman oleh Raihan...
"Baiklah, sekarang masuklah. udara malam ini sangat dingin. kamu bisa sakit jika berlama lama diluar..." ucap Raihan sambil menutupi kepala Kayla dengan Hoodie yang digunakan Kayla.
"Jika aku sakit. kamu yang tanggung jawab. aku berlama-lama diluar rumah itu karenamu. heheh." jawab Kayla sambil tertawa.
Raihan melihat Kayla tertawa seperti anak kecil. membuatnya gamas melihat Kayla. Dan membuat Raihan ingin mencubit pipih kayla, tapi dia mencoba untuk menahannya dan memalingkan mukanya karena memerah.
"Baiklah.. salahku jika kamu sakit nanti. karena membawamu keluar. bosok pagi aku akan menjemputmu...." kata Raihan pada Kayla sembari mencubit gemas pipi pacarnya itu..
"Baiklah... aku akan menunggumu.." ucap Kayla sembari tersenyum manis pada Raihan.
Kayla pun masuk kedalam rumah dengan perasaan bahagian dan sesekali mencuri pandangan pada Raihan yang masuk kedalam mobil..... Sementara evan dan Nisa sudah merajuk karena Kayla pergi terlalu lama....
"hmm udara diluar cukup dingin hingga membuat wajahmu merona." Lirih Nisa.
Kayla hanya tersenyum melihat tingkah kedua sahabatnya yang sedang merajuk. dia pun menghampiri kedua sahabatnya yang sedang duduk di dalam kamarnya...
"Maafkan aku, sudah keluar terlalu lama." ucap Kayla sambil memeluk Nisa.
"Terus Berandalan itu dimana? apakah sudah pulang?." ucap Evan dengan ketus.
"jangan memanggilnya seperti itu. dia tidak seperti yang kamu pikirkan." bentak Kayla pada Evan.
"lah,,, kok lo yang emosi sih. lo suka ya sama bayboy itu??." tanya Evan.
Kayla tidak menjawab perkataan Evan dan langsuk pergi ketempat tidurnya karena kesal dengan Evan....
Nisa dan Evan berencana untuk menginap dirumah Kayla..
__ADS_1
Evan Dan Nisa yang melihat ada perubahan pada diri kayla. mereka merasakan ada sesuatu yang disembunyikan Kayla.
"nis.. apa aku salah ngomongnya??" tanya Evan pada Nisa...
"nggak tau juga... yuk tidur. besok harus sekolah." jawab Nisa.
mereka akhirnya mengikuti Kayla untuk tidur.
Evan keluar dari kamar kayla. dan tidur dikamar yang lain, Sementara Nisa tidur seranjang dengan Kayla.
•••••••••••••
Keesokan Harinya
Kayla dan sahabatnya bersiap-siap kesekolah. sebelum berangkat,,, mereka Sarapan terlebih dahulu.
"Non. mobilnya sudah siap." ucap Pak Ujang.
"Pak. hari ini kami dijemput teman. jadi pak ujang tidak perlu mengantar kami hari ini." jawab Kayla dengan senyum indahnya.
"hah? dijemput teman? siapa teman kayla selain kami? apa yang menjemput ini Dion?." tanya Nisa dalam batinnya.
Saat mereka melanjutkan sarapan. tiba-tiba bel rumah berbunyi... ini pertama kalinya bel rumah kayla berbunyi dipagi hari... Nisa dan Evan bertanya-tanya siapa yang menjemput.
"Non, den Raihan sudah menunggu didepan." ucap Bi Ira pada mereka. mendengar perkataan bibi, Kayla langsung beranjak Dari tempat duduknya begitupun dengan Nisa dan Evan.
"ayo.. berangkat..." Ucap Kayla pada Raihan. dan Raihan hanya melemparkan senyum pada Kayla dan mengenggam tangan Kayla.
sedangkan Nisa dan Evan saling tatap-tatapan. karena mereka melihat Kayla dan Raihan seperti orang yang sedang berkencan. mereka berencana akan mempertanyakan semuanya pada Kayla saat dia tidak bersama Raihan..
•••••••••••••••
__ADS_1
{Mohon Maaf Ya🙏🙏 Terlalu Banyak Typonya. Jangan Lupa Like Dan Komentarnya ya Teman"}☺