My Boyfriend Is A Badboy

My Boyfriend Is A Badboy
Ep.35 Ngambek 2


__ADS_3

setelah berjalan cukup jauh. Akhirnya Raihan dan Dion pun sampai dirumah Kayla... Melihat Kayla yang sedang Asyik berbicara dengan kedua sahabatnya membuan Raihan naik darah. begitu bahagia kekasihnya saat berbicara dengan sahabatnya dan melupakan dirinya yang ia tinggalkan di tengah jalan..


Nisa menyadari kedatangan Raihan Dan Dion pun langsung memberi tatapan isyarat pada Kayla. namun Kayla tidak peka terhadap tatap yang di buat Nisa. sehingga Evan mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan pada Kayla.


Evan ~ cepat berbalik. Raihan ada di belakangmu, dengan tatapan membunuh. aku belum siap untuk mati..


mendapatkan pesan Evan cukup membuat Kayla menelan filisafanya dalam dalam. dan berbalik melihat Raihan. namun Rahain sudah masuk kedalam rumah dengan segera Kayla berlari kedalam Rumah menyusul Raihan. dan sempat terhenti saat melihat Dion duduk dengan nafas tidak teratur.


"Yon." melihat Dion yang kelelahan membuatnya berfikir bahwa dia sudah kelewatan meninggalkan mereka.


"mmm yon.. lo baik-baik aja kan?" tanya Kayla khawatir.


"jahat" kata pertama yang keluar dari mulut Dion membuat kayla semakin merasa bersalah


"meninggalkan kami di pinggir jalan. apa kamu tau betapah lelahnya aku menjaga anak kecilmu yang kamu tinggalkan bersamaan denganku. dia tidak bisa diam selama perjalanan dan itu membunuhku." Dion pura-pura kesal dan berlalu meninggalkan Kayla yang diam mematung mendengar penjelasannya.


Kayla pun mengikuti Dion yang juga ingin menghampiri Raihan. melihat Kayla mengejar Dion dan Raihan. Nisa dan Evan juga pergi menyusul mereka..


"Kay... apa kalian baik-baik saja?" bisik Nisa yang sudah berada disebelah Kayla


"hmmm... sepertinya aku dapat masalah." jawab Kayla cemberut..

__ADS_1


"Kay. semangat ya. semoga berhasil. gue ngak ikut-ikutan ya. takut gue. kalau cowok lo ngamuk." celoteh Evan sambil menunjukan ekspresi ketakutannya. membuat Kayla mendesah kesal.


"Han.. Han.." Teriak Kayla namun tidak ada jawaban dari Raihan.


"Raihan. Dion. aku panggil Dari tadi kok diam aja.." kesal Kayla yang mendapati Raihan Dan Dion sedang rebahan Di sofa depan televisi.


"Han.. Yon.. jangan mengabaikanku.. aku tau. aku salah sama kalian. main ninggalin gitu aja.. maafkan aku." ucap Kayla yang merasa tidak enak hati pada mereka berdua.


"Yon.. mau istrahat dikamar ngak.?. capek gue. olahraga disiang bolong." sindir Raihan sambil meihat ke arah Kayla dengan tatap tajam.


Melihat tatapan Raihan membuat Kayla ketakutan dan meresa sedih dengan sikap Raihan yang mengabaikannya. dan hanya bisa menundukan kepalanya. karena merasa bersalah pada mereka berdua.


"tentu saja,,.. badan gue juga udah pegal, perlu dimanja.. tadi Bi ija udah siapin kamar tamu buat Kita." jawab Dion.


Dion Dan Raihan berlalu meninggalkan mereka bertiga.. pemandangan yang begitu langkah bagi mereka bertiga melihat dua sejoli itu berjalan bersama dengan Akur..


"sepertinya tidak akan ada badai hari ini." tutur Evan dan langsung mengambil remot untuk memyalakan tv.


"Hmm sepertinya.. Kay lo ngak papakan?" Tanya Nisa melihat Kayla diam 1000 kata.


"Kay.. Kay.. KAYLA" teriak Nisa tepat ditelinga Kayla.

__ADS_1


"ah. Nisa, apaan sih, gue ngak budek kali." kesal Kayla yang terkejut dengan teriakan Nisa. bukan hanya Kayla tapi Evan yang juga berada dihadapan mereka terlihat syok mendemgar teriakan Nisa.


"abisnya.. gue panggil lo ngak dengar. kasal kan jadinya." tutur Nisa yang ikut duduk sambil menikmati cemilan yang dimakan oleh Evan. dan di ikuti oleh Kayla.


"gue ngak suka di abaikan sama mereka. rasa berselah gue semakin menjadi-jadi." ucap Kayla sedih matanya mulai berkaca-kaca


"Kay.. ngak usah pikiran mereka. biar aja mereka nenangin pikiran mereka dulu. nanti menjelang makan siang lo bangunin mereka ajak makan bareng... bisa jadi setelah istrahat mereka ngak ngambek lagi.." ucap Evan mencoba menenangkan Kayla dan hanya anggukan yang diberikan Kayla sebagai tanda mengerti.


"tumben omongan lo benar.." ledek Nisa membuat Evan kesal.


"komen aja kerjaan lo." kesal Evan.


"ternyata otak lo masih berfungsi." Nisa tertawa ngeledek saat melihat Evan mulai kesal.


"tau ah. bikin bete aja kerjanya" ucap Evan sambil memutar matanya dengan malas.


"gomennasai otosan." ucap Nisa sambil membungkukkan badannya di hadapan Evan. melihat tingkah Nisa membuat Kayla menahan tawanya.


"otosan. otosan. lo kira gue bapak lu." celoteh Evan yang tidak terima dengan ucapan Nisa. dan sukses memecahkan tawa Kayla dan Nisa, sehingga mereka tertawa lepas melihat Raut wajah Evan yang tidak terkontrol karna sedang kesal.


"ngeledek aja terooosss. kesal gue lama-lama.. ngak heran mereka berdua kesal.." cetus Evan pergi meninggalkan mereka berdua yang mati-matian tertawa.

__ADS_1


__ADS_2