My Boyfriend Is A Badboy

My Boyfriend Is A Badboy
Ep.25 Kepala Batu


__ADS_3

••••••••••••••


kembalinya Raihan setelah memesankan munuman buat Kayla. dan memberikan minuman itu pada Kayla.. namun Kayla meresponya dengan dingin. dan memberikan minuman itu pada dion.


"kenapa diberikan padanya?." ucap Kesal Raihan


"sudah kukatan, aku bisa memesanya sendiri.." jawab kesal Kayla.


"hey,, ayolah berhenti bertengkar dikeramain ini." selah Evan yang tidak enak jadi tontonan siswa.


Raihan Sangat kesal dengan jawaban Kayla, dan membuang makanan yang ada ditangannya. dan meninggalkan mereka dengan hati kesal.


melihat kelakuan Raihan, Kayla merasa bersalah. namun egonya terlalu tinggi untuk mengalah lebih dulu. akhirnya Kayla terduduk kembali dan menitihkan Air mata.


Semua orang yang melihat itu mamtung tidak berdaya. baru kali ini Kayla dan Raihan bertengkar seperti ini.....


"Aku mau pulang Nisa, Evan.. aku mau menenangkan diri. dan tolong jangan hubungi aku." jelas Kayla sambil menghapus Air matanya.


"jika merasa sudah agak baikkan, ceritakan semuanya pada kami... kami akan menunggunya dengan sabar."


kayla hanya diam dan pergi meninggalkan mereka dan menlfon pak Ujang untuk menjemputnya..


••••••••••••


Kayla menunggu Pak ujang di halte bus. dan sesekali dia menitikan air matanya, menginggat Raihan yang marah untuk pertama kalinya...


Pak Ujang telah tiba, Kayla langsung masuk kedalam mobil dengan mata yang sembab. Pak Ujang merasa khawatir karena ini pertama kalinya Kayla pulang dari sekolah dengan perasaan yang sangat sedih.


"Non, baik-baik saja?." Tanya pak Ujang khawatir.


"jangan pedulikan aku pak, Fokus mengemudi saja pak." Jawab Kayla dengan memaksakan senyumannya.


"maafkan saya non. sudah lancang bertanya pada nona. karena terlalu khawatir." jelas Pak Ujang yang masih Fokus mengemudi.


"Kayla hanya tidak enak badan pak ujang, tidak perlu riasu." jawab Kayla sambil tersenyum..


merekapun melewati perajalan dengan hening. tanpa ada suara yang keluar dari Kayla setelah menjawab pertanyaan pak Ujang ....


pak Ujang sesekali melihat Kayla Dari cermin. dan melihat Kayla menitikan Air matanya...


•••••••••••

__ADS_1


Sampainya dirumah, Kayla langsung Masuk sambil berlari. bi ira yang tadinya ingin membukakan pintu itu terhenti karena Kayla berlari kearah Kamarnya membuat bi Ira sadar bahwa ada sesuatu yang terjadi padanya.


"jang. Ujang. ada apa dengan non Kayla?" Tanya Bi ira penasaran.


"tidak Tahu, sepertinya sedang berantam." ucap pak Ujang.


"apa didalam mobil tadi ada yang aneh pada non Kayla?." Tanya bi Ira kembali memastikan.


"ah. iya,, tadi sempat ku perhatikan non Kayla seperti sedang menangis." jelas Pak Ujang dengan Heboh.


mendengar jawaban Pak Ujang, Bi Ira langsung berlari kedapur. membuat Pak ujang risi yang ditinggalkan bi Ira ditengah perkataannya


"huh, semua wanita seperti itu ya? susah ditebak.." gumam Pak Ujang.


•••••••••


Bi Ira, membuatkan makanan dan susu untuk Kayla, saat tepat di depan Kamar Kayla, Bi ira memanggilnya namun tidak Ada jawaban..


dan bel Rumah itu berbunyi terus, bi Ira akhirnya meletakan makanan itu didepan kamar Kayla dan pergi untuk membukakan puntu itu...


"den Raihan. ada yang bisa bibi bantu?." Ujar Bi Ira.


"iya non Kayla ada didalam den, spertinya dia sedang bersedih." jelas Bi ira kembali pada Raihan..


Raihan langsung bergegas dan berlari kearah Kamar Kayla. karena merasa bersalah pada Kayla, seharusnya dia tidak melampiaskan Amarahnya pada Kayla saat bertengkar dengan Kakeknya...


