My Boyfriend Is A Badboy

My Boyfriend Is A Badboy
Ep.27 Pecahan Dari Masa Lalu


__ADS_3

••••••••••••••


Raihan masih melanjutkan perdepatannya dengan Dion. pikirannya sangat kacau, sehingga keluh kesanya yang selama ini dia pendam kini tak dapat lagi menahannya.


"Hah.. Sahabat? aku tidak berna bersahabat denganmu, aku tidak melupakannya. tapi aku ingin melupakannya." jelas Raihan sambil tertawa sinis. Dion hanya terdiam mendengar perkataan itu.


"ironis sekali... persahabat kita itu hancur karenamu... aku membencimu sejak saat itu. apa kau tau itu? dan kau datang dan mengatakan padaku bahwa kau sahabatku." Sambung Raihan yang masih mencoba menahan amarahnya.


"saat itu pikiranku sedang kacau.. aku tidak punya pilihan lain.. aku sangat menyesali itu. aku tahu, kini kau sangat membenciku. tapi aku sangat tulus mengatakan semua ini." jelas Dion yang juga merasa sangat bersalah.


"Harusnya kau mengatakan semuanya padaku dan Rangga. penyasalanmu tidak ada gunanya.. semua sudah hancur. dan itu salahmu." Jelas Raihan. dan amarah Raihan semakin menjadi-jadi.


"hah. aku sangat membenci ini,. aku dipertemukan dengan seseorang yang sama sekali tidak ingin aku temui lagi dengan mencintai Wanita yang sama." ucap Raihan. air mata Raihan pun terjatuh membasahi pipinya.


"Aku sangat menyangi kalian berdua. penyesalanku sangat terlambat, apa kau tahu. saat kau pergi meninggalkan kota ini. aku tidak perna lagi keluar dari kamarku, hingga satu ketika aku mendengar kabar bahwa kau kembali." jelas Dion yang juga menitikan Air matanya.


"Aku sangat ingin bertemu denganmu, namun apa yang aku dapat, kau berubah menjadi sangat dingin. dan tidak perna menerima perteman siapapun. dan itu semua karenaku. andai saja aku tidak mendapatkan ancaman itu. hubungan kita tidak akan seperti ini sampai sekarang." sambung Dion mencoba menjelaskan semuanya.


Evan yang mendengarkan percakapan mereka kini mengetahui penyebab Raihan berubah menjadi anak nakal. karena kini dia tidak percaya lagi dengan adanya sahabat. namun dia masih belum Tahu apa penyebab mereka bertengkar.

__ADS_1


"siapa yang mengancammu? dasar bodoh. kepintaranmu tidak berguna saat situasi yang seperti itu. harusnya kau mengatakan pada kami. biar kita bisa mencari jalan keluar bersama-sama. karena kebodohanmu itu telah mengambil nyawa orang. dan aku sangat membenci itu." Bentak Raihan pada Dion, dan hanya menonjok dinding Karena kesal.


"maafkan aku.." ucap Dion dengan menitikan air matanya.


"terlambat sudah... se___" ucapan Raihan terhenti.


"AKU TAHU SEMUANYA SUDAH TERLAMBAT." ucap Dion memetong ucapan dengan nada yang tinggi.


"Kau akan membenciku. dan tidak akan memaafkanku, tapi aku tetap berfikir Kamu adalah Raihan yang selama ini aku kenal. Hanya saja kamu berubah karena kebencian didalam hatimu. beri aku satu kesempatan untuk memperbaikinya Han." ucap Dion yang masih menitikan air Matanya.


"Mereka mengancamku akan memisahkan kita bertiga jika aku tidak memberitahu tentang Rangga. mereka berjanji tidak akan memisakan kita bertiga jika aku menceritakannya. ternyata aku telah ditipu dengan begitu mudah. aku sangat menyesal." jelas Dion dengan tangisan yang pecah karena mengingat kembali memory yang sangat menyakitkan.


pikiran Raihan semakin kacau dan menendang semua yang berada dihadapannya. Sehingga membuat Evan kaget dan terjatuh dari persembunyiannya.


"sial. aku tidak ingin ketahuan bahwa aku perna bersahabat dengan anak ini." Gerumuh Raihan dalam batinnya.


karena emosi. Raihan langsung menghampiri Evan. dan menariknya dengan kasar. Raihan tidak menyangka ada yang mendengarkan percakapan mereka.


"kau mendengar semuanya?" ucap Raihan dingin dengan mata yang memerah. dan Evan tidak bisa membuka mulutnya karena ketekutan saat melihat Raihan sedang marah besar..

__ADS_1


"beritahu padaku. apa saja yang kau dengar bodoh." bentak Raihan.


"Lepaskan Raihan.. bukan seperti ini cara mempertanyakan sesuatu." salah Dion sambil melepaskan tangan Raihan dari Evan.


"jangan ikut campur. ini semua karenamu." ucap Raihan dingin.


"Iya salahku, salahkan saja diriku. jangan Evan." bentak Dion kembali. dan tidak Dihiraukan oleh Raihan.


"i-iya,, a-a-aku mendengarnya. ba-bahwa kalian perna bersahabat. dan ada salah satu teman kalian yang me-meninggal. ta-tapi itu semua tidak sengaja. a-aku hanya diutus Kayla untuk mencari kalian berdua." Selah Evan mencoba jujur dengan terbata-bata karena ketakutan.


"Sial..." kesal Raihan sambil memukul bunga yang berada disampingnya.


"dengar ya. jangan sampai kau membocorkannya. atau aku tidak akan tinggal diam terhadapmu. dan Katakan pada Kayla aku sudah balik lebih dulu." Ancam Raihan kesal dan pergi meninggalkan mereka.


"tidak perlu takut Van, ada aku, Raihan tidak akan melakukan hal jahat terhadapmu, Dia sebenarnya anak yang baik." jelas Dion mencoba menenagkan Evan yang ketakutan.


•••••••••••••••


{Maaf Ya🙏🙏 Terlalu Banyak Typonya. Jangan Lupa Like Dan Komentarnya ya Teman"}☺

__ADS_1


__ADS_2