My Boyfriend Is A Badboy

My Boyfriend Is A Badboy
Ep.24 Dingin


__ADS_3

••••••••••••


Raihan pun menginap dirumah kayla untuk kedua kalinya.. dan dia akan pulang saat subuh nanti.. karena besok akan kesekolah lagi...


berbeda Dari biasanya. Kayla dan Raihan kali ini tidak pergi kesekolah barengan. Kayla mengatakan pada Raihan untuk tidak menjemputnya, karena dia akan pergi kesekolah bersama Nisa dan Evan.


•••••••••••••


Saat disekolah, Kayla masih belum milihat keberadaan Raihan.. Namun kali ini Kayla tidak ingin mengingat Raihan, karena dia harus menghabiskan waktunya bersama sahabatnya kali ini...


"Raihan mana,.." Tanya Nisa dan Evan barengan.


"belum datang, mungkin." jawab Kayla santai.


"tumben." ucap lirih Nisa.


"udah ah. masuk yuk." ucap Kayla sambil melangkah.


yang disekitar kayla merasa bahagia. karena Raihan tidak bersamanya.. para lelaki disekolah itu bisa berinteraksi untuk berbicara dengan kayla lebih leluasa, tanpa ada yang harus ditakuti.


saat itu, ada pria yang bernama Rendi, yang meruakan ketua club basket disekolahnya.. bisa dibilang dia pernah menyukai Kayla. dia melihat Kayla berajalan sendiri saat mau menuju kelas. berfikir dia sudah sangat lama tidak berbicara pada Kayla. akhirnya dia memutuskan untuk menghampiri Kayla.


"Kayla." panggil Rendi


"iya.?" jawab Kayla.


"Tumben tidak barengan dengan badboy itu." basa-basi Rendi.


"emang disekolah ini Raihan punya julukan seperti itu ya?" Tanya Kayla sedikit santai.


"nggak tau ya? kalau cowokmu punya julukan seperti itu.." Tanya balik Rendi. yang hanya dibalas anggukan oleh Kayla.


waktunya masuk kelas. Kayla pun menghentikan pembicaraan mereka. berhubungan mereka berbeda kelas.,, Kayla pun masuk kedalam kelasnya dan rendi juga pergi kekelasnya. namun Raihan masih tak kunjung datang. dan membuat Kayla bertanya-tanya.


"kemana anak itu? hari ini tidak masuk, dan tidak ada kabar juga." cemas Kayla.


"Kayla. mikirin apaan sih?." Tanya Nisa


"Raihan Ya?." selah Evan.


"iya. dia nggak ada kabar " jelas Kayla murung.


"tunggu saat istirahat.. pasti dia datang." jelas Nisa.

__ADS_1


Kayla hanya diam,, dan melihat-lihat buku..... sedangkan dion yang ingin dia ajak berbicara sedang sibuk,, dengan urusan kegiatan osis nanti.


••••••••••••••


Waktu istirahat akhirnya tiba. Kayla dan kedua sahabatnya itu pergi kekantin.. namun Kayla menyarankan pada kedua sahabatnya itu, untuk pergi lebih dulu ke kantin.. Karena perutnya mules dan harus pergi ke WC secepatnya.


Saat kayla keluar dari Wc,,, dia sempat berhenti melihat pertandingan basket.. kebetulan Rendi tidak ikut main,,, dia langsung menghampiri Kayla yang sedang melihat pertandingan itu...


"hey Kay." ucap Rendi mengagetkan Kayla.


"eh,, nggak ikut main?." tanya Kayla.


"tidak.. aku terlalu kelahan, jadi istirahan sebentar.." jelas Rendi.


"oh." jawab Ketus Kayla.


Tanpa mereka sadari, Raihan sudah melihat mereka berdua dan itu membuat Raihan semakin kesal... dia melihat seperti ada cinta dimata Rendi. Raihan pun berjalan kearah Kayla dan Rendi tanpa mereka sadari.


