My Boyfriend Is A Badboy

My Boyfriend Is A Badboy
Ep.15 Tersakiti


__ADS_3

•••••••••••••


Mendengar perkatan Kayla dan Raihan cukup membuat Dion terguncang... Dia tidak menyangka bahwa Kayla akan memilih Badboy Class atas itu...


"aku pikir dia merasakan apa yang kurasa saat ini." gurutu Dion sambil duduk ditaman itu..


betapa hancur berkeping-Keping hati Dion.. Dia tidak dapat menerima semuanya. tapi apadaya. semuanya sudah terlambat...


"haha.... kenapa aku menangis.? padahal tidak ada yang memukulku hahaha." kata Dion menghapus air matanya.. dan mencoba menerima semuanya.


"kau menangis karena kau sangat mencintainya... menangislah sepuasmu Yon." selah Arya sambil berjalan kearah Dion yang sedang bersedih..


"oh.. apa aku terlihat seperti itu?" tanya Dion dengan nada lesu.


Arya tidak menjawab pertanyaan Dion. dia hanya menepuk-nepuk pundak sahabatnya. Dia tau, ini pertama kalinya bagi Dion untuk membuka hatinya untuk wanita....


"Arya.. seperti ini kah, rasanya patahati.. kenapa begitu menyakitkan ya hahaha" tanya Dion sekalilagi.


"sabar yon. mungkin dia ditakdirkan bukan untukmu." ucap Arya mencoba menenangkan Dion.


"aku ingin melupakan. aku ingin berhenti tapi sangat sulit." ucap Dion...


"cinta pertama memang sulit untuk dilupakan Yon. " jelas Arya.


"maaf Arya.. Untuk sekarang aku ingin sendiri dulu,, biasakah kau tinggalkan aku sendiri disini?" ucap Dion ketus.


"Tapi Yon...." kata Arya


"biarkan aku sendiri Arya. terimakasih sudah menemaniku..." tegas Dion sedikit emosi.


"Baiklah." ucap Arya meninggalkan Dion sendiri...

__ADS_1


Arya pun meninggalkan Dion, Dion kembali murung....


"Aku terlalu putus asa. sampai meluapkan semua emosiku pada Arya." ucap Dion Dalam batinnya.


"jangan seperti ini Yon, kau bukan cowok lemah. kita harus menghadapi kenyataan... bukan berarti dia pacaran dengan berandalan itu. aku tidak bisa bertemu dengannya." Tegas Dion menyemanggati dirinya.


Dion akhirnya beranjak dari tempat duduknya dan kambli ke kelas.... Dion melewati satu mata pelajaran untuk pertama kalinya...


•••••••••••••


Kelas


Kayla mencatat semua yang diberikan oleh guru. dia berniat untuk meminjampakannya pada Dion.. karena Dion bolos pelajaran terakhir... Sementara Raihan keluar kelas untuk membeli makanan...


Dion pun sampai didepan kelas. tepat didepan pintu kelas. dia berhenti sejenak untuk mengubah ekspresi wajahnya. agar terlihat baik-baik saja...


Dion tidak ingin, Nisa dan Evan melihatnya merung seperti tadi. karena dia tau. mereka pas bertanya terus menerus sampai Dion menjawabnya.


"iya.. ada apa kay?." tanya Dion mencoba tersenyum...


"kenapa bolos pelajaran? nih aku catatkan semua yang ibu tulis biar kamu nggak ketinggalan,," tanya Kayal sedikit kesal.


"aku nggak masuk itu karena aku terlalu banyak berfikir. dan mungkin juga kerenamu." ucap Dion dalam batinnya yang ingin dia keluarkan namun tidak bisa.


"oh. aku malas masuk.. terimakasih ya sudah repot-repot mau catatin." ucap Dion berbohong, dan sedikit tersenyum ada Kayla.


"tumben , biasa kau yang paling awal masuk dan menggikuti pelajarn lalu kenapa sekarang ___" selah Evan yang terhentin.


"Bayi gede mana? kok nggak kelihatan??." ucap Dion menghentikan perkataan Evan. sedikit menggalihkan bembicaraan.


"kangen denganku? sampai mencariku.." jawab Raihan menghampiri mereka...

__ADS_1


"idiiih, siapa juga yang kangen denganmu." ucap Dion menjauh dari Raihan..


"ekspresi apaan tuh... mau gue hajar lu!?." ucap Raihan kesal sambil menatap Dion.


"huss. kalian ini.. tidak ada hari tanpa berantam... " selah Kayla yang tidak tahan melihat mereka berdua seperti tom and jarry.


Raihan dan Dion tidak dapat membantah perkataan Kayla. dan keduanya saling membuang muka dan saling berbelakangan.. layaknya pasangan yang sedang bertengkar.


"hhmpt. kalau mau berkelahi silahkan.. dan ingat perkataanku... untuk Raihan. aku akan mencampakanmu dan Untuk Dion aku akan mengabaikanmu.... jika kalian masih ingin bertengkar seperti itu." sambung Kayla sambil menghela nafas.. dan mengambil Tasnya.


"yuk, kita pulang kay. dan Evan tolong yaa pisahin dua makhluk itu.. kami deluan ya." ucap Nisa menarik tangan Kayla dan meninggalkan mereka bertiga...


"tuh kan, gara-gara kalian berdua kayla nya jadi ngambek..." selah Evan pada mereka berdua..


"berisik lo." ucap meraka barengan membentak Evan...


"apaan sih ikut." ucap Raihan.


"Dasar Bayi gede." kata Dion.


Evan hanya bisa menggeleng kepala melihat mereka berdua yang tidak habis-habisnya berantam akhirnya Evan menggambil tindakan untuk mereka berdua...


"ehemm, kalau kalian nggak mau baikkan nggak papa sih,. cuman Kayla itu kalau ngambeknya lama... susah dibujukin.. tentang omongnya tadi itu,, dia tidak bercana." selah Evan.


perkataan Evan cukup membuat Raihan dan Dion ketakutan. kalau kayla akan menepati perkataannya terlebih lagi Kayla kalau ngambek lama. dan bisa berubah jadi serem.


"aku sudah menggingatkan kalian ya. kalau mau lanjutkan. silahkan aku mau pergi susulin sahabat gue." sambung Evan sambil melangkah pergi.


Saat melangkah pergi, tiba-tiba kaki Evan terhenti. karena Raihan dan Dion menarik tangannya untuk momohon membantu mereka agar Kayla tidak marah lagi sama mereka... mereka sangat ketakukan kalau sampai itu terjadi......


•••••••••••••••••••

__ADS_1


{Mohon Maaf Ya🙏🙏 Terlalu Banyak Typonya. Jangan Lupa Like Dan Komentarnya ya Teman"}☺


__ADS_2