My Cold Alpha

My Cold Alpha
BAGIAN 25


__ADS_3

JACK SIDE


Jacques termenung di balkon kamarnya, ia menatap nanar bangku di taman istana itu. Hatinya hancur saat mengetahui orang yang sangat ia cintai itu adalah musuhnya. Musuh yang selama ini ingin ia hancur kan.


"Kenapa harus dia..." Jack menjambak rambutnya frustasi, ia mengela nafas  dan memijit pelipisnya . Sekelebat bayangan saat ia bersama mate-nya pun muncul, dan itu membuat perasaannya semakin hancur, ia lemah karena wanita itu.


"Moon Goddess sebenarnya apa rencana mu?" batin Jack frustasi.


"Jack, seharusnya kau mendengarkan Alyssa dulu. Aku tak yakin dia itu jahat seperti Raven dan ayahnya Jack" kata Serge ia juga kecewa, namun Serge yakin Alyssa berbeda gadis itu sangat baik dan penyayang .


"Tidak.. Aku tak mau mendengar apa pun tentangnya. Jangan sebut namanya lagi" kata Jack tegas, walau dari hatinya yang paling dalam ia selalu