My Boyfriend Is A Badboy

My Boyfriend Is A Badboy
Ep.22 Maaf.


__ADS_3

•••••••••••••••


Melewati hari yang panjang, mereka memutuskan untuk pulang kerumah, karena besok akan kembali melaksanakan kegiatan setiap harinya.


"Kalian sudah mengemasih barang-barang?." Tanya Hellen.


"sudah dong tante." Jawab Nisa dan Evan barengan.


"Raihan, Dion, dan Kayla mana? mereka sudah kemas barang?." tanya Hellen sekali lagi.


"oh, mereka ya. mereka Bertiga sudah mengemasih barang-bara dari semalam tan. dan sekarang mereka jalan-jalan di pantai." jelas Evan.


"kalian tidak ikut mereka jalan-jalan." Selah Kimberly.


"hehehe tidak Tan, lebih suka disini. kan banyak cemilan yang bisa Evan makan." ucap Evan dengan ramah.


"kamu ini, kalau sudah tentang makanan beneran tidak bisa diganggu ya." selah Robert.


"Evan kan gitu om." Selah Nisa sedikit meledek Evan..


Kayla. Raihan, dan Dion kembali. Kayla dan Dion begitu bahagia menikmati pemandangan dipagi hari. namun berbeda dengan Raihan. dia sama sekali tidak menikmati pemandangan itu. Raihan terus menerus memikirkan Agar Gland tidak akan macam-macam dengan Kayla. baginya Kayla sangatlah berharga.


"Raihan. Ambil barang-barangmu." ujar Kayla namun tidak didengarkan oleh Raihan..


"Raihan. kamu dengar nggak sih aku bilang apa." ucap Kayla mulai kesal. namun masih diabakan oleh Raihan..


Dion melihat Kayla mulai kesal pada Raihan. Membuatnya tidak tenang. Dion tidak ingin melihat Kayla marah, karena itu akan memicu pertengkarannya dengan Raihan. dan Kayla tidak akan menyukai itu....


"Kayla. ada yang bisa ku bantu?." ucap Dion basa basi.


"Tidak ada.. terimakasih." ucap Kayla dingin.

__ADS_1


"oh, baiklah... Kay, apa Kalian bertengkar?." Tanya Dion yang pesaran.


"Kami tidak bertengkar. tapi dia membuatku kesal dengan mengabaikanku, entah apa yang dia pikirkan. itu sangat menggangguku." Rewel Kayla sambil menatap sinis Raihan..


mendengar jawaban Kayla.. Dion pun menghampiri Raihan. dan memukul kepala Raihan... agar Raihan tersadar dari lamunannya.


"Apaan sih, nganggu orang saja." ucap Kesal Raihan.


"Samparin Kayla. dia lagi bete karena mu." ucap Dion tanpa basa basi.


"jangan mengada-ngada. Kayla tidak akan bete denganku." ucap Raihan takpercaya.


"Dari tadi dia memanggilmu. tapi tak kau hiraukan. dan itu membuatnya kesal. jika dia menangis karenamu, jangan salahkan aku untuk merebutnya darimum." Ancam Dion pada Raihan,, membuat Raihan percaya bahwa kayla sedang kesal dengannya.


"kau boleh mengambil semua milikku. kecuali Kayla. jika kau mencoba mengambilnya.. aku tidak akan segan-segan menghajarmu. walaupun Kayla melarangnya." Ancam Raihan kembali dengan dingin.


"sebelum aku bertindak, sebaiknya kau hampiri dia. atau dia akan bertambah marah denganmu." ucap Dion sambil meninggalkan Raihan..


Raihan pun mengikuti perkataan Dion, dia menghampiri Kayla yang tengah sibuk memasukan barang-barangnya kedalam mobil...


"tentu saja membatu pacarku. lalu buat apa lagi aku kesini, kalau bukan karenamu." ucap Raihan tersenyum pada Kayla sambil mengambil barang yang dipegang Kayla.


"Jangan tersenyum seperti itu..." ucap Kayla sambil memalingkan padangannya..


"Apakah salah jika aku tersenyum pada pacarku sendiri.?." ucap Raihan menggoda Kayla.


Kayla tidak tahan melihat senyum Raihan. dan akhirnya dia meninggalkan Raihan. dan Pergi ketempan Evan dan Nisa untuk ikut makan cemilan..


"huft. lagi-lagi dia meninggalkanku. walaupun begitu,, dia sangat lucu saat malu seperti itu." ucap Raihan sambil tertawa kecil..


setelah berkemas. merekapun bersiap-siap untuk pulang kerumah, selama perjalan Kayla diam terus.. Raihan sebuk menyetir namun sesekali dia melirik Kayla. Evan dan Nisa tertidur selama perjalanan,,, sementara Dion sibuk dengan ponselnya...

__ADS_1


••••••••••••••


Tiba dirumah Kayla. mereka pulang lerumah masin-masing. kecuali Raihan.. Raihan sudah berjanji pada dirinya. dia akan membuat Kayla kembali bersemangat, Raihan merasa bersalah karena sempat mengabaikan Kayla. walaupun sebenarnya Raihan benar-benar tidak mendengar Kayla berbicara karena sibuk memikirkan Gland.


"Kayla.. maafkan aku,,,," ucap Raihan merasa bersalah


"semuanya sudah pulang,, jadi pulanglah kerumahmu." ucap Kayla dingin.


"Aku tidak akan pulang, sebelum aku menjelaskan semuanya. aku benar-benar menyesal kay, maafkan aku kayla.


"apa aku egois untuk tidak mendengarkan penjelasannya?." ucap Kayla dalam batinnya.


sementara orang tua Kayla sedang menyiapkan pakaian mereka untuk bepergian lagi keluar kota. Kimberly dan Robert menghampiri Raihan dan Kayla yang sedang berbicara..


"Sayang, maafkan mama. sekali lagi mama akan meninggalkanmu sendiri dirumah karena pekerjan." Selah Kimberly ada mereka berdua.


"tidak masalah Ma. Raihan, Evan dan Nisa juga akan menemaniku disini." ucap Kayla dengan senyuman.


"Mama harap seperti itu. Raihan jaga anak mama ya..." ucap Kimberly pada Raihan.


"sayang ayo pergi sebelum ketinggalan pesawat. jaga baik-baik anakku, kami akan pergi sekarang." selah Robert.


•••••••••••••••


Ayah dan Ibu Kayla sudah berangkat. pak ujang pergi mengantar mereka berdua ke bandara.


"kamu tidak marah lagi denganku." ucap Raihan.


"aku akan memaafkanmu. asal kamu harus menjelaskan semuanya padaku,, kenapa biasa kau mengabaikanku seharian.. apa yang kamu pikirkan sampai mengabaikanku seperti itu..." jelas Kayla.


"Apapun akan aku Lakukan demi dirimu.. aku tidak akan membuatmu marah atau sedih karenaku." tegas Raihan.

__ADS_1


••••••••••••••••


{Maaf Ya🙏🙏 Terlalu Banyak Typonya. Jangan Lupa Like Dan Komentarnya ya Teman"}☺


__ADS_2