My Boyfriend Is A Badboy

My Boyfriend Is A Badboy
Ep.33 Hari Yang Sial


__ADS_3

Kayla dan Rahan perpelukan cukup lama. Kayla merasa begitu tenang saat bersama Raihan. bersamanya membuatnya merasa aman dan bahagia, namun pikiran Kayla selalu di penuhi hal-hal negatif.


Raihan akhirnya lega telah menemukan Kayla dan menyelesaikan pertengkaran kecil mereka. Ia tidak akan memaafkan dirinya sendiri jika terjadi apa-apa dengan Kayla.


Dion yang tadinya berlari dengan cemas karena memikirkan Kayla yang pergi begitu saja. kini langkanya terhenti ketika melihat Kayla dan Raihan yang perpelukan cukup erat...


"aku ingin diposisi itu. ingin menjadi orang yang pertama menemukanmu.. tapi itu tidak akan mungkin. kesempatan yang kau berikan saat itu telah aku sia-siakan. aku tidak pantas untuk menemparti posisi Raihan yang yang sekarang. dia begitu menyanyangimu." Dion yang masih melihat mereka berdua Dari kejauhan dengan perasaan yang terluka....


Dion ingin pergi meninggalkan mereka. namun Kayla menyadari keberadaannya dan memangilnya. membuat Dion harus terpaksa menghampiri mereka berdua.


"kenapa hanya berdiam diri disana?" Kayla bertanya dengan nada polosnya.


"jika aku menghampiri kalian berdua. nnti Singamu akan marah." jawab Dion sambil melihat ke arah Raihan. dan benar saja Raihan tengah menahan amarahnya.


Raihan tidak menyukai Kayla dekat dengan Dion. walaupun sekarang pertemanan mereka sudah kembali seperti sediakala. baginya Dion tetaplah Ancaman terhadap hubungannya dengan Kayla..


"Singa??. Apa kau sedang mengataiku??. Dasar Kura-Kura." Selah Raihan yang kesal dan mengakhir kalimatnya dengan ejekan.


"hohoho... panggilan Singa yang ku berikan untukmu sangat cocok dengan karaktermu.."

__ADS_1


"panggilan kura-kura yang ku berikan juga sama sepertimu.. jalanmu sangat lambat dan menghalangi jalanku."


"apaaaa dasar kurangajar yaa. sopan dikit napa dengan---"


"yang lebih tuaa." potong Raihan pada ucapan Dion.


" Kayla Dia sudah tua loh.. pergi yuk biarkan orang tua ini menenangkan pikiran---" ucapan Rahan terhenti Karna pukulan yang diberikan Dion.


"awwww.. Sakit tau Yon.. Ngajak berantam Yaa?." Raihan yang kesal karena Dion memukulnya.


"yaudah, sini kalau mau berantam... siapa takut. mau berantam sekarang??" Dion dengan santainya menjawab ucapan Raihan.


Raihan Dan Dion pun menghentikan pertengkaran mereka dan terdiam saling menatap. dengan tatapan heran dan penuh tanda tanya.. mereka tidak percaya Bahwa Kayla membawa mobil Raihan.


"Kayla bisa nyetir? sejak kapan?." ucap mereka berengan.


"yon. coba tampar aku". ucap Raihan dengan tetapan heran dan Dion pun menamparnya.


"Han. sekarang Tampar aku" sambung Dion yang juga tidak percaya dan Raihanpun menamparnya.

__ADS_1


mereka seperti orang gila saling tukaran untuk menampar. selama ini Raihan Dan Dion tidak mengetahui bahwa Kayla bisa menyetir mobil.


Hingga mereka berdua tersadar. bahwa Kayla sudah sangat jauh meninggikan mereka berdua di tepi jalan....


"Oh tidak.." ucap Raihan dan Dion serempak


"kita di tinggal. di tepi jalan." ucap Dion


"dan kita harus berjalan kaki kerumah". sambung Raihan dengan muka gelisa.


"aaaaa.. mana gue ngak bawah ponsel ataupun dompet lagi. lo gimana? ada nggak?.." Sesal Dion.


"njirrrr. ponsel maupun dompet semuanya ada di dalam mobil itu... apes banget dahhh." ucap Raihan yang meraba-raba kantongnya.


Raihan dan Dion kembali saling menatap sedih. dan berfikir bahwa lokasi mereka saat ini sangat jauh dengan rumah dengan rumah Kayla


"Kaylaaaaaaa jahaaatt." teriak Raihan dan Dion serempak dengan nada putus asa..


mereka akhirnya berjalan untuk pergi ke rumah Kayla. ingin memesan Taxi namun tidak memegang uang sepeserpun...

__ADS_1


•••••••••••


__ADS_2