My Boyfriend Is A Badboy

My Boyfriend Is A Badboy
Ep.38 Curhatan Nisa


__ADS_3

selama perjalanan Kayla hanya bisa diam dan sesekali melihat ke arah sahabatnya itu. hanya ada suara tangis Nisa yang mengisi kesunyian sepanjang jalan.


terlalu banyak mengeluarkan air mata membuat Nisa kelelahan akhirnya dia tertidur dalam perjalanan. membuat Kayla perihatin pada sahabatnya itu.


"siapa Sa? siapa yang buat kamu kek gini? aku akan memarahinya untukmu.." ucap Kayla melikir Ke Arah Nisa. kemudian dia memutar lagu untuk mengisi kesunyian. yang tadinya penuh dengan suara tangis Nisa Kini berilah menjadi seputar music korea kesukaannya.


sesampainya mereka dia Rumah. Kayla mencoba membangunkan Nisa yamg tertidur pulas. saat membangunkan Nisa. hanya satu kata yang keluar dari mulut Nisa.


"Van" panggil Nisa dengan mata tertutup, membuat Kayla semakan diselimuti banyak pertanyaan.


"Van? siapa dia? kok namanya ngga asing. masa iya Evan kan ngga mungkin. mereka aja udah seperti tikus sama kucing. terus Van yang mana dong. kong jadi pusing gini. Nisa kalau dekat atau suka sama seseorang pasti ngomong. tapi selama ini Nisa ngga perna ngomong tentang cowok yang di taksirnya.. hanya sekedar fans sama cogan doang." Ricu Kayla. akhirnya Kayla kembali membangunkan Nisa yang tertidur.


"Sa, Sa, Nisa bangun, ini aku. Kayla. kita udah sampe rumah."

__ADS_1


"ah iyaiya maaf aku ketiduran yuk turun." ucap Nisa dengan kaget dan langsung keluar dari mobil tanpa melihat ke arah Kayla. entah kenapa ia ingin menghindari tatapan matanya bertemu dengan Kayla.


Kayla sangat paham dengan Nisa, iapun menghargai sikap Nisa sekarang. dan lekas turun dari mobil. saat masuk kedalam rumah dia tidak mendengar suara nisa. dia yakin pasti sahabatnya itu sedang mengurung diri dengan mengunci pintu dan rebahan sambil menutupi diri dengan selimut dikamar tanpa melepas seragamnya


Kayla pun mengambil kunci cadangan di dalam Laci lemari TV. sesuai dugaannya, Nisa melakukan hal yang sama dengan yang dipikirkan olehnya. ia pun memghampiri Nisa.


"ngga mau cerita Nih? Sa sini cerita sama Aku." ucap Kayla namun tidak Ada respon dari Nisa.


"tentu saja itu hanyalah cerita karangan yang kamu buat untuk menghiburku. emang kamu punya kisah kalrm seperti itu. kamu cantik baik. masa sih dia nolak." ucap Nisa membuka sebagian selimutnya namun masih menutupi mulutnya.


"tentu saja itu kisah nyataku. percintaanku tidak semulus itu.. setiap orang berbeda beda. mungkin aku belum mencapai tipenya." ucap kayla sambil tersenyum. Nisa pun memperbaiki posisinya dengan posisi duduk dan bersandar di jarang.


"apa aku bisa cerita ke kamu?" mendengar pertanyaan Nisa membuat Kayla menghelas Nafas dengan kasar.

__ADS_1


"perna ngga sih aku larang kamu buat cerita? Nis Kamu itu sahabat aku. kamu bebas mengeluarkan semua kegelisahan hatimu padaku. aku akan menjadi pendengar dan pemberi nasehat yang baik untuk sahabatku ini" ucap Kayla sambil menjitak kepala Nisa.


tanpa menunggu lama, Nisa pun menceritakan semuanya. dari awal hingga akhir. membuat Kayla Kaget.


"What? As long as it's sa? you liked him that long? setia banget kamu nunguin" Kayla pun langsung memeluk Nisa, entah kenapa hatinya ikut mellow saat mendengar cerita Sahabatnya.


"udah Kay, jangan bilang Ke Rehan ya. aku malu. aku ngga mau janggung. tapi setiap dia melontarkan kata kata itu sangat sakit. tadi dia bilang aku penganggu. dia pengen tenang. berarti selama ini dia ngga tenang. hiks hiks" air mata Nisa mulai berjatuhan, Kayla hanya bisa diam menepuk nepuk pundak Nisa dan membirikannya tissu.


"pahal hiks, aku hiks sudah berusahah hiks untuk terlihat hiks, baik baik saja hiks. tapi perkataannya tuh hiks sangat menusuk hiks hiks hiks." ucapnya sambil menangis.


"udah. kalau nangis ya nangis. kalau ngomong ya ngomong. jangan di borong semua dong. masa iya nangis sambil ngomong." ejek Kayla.


"apaan sih Kay. ngga jadi sedih nih" ucap Nisa mereka pun saling pandang dan akhirnya mereka berdua tertawa bersama.

__ADS_1


__ADS_2