My Boyfriend Is A Badboy

My Boyfriend Is A Badboy
Ep.4 Perhatian Yang Tulus


__ADS_3

•••••••••••••


KE ESOKKAN HARINYA


Raihan masih tetap besikap dingin pada Kayla, dia masih berpikir kalau kayla sama saja dengan orang lain pada umumnua.


saat jam pelajaran dimulai, Raihan tidak masuk, melaikan hanya pergi dari kelas menuju taman belakang sekolah. Raihan sempat mendengar pembicaraan sekumpulan pria yang berbicara tentang dirinya.


"huh,, gue pengan bangat ngancurin hidup Raihan. ingin lihat dia memohon ampun sama gue, lo pada tau ngak apa kelemahan tuh anak,, biar gue lebih mudah ngabis dia." ucap salah satu dari mereka.


"ala, gue juga pengen ngalahin dia,, tapi gue ngak mau cari ribut sama berandalan itu, gue masih peng_____" sambung dari mereka yang terpotong, melihat sosok yang ditakutin satu sekolah berjalan kearah mereka


"ehemmm,,," selah Raihan sambil berjalan kearah mereka dan.


"Bpukk" pukulan yang mendarat dimukah pria yang ingin menghabisi Raihan.

__ADS_1


"lo bilang apa!? gue mohon ampun sama lo!? yang ada, lo yang minta ampun sama gue." ucap Raihan sambil mengangkat kera baju pria itu,,,, dan melanjutkan pukulannya,,.


"a-a-ampun Ray" ucap pria itu, sambil mengambil batu yang ada disampingnya untuk dipukulkan pada Raihan,


jidat Raihan berdara kerena batu itu. tanpa menahan Raihan terus memukul pria itu sampai babak belur. semua teman dari pria itu kabur entah kemana, untungnya Raihan masih punya perasaan agar tidak membunuhnya, dan meninggalkan pria itu sendiri...


•••••••••••••••


kayla yang keluar dari kelas, melihat Raihan dengan keadaan yang acak-acakan, milihat Raihan yang seperti itu membuat Kayla khawatir.


karena Raihan terluka. Kayla pun menarik Raihan kearah taman belakang sekolah sambil membawa kotak P3k, tanpa ada perlawanan dari Raihan,


•••••••••••••••


tanpa menunggu lama Kayla menarik tangan Raihan yang berdarah dan membersihkannya.

__ADS_1


"Heii, bukannya sudah gue peringatin ke lo, untuk ngak muncul dihadapan gue lagi. tapi lo malah narik gue kesini." tanya Raihan Dengan dingin, namun tidak ada jawaban yang keluar dari mulut kayla.


"Awww, pelan dikitit dong." ucap Raihan yang kesakitan.


"Dasar manja. kamu ngak dengar ya, perkataanku kemarin, kalau aku sama sekali ngak takut denganmu. tandanya aku ngak peduli dengan ancaman kamu kemarin." jawab Kayla yang tatap fokos ngobatin luka Raihan.


"Hei, gue ngak main-main dengan perkataanku kemarin." ucap Raihan dengan menaikkan sedikit nada bicaranya.


"iya, aku tau kok, aku juga serius dengan ucapanku kemarin. sudah,,, tolong jangan membantah ku, sekarang yang lebih penting tuh kamu, karena kamu sedang terluka, aku ngak bakal mengabaikanmu kalau terluka seperti ini Bawel." ucap Kayla


mendengar ucapan kayla membuat Raihan membatu, tidak mengerti dengan isi pikiran kayla, dan ini pertama kali bagi Raihan untuk nurut sama perkataan cewe, juga merupakan cewe satu-satunya yang berani membentak raihan.


"siapa bilang gue bawel." lirih Fauzan yang masih terdengar oleh kayla.


"nah, udah selesaikan, lain kali harus jaga diri ya, jangan sampai terluka kayak gini lagi ok." ujar kayla yang hanya dibalas Raihan dengan senyum tipis

__ADS_1


••••••••••••••••••••


{Mohon Maaaf🙏🙏 Ya,,, Apabila Terdapat Kesalahan Dalam Penulisannya, Jangan Lupa Like Dan Komentarnya Ya☺}


__ADS_2