
••••••••••••
Setelah mengantar Kakeknya. Raihan dan Dion kembali kerumah. karena sadar bahwa Kayla sedari tadi menunggu dikamar Raihan.
Mereka bergegas kerumah Raihan. takut Kayla akan kesal karena membuatnya menunggu. mereka akhirnya sampai, Raihan dan Dion berlari masuk kedalam rumah dan menuju kamar Raiha.
Mereka melihat Kayla sudah tertidur dengan nyenyak. dan mereka juga tidak tega membangunkan Kayla.
"Telfon saja bi Ira atau pak Ujang. Katakan kalau kayla menginap disini untuk malam ini." ujar Dion.
"Dan aku juga akan menginap disini untuk mengawasimu." sambung Dion dengan dingin.
"Baiklah, baiklah. jangan melihat seperti anak nakal.." sahut Raihan..
"kau memang anak nakal. apa selama ini kau tidak menyadarinya." jawab Dion dingin.
"walaupun nakal. aku tidak pernah bermain perempuan sepertimu... aku akan menjaga Tiga wanita." jawab Raihan dengan sombong.
"aku hanya gonta ganti pacar. bukan bermain berempuan....kau harus menjaganya." Ucap Dion.
"EEEHHH. Tiga perempuan?????" sambung Dion yang baru menyadari ucapan Raihan.
"yaps." Jawab Raihan dengan bangga.
"OMG. Kau menghianati Kayla.. jangan menyakitinya lebih dalam Ray... Kau tidak bisa memiliki mereka sekaligus. kau harus memilih diantara mereka." ucap Dion dengan Raut wajah yang sedih..
"hay, aku tidak akan menghiati Kayla. Tiga cewek itu adalah, pertama ibuku. kedua nenekku, dan ketiga Kayla... Apa kau lupa? ibu dan nenekku juga perempuan.. dasar bodoh" Ucap Raihan Dion yang sudah seperti kehilangan nyawa.
"Aku tidak sebodoh dirimu... Kau bodoh dalam pelajaran. dan aku pintar dalam pelaharan." ucap Dion dengan bangga.
"yaaa, itu memang benar. tapi urusan perfikir kau jauh lebih bodoh dariku." balas Raihan.
"Aku setuju dengan itu." ucap Dion.
"Ehhh. kutarik kembali kata-kataku, aku tidak setejuh." ucap Dion namun diabaikan Raihan.
Raihan meninggalkan Dion dengan maksud untuk menlfon pak Ujang, untuk mengabari bahwa Kayla Akan menginap dirumahnya untuk malam ini..
__ADS_1
••••••••••••
Pagi Hari.
Raihan dan Dion bangun lebih awal, dan menyapkan sarapan untuk mereka. Sedangkan Kayla masih tertidur nyenyak.
"Han. bagunin Kayla gi. biar aku yang urus sisanya." Ujar Dion yang sibuk menyiapkan sarapan.
Raihan hanya menganggukan Ucapan Dion dan hedak membangunkan Kayla.
"Kayla, bangun.... waktunya sarapan." ucap Raihan dengan lembut...
"mmmmm.. dikit lagi..." ucap Kayla yang masih setengah sadar.
"Tidak,, tidak.. kali ini Kau harus bangun.." ucap Raihan yang masih membangunkan Kayla.
"Beri aku 5 menit..." Rewel Kayla.
"Tidak Ada tawar-tawar. mau disiram dengan air Es??." ucap Raihan memancing Kayla agar bangun.
Kaylapun terbangun dari tidurnya, dan langsung masuk kedalam Wc untuk mencuci mukannya.
••••••••••••
"Butuh waktu berapa lama membangunkan Kyala?." Tanya Dion yang sedari tadi menunggu.
"Apa kalian tahu, hal apa yang membosankan di dunia ini?? jawabannya yaitu menunggu, dan kalian sudah membuatku menunggu sekitar setengah jam." Celoteh Dion dan tidak sabaran.