"Kayla, jika dia menyakitimu, datanglah padaku,, dan akan kuberikan dia pelaj___." ucap Rendi terhenti ketika dia tersadar Raihan sudah berada dibelakang Kayla.


"ka-kayla. aku deluan ya,,," ucap Rendi terburu karena ada Raihan dengan tatapan dinginnya.


"Apaan sih, seperti liatin hantu aja." ucap Kayla dengan nada pelan.


"kenapa berteriak?." tanya Raihan.


"kamu mengagetkanku. kupikir kau hantu."


tatapan Raihan kembali dingin, setelah befikir kembali tentang Rendi yang berbicara ada Kayla.


"jangan berbicara padanya." ucap Raihan dingin.


"siapa? Rendi?" Tanya Kayla penasaran.


"jangan sebutkan Nama itu. aku tidak terlalu mengenalnya." ucap Raihan masih dingin.


"dia hanya seorang teman bagiku Rai." jelas Kayla.


"tidak peduli,, intinya jangan berbicara dengannya. aku tidak suka." ucap Raihan masih sedikit dingin.


"Jangan berbicara dengan dingin seperti itu adaku Raihan..." ucap Ketus Kayla.


"bisa saja dia berbuat sesuatu padamu." ucap Raihan tanpa menjawab perkataan Kayla.

__ADS_1


"Hari ini kamu sangat aneh.." Kesal Kayla meninggalkan Raihan.


Dan kebetulan Kayla lagi PMS dia akan lebih sensitif dan mudah marah pada siapapun.... Raihan tetap menggikuti Kayla dari belakang,, dia tau Kayla sedang marah.. tapi dia tidak tau bagaimana cara mengambil hati kayla jika dia marah seperti ini...


•••••••••••••••••


Kantin


Kayla deduk dengan raut wajah yang kesal.. saat bersama sahabatnya,, dan Raihan hanya berdiri dibelakang Kayla... Kayla langsung mengambil minuman yang diminum oleh Evan dengan kasar.


"pesan sana..." ucap Evan.


"iya iya bawel." jawab ketus Kayla yang hendak berdiri namun dihalang oleh Raihan.


"jangan halangi jalanku." ujar Kayla dingin.


"biar aku yang memesakan untukmu." jawab Raihan sambil menyuruh Kayla duduk kembali.


"lagi dapat mbak?" ucap Nisa bercanda.


"tidak usah." jawab dingin Kayla. memgabaikan ucapan Nisa.


"selama aku berbicara baik-baik.__" ucap Raihan yang terpotong karena Kayla. namun Raihan tetap menahan emosinya.


"terus??. aku mau mesan sendiri." jelas Kayla kesal memetong ucapan Raihan.


"ayolah. kamu duduk saja disitu." ucap Raihan yang masih menyuru kayla untuk duduk.


"minggir ah." ucap Kayla pada raihan.


"KAYLA!!!" bentak Raihan yang sudah tidak tahan membuat Kayla diam dan sedikit ketakutan. dan semua orang melihat kearah mereka.


"Rai,,, itu kamu?? kenapa membentakku." ucap Kayla gemeteran..


"Aku tidak tahu kalau Raihan akan semarah ini,, dia membuatku sangat takut untuk melawannya." ucap Kayla dalam batinnya.


"kalau kubilang, duduk ya duduk, jangan keras kepala, biar aku yang memesanya." ucap Raihan meninggilakan mereka dan pergi memesan Minuman untuk Kayla.


"sial,,, kebiasanku tidak perna hilang... ini semua karena pak tua itu. yang membuatku hilang kendali..." ricu Raihan dalam Batinnya yang merasa bersalah setelah membentak Kayla. Dan ditambah lagi kesal dengan kakeknya.


••••••••••••••


{Maaf Ya🙏🙏 Terlalu Banyak Typonya. Jangan Lupa Like Dan Komentarnya ya Teman"}☺

__ADS_1


__ADS_2