
•••••••••••••
Dion melihat dan mendengarkan pembicaraan Kayla dan Raihan, cukup membuat hatinya terluka,, karena ini pertama kalinya dia melihat Kayla khawatir, dan ke khawatiran Kayla hanya ada saat Raihan terluka.
Dan akhirnya Dion meninggalkan mereka berdua, karena dengan melihat Kayla yang terus bercanda dengan Raihan hanya membuat hatinya semakin terluka.
•••••••••••••
"Nah,,, kalau begitu kita balik ke kelas yuk, keburu ibu masuk." ajak Kayla pada Raihan.
saat Kayla beranjak dari tempat duduknya, tiba-tiba Raihan menarik tangannya.
"Tu-tunggu dulu, Na-Na Nama lo siapa!?." tanya Raihan terbata-bata, dengan nada suara yang kecil, bagi Raihan ini pertama kalinya dia menanyakan nama wanita..
"Hmmm, Nama gue Kayla, jangan lupa lagi ya,, karena gue teman sekelas lo,,,," jawab kayla sambil menatap Raihan dengan senyuman.
"lo, beneran serius sama omongan lo!? kalau lo ngak takut sama gue.?" Tanya Raihan yang masih memegang tangan Kayla.
"iya, gue serius kok, bahkan lo bisa manggil gue, kapanpun lo butuh, gue bakal selalu ada buat lo!" jawab kayla dengan tulus.
"lo ngak bercandakan!?" kata Raihan yang masih tidak percaya.
"Humpt, iyalah,,,, bahkan lo boleh nganggap gue sebagai teman lo, yah itupun kalau lo mau, karena gue udah nganggap lo sebagai teman gue, tanpa persetujuan dari lo." jawab Kayla sambil mencubit pipi Raihan.
"Hmmm. yuk, balik ke kelas." ucap Raihan sedikit mengalihkan pembicaraan, sambil berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju kelas, namun seketika langkanya terhenti,,,
"Raihan,,,,, anu,,,, lo mau terus-terusan memegang tangan gue, sampai kekelas?" Kata kayla.
__ADS_1
"ehh, Maaf..... gue lupa, .... a-ayo sebelum ibu masuk." ucap Raihan, sambil melepas tangan kayla dan berjalan sangat cepat karena malu,,,,
••••••••••••••
setelah pelajaran selesai, Kayla marasa ada yang aneh pada Dion, tiba-tiba Dion menjadi dingin dengan Kayla, bahkan dia pun menghindari kayla.
"shutt. kayla,,". panggil Evan
"eh. iya, kenapa van?" tanya kayla, tapi matanya tertujuh pada Dion yang bergegas keluar kelas.
"lo berantem ya sama Dion?" tanya Evan
"ngak kok, gue aja ngak tau kenapa Dion tiba-tiba jadi dingin gitu." ucap Kayla dengan murung.
"tapi dia, dinginnya sama lo doang la," sambung Nisa.
tanpa menjawab Kayla pun berlari keluar kelas mencari Dion,,,,
"permisi, maaf ganggu, kalian ada liat Dion ngak!?" tanya kayla.
"tadi gue liat naik ditangga itu, kayaknya mau ketemu sama Arya dan Ica,". jawab mereka.
"Arya dan Ica? siapa mereka?." tanya kayla lagi pada mereka.
"Kayla ngak tau ya,, Arya dan Ica itu sahabat dekat Dion." jelas mereka pada kayla.
"oh baiklah, makasih ya." ucap Kayla sambil berjalan ke arah tangga.
__ADS_1
Kayla mendengar suara Dion,,, Dan terus berjalan ke arah suara itu.
•••••••••••
"kemana aja lo yon?" tanya Ica
"yaelah Ca, lo ngak tau aja, Dion kan lagi PDKT sama Kayla." Kata Arya
"Hah! jadi lo beneran suka sama dia." tanya ica.
"ngak, kita hanya temanan kok, ngak ada pikiran mau pacaran sama dia." ucap Dion dengan ketus.
"iya, gue suka dia, suka banget, tapi hati ini sudah terlanjur terluka," kata Dion dalam batinnya.
•••••••••••••
Kayla mendengar ucapan Dion tadi, dan membuatnya sakit hati, karena selama ini dia menyukai Dion, tapi tidak ada yang tau,, Kayla pun berlari menuju kelas, dan mengambil tasnya bergegas untuk pulang
kayla lupa bahwa hari ini pak ujang tidak menjemput, Kayla berlari menuju halte bus, ditengah perjalanannya hujan turun dengan deras,, membuat hatinya semakin bersedih.
"Hujan kamu turun disaat yang tepat.... kamu turun untuk menghapus air mataku." ucap kayla dalam batinya.
kayla pun tersadar. ternyata dia ngak membawa uang sepeserpun...... akhirnya dia memutuskan untuk menunggu hujan redah, walaupun seluruh tubuhnya sudah basah kuyub.....
••••••••••••••••
{Mohon Maaf🙏🙏 Ya, Apabila Terdapat Kesalahan Dalam penulisannya, Jangan lupa Like Dan Komentarnya ya Teman"}
__ADS_1