•••••••••••••••


Raihan langsung mengetuk pintu kamar Kayla namun tidak ada Jawab dari Kayla. Bi ira juga ikut menyusul Raihan. dan mengambil kembali makanan yang tadi di letakan Bi Irah didepan kamar Kayla.


"saya sudah mencoba memanggilnya den. tapi semuanya sama saja, tidak ada respon dari non Kayla." jelas Bi Ira resa.


"apa itu untuk Kayla. biarkan aku memberikan untuknya bi.." ujar Raihan.


"ah, iya.. ini untuk non Kayla. tapi pintu kamarnya terkunci dan tidak ada jawaban dari dalam kamarnya den." jelas bi Ira.


"saya tahu bi, apa tidak ada kunci cadangan pintu kamar Kayla? jika ada tolong ambilkan untukku bi." ucap Raihan sambil mengambil makanan yang berada ditangan Bi ira.


bi ira akhinya meninggalakan Raihan dan mengambil kunci serep. tidak terpikirkan oleh bi ira untuk menggunakan kunci cadangan untuk membuka pintu kamar Kayla karena terlalu Khawatir.


••••••••••••

__ADS_1


Bi ira akhirnya membawa kunci itu pada Raihan. Raihan langsung membuka pintu itu. dan tidak melihat ada sosok Kayla di dalam kamar itu..


karena Khawatir. talenan yang berisi makanan itu jatuh dari tangan Raihan, dan masuk kedalam kamar Kayla untuk mengecek setiap sudut dalam Kayla. Raihan masuk kedalam Wc kamar Kayla dan melihat Kayla terbaring dilantai tidak sadarkan diri...


Raihan sangat panik, dan mengangkat Kayla keranjangnya. dan mengusap Kepala Kayla dengan lembut.


"maaf karena tidak bisa mengontrol emosiku." bisik Raihan ditelinga Kayla dengan nada lesu.


"bi, makanan untuk Kayla terjatuh., bisakah bibi mengambilkan makanan lagi untuk Kayla?." ujar Raihan lembut.


"tentu saja den. kalau begitu bibi pamit ke dapur." jawab Bi ira.


"maaf sudah merepotkan bibi.. makanan yang jatuh dilantai biar saya sendiri yang membersikannya." jelas Raihan pada bi ira sambil tersenyum


••••••••••••


setelah selesai membersikan Lantai, Raihan kembali duduk disebelah Kayla. dan Bi Irah Akhirnya datang membawa makanan. setelah meletakan makanan di atas meja. bi Ira langsung kembali kedapur..


Kayla akhirnya siuman setelah terjatuh di Wc tadi. Dan dengan gesit Raihan menanyakan keadaanya,... namun Kayla masih menatap dingin Raihan.


"kenapa kamu yang disini.." Tanya Kayla dingin.


"Maafkan aku, sudah bersikap Kasar denganmu. dan tentu saja aku disini karena Khawatir." jelas Raihan lembut.


"Jangan tersenyum padaku. sekarang aku baik-baik saja. jadi tolong tinggalkan aku sendiri." ucap Kayla.


"tidak.. kamu harus mengisi perutmu terlebi dahulu... dan besok aku tidak akan bertemu denganmu " jelas Raihan dengan murung.


"jangan berbohong denganku, itu hanya alasanmu. aku sangat marah denganmu. jadi tolong keluar dari kamarku." ucap Kayla kesal


" aku tidak berbohong.. jangan keras kepala seperti ini Kayla. kamu hanya akan menyakiti tubuhmu.." jelas Raihah..


"keluar Raihan... aku tidak butuh parkataan bohong dari mu,,, kamu tidak akan seperti itu. kamu tidak akan meninggalkanku.. aku sangat menyanyangimu Rai." ucap Kayla dengan tangisan


"aku tidak meninggalkanmu. karena aku mencintaimu." ucap Raihan memeluk Kayla.


"kalau begitu keluar dari sini Rai,,, aku ingin sendiri dulu." ucap Kayla masih keras kepala.. akhirnya raihan keluar dari kamar Kayla dan langsung pulang kerumahnya.


••••••••••••••••


{Maaf Ya🙏🙏 Terlalu Banyak Typonya. Jangan Lupa Like Dan Komentarnya ya Teman"}☺

__ADS_1


__ADS_2