
••••••••••••••••
Dion sudah pulang lebih dulu.. Kayla pun membangunkan Raihan, Evan dan Nisa...
Melihat Raihan tertidur lelap membuat Kayla tersenyum melihat pria yang dicintainya sangat imut saat dia tertidur.
Kayla tidak tega membangunkan Raihan yang sudah tertidur. tapi,, mau tidak mau dia harus membangunkannya.
"Rai,,,Rai,, Raihan, bagun Rai..." kata Kayla mencoba membangunkan Raihan..
"uhgg. dia sangat sulit dibangunkan... mending bagunin Nisa dan Evan." Gerutu Kayla yang sulit membangunkan Raihan.
"Nisa,,, Evann bangun. tubuh kalian akan kesakit jika kalian tidur disofa sepanjang malam." ucap Kayla membangunkan Nisa Dan Evan.
Nisa dan Evanpun terbangun dan lekas masuk kedalam kamar. malam ini Nisa dan Evan menginap dirumah Kayla. mereka sudah terbiasa seperti itu... jadi tidak akan jadi masalah bagi mereka untuk menginap dirumah kayla.
"huftt.. akhirnya mereka sudah masuk kedalam kamar,, tinggal anak ini lagi." ucap Kaya lega. karena Nisa dan Evan sudah masuk kedalam kamar dan mencoba membangunkan Raihan kembali.
"Raihan, ayo bangun..." ucap Kayla sedikit menahan emosi.
"Sayang, apa Raihan ketiduran, selama kalian belajar..?" tanya kimberly yang menghampiri Kayla.
"iya Ma. dia terlihat lelah, jadi aku biarkan dia tertidur. namun dia susah dibangunin." ucan Kayla cemberut...
"Bi,, siapkan satu kamar untuk Raihan. Raihan akan menginap disini untuk malam ini." ujar Kaimberli pada Bi ira...
"Baik nyonya..." ucap Bi Ira sambil pergi kelantai atas untuk membersikan Kamar untuk Raihan...
"Nak. bangun Nak. kamu harus pindah kedalam kamar.. tidak baik untukmu tidur dimeja.." ucap Kimberly membantu Kayla membangunkan Raihan.
Raihan pun terbangun setelah mendengar Kimberly membangunkannya. Sedangkan Kayla terlihat kesal karena Raihan tidak bangun saat dia membangunkannya.
"oh. maafkan aku tante. aku tertidur. Dion mana?." ucap Raihan.
"Sudah pulang." jawab Kayla ketus
__ADS_1
"oh. kalau begitu aku pamit untuk pulang, tante aku pulang ya." Jawab Rihan.
"eeettts,, mau kemana. ini sudah jam 12 malam. kamu menginap disini saja untuk malam ini, Mama sudah menghubungin ibumu. jadi tidak perlu khawatir." Jelas Kimberli sambil menarik tangan Raihan.
"hah??. aku tertidur selama itu??. apa tidak apa-apa aku menginap disini, tante?" ucap Raihan Kaget..
"Tentu saja Sayang.. oh, satu lagi. jangan panggil tante. panggil mama saja. ya.," ucap Kimberly sambil tersenyum dan meninggalkan mereka berdua.
"sini, ikut denganku.." ucap Kayla dingin.
"Kayla. apa kau marah denganku?" Tanya Raihan yang sadar kalau kayla sedang marah.
"kamu tidur dikamar itu... aku akan kembali kekamarku untuk tidur..." ucap Kayla mengabaikan Raihan.
"dia begitu imut ketika sedang kesal.." gumam Raihan.
Raihan pun masuk kedalam kamarnya. dan lekas untuk tidur. Raihan tidak percaya bahwa dia akan menginap dirumah Kayla untuk pertama kalinya...
•••••••••••••••••
"apaansih.. giliran mama yang bangunin dia langsung bangun secepat kilat.." celetuh Kayla kesal.
"Awas aja kalau gue bangunin lagi, dia nggak bangun. ntar gue siramin air Baru tau rasa." ucap Kayla. sambil memukul-mukul bonekanya...
marah-mara tidak jelas membuat Kayla kelehan sendiri. akhirnya Kayla tertidur setelah marah-marah sendiri.
•••••••••••
Pagi Hari
Nisa dan Evan sudah turun dari kamar mereka masing. menuju meja makan, begitu pula dengan Raihan. Nisa dan Evan kaget. melihat Raihan keluar dari kamar itu...
"Tante. Raihan menginap semalaman disini?" tanya Nisa kaget.
"Iya. semalam dia menginap disini. mama yang menyuruhnya." jelas Kimberly.
__ADS_1
"Aku akan pastikan, dia harus menjadi menantuku karena sudah menginap dirumahku." Selah Robert sambil menikmati teh.
mereka sudah berkumpul dimeja makan. tinggal Kayla yang belum ada. semua mata tertuju pada Raihan...
"ahh, kenapa kalian melihatku seperti itu?." tanya Raihan merasah tidak enak.
"sebaiknya kau masuk kekamar Kayla dan bangunkan dia." ujar ayah Kayla dan semuanya mengganggukkan kepala mendengar perkataan Robert...
Raihan tidak bisa menolak karena permintaan dari ayah Kayla, dia pun hendak berdiri dan pergi kekamar kayla untuk membangunkan Kayla.
•••••••••••••••
Raihan membuka pintu kamar Kayla dan hendak masuk kedalam untuk membangunkan Kayla... Semalam Kayla yang membangunkan Raihan, sekarang Raihan yang membangunkan Kayla.
"Saat marah dia terlihat imut. dan saat tertidur dia jauh lebih imut. tapi aku harus membangunkannya." ucap Raihan dalam Batinnya.
"Kayla,, bagun,, semuanya sudah menunggu dibawa untuk sarapan.." ucap Raihan lembut mencoba membangunkan Kayla.
"kayla... apa kau akan tertidur selamanya?." ejek Raihan yang masih mencoba membangunkan Kayla.
Kayla pun terbangun, dan kaget karena Raihan ada dikamarnya dan membangunkannya, Kayla kembali tertidur karena berfikir bahwa dia sedang bermimpi...
Raihan spontan mecubit Pipi Kayla agar dia tidak kembali tertidur..
"Awww,,, bahkan didalam mimpi pun sakitnya terasa nyata.. apa bunga tidur akhir-akhir ini memang seperti itu?." ucap Kayla yang masih menutup mata.
melihat kayla. membuat nya tertawa kecil, mendengar perkataan pacarnya, begitu menggemaskan, akhirnya Raihan mencubit pipi Kayla Lagi...
"ini bukan mimpi sweety. ini kenyataan,, aku disuruh ayahmu untuk membangunkanmu, ayo siap-siap kebawa untuk Sarapan." ucap Raihan sambil manarik tangan Kayla.
Merekapun akhirnya turun dan Ikut sarapan bersama. berhubung hari ini adalah hari libur, Raihan memutuskan untuk tinggal lebih lama dengan Fara.
••••••••••••••
{Mohon Maaf Ya🙏🙏 Terlalu Banyak Typonya. Jangan Lupa Like Dan Komentarnya ya Teman"}☺
__ADS_1