"Maaf...Maaf. Putri tidur memang sulit dibangunin...." ucap Raihan ketus dan lekas duduk.
"Ah, maafkan aku yon, sudah membuatmu mengerjakan semua ini." ucap Kayla merasa bersalah.
Saat mereka tengah Asyik menikmati Sarapan.. tiba-tiba bel Rumah Raihan berbunyi... membuat mereka menghentikan Makanannya.
"siapa sih yang datang dipagi buta begini. bentar ya Biar aku yang bukain." Ucap Dion kesal dan hendak pergi untuk membukakan pintu.
Saat membuka pintu,,, Dion sangat kaget dan tidak dapat berkata apa apa lagi... melihat sosok wanita yang sudah dua tahun tidak ketemu kini wanita itu berdiri dihapannya.
__ADS_1
Diamnya Dion , membuat Raihan dan Kayla penasaran, siapa yang datang dipagi buta membuat dion tidak daat berkata-kata.. Kayla dan rehan pun menyusul Dion.
"Siapa sih.. pagi gini su____" ucapan Raihan terhenti ketikak melihat wanita itu, dan Kayla hanya menatap mereka dengan heran dan bertanya-tanya.
"siapa wanita ini... yang membuat Dion dan Raihan tidak daat berbicara." Tanya Kayla dalam batinnya.
"Hayy,, Apa kabar. sepertinya benar, kalian kembali akur,,,, oh ya. apa kalian akan membiarkan berdiri disini terus menerus??" ucap Clara.
"Kak. mari masuk." Ucap Kayla. karena Raihan dan Dion tidak menjawab perkataan Clara.
Clara pun langsung masuk dan melemparkan senyuman pada Kayla.. mereka pun duduk disofa. sementara Kayla pergi kedapur untuk memberitahukan pada bibi untuk menyiapkan minuman buat 4 orang.
••••••••••
Sementara itu, Raihan dan Dion masih tetap bungkam. melihat Raihan dan Dion seperti itu membuat Clara menjadi tidak enak. dan mencari cara untuk mencairkan seusana.
"Sejak kapan kalian mulai dekat lagi? " Tanya Clara.
"Kita baru saja baikkan kak." ucap Dion yang akhirnya Angkat bicara.
"Bagimana bisa kakak tahu. kalau kami baikkan?." Tanya Raihan.
"Kakekmu memberitahu padaku, bahwa kalian kembali berteman baik. bagaimana bisa kalian menjadi begitu jahat?? bahkan tidak perna main kerumah, walaupun Rangga sudah tidak Ada, seharusnya kalian main kerumah saat sudah baikkan." ucap Clara dengan sedih. namun tidak ada jawaban yang keluar dari mulut Raihan maupun Dion.
"oh iya. ngomong cewek manis tadi siapa ya? kok kakak nggak kenal?." sambung clara.
"Dia kekasihku..." Ucap Raihan.
Kayla pun kembali dan duduk disebalah Raihan. dan membisik Raihan karena penasaran, sebab dia merasa asing dengan Clara.
"han, siapa cewek itu,, kelihatannya Kalian dekat bamget." Bisik Kayla penasaran pada Raihan.
"Dia kakaknya Rangga. dan sudah kami anggap seperti Kakak sendiri. kamu nggak tahu Rangga kan. nanti biarku ceritakan biar kamu tahu." bisik Balik Raihan ada Kayla.
"bisik apaan sih? oh iya kenalin, Clara Kakak dari sahabat dekat mereka berdua." ucap Clara sambil mengalurkan tangannya pada Kayla. Kayla pun menggalurkan tangannya dan memperkenalkan dirinya.
••••••••••••••
__ADS_1
{Maaf Ya🙏🙏 Terlalu Banyak Typonya. Jangan Lupa Like Dan Komentarnya ya Teman"}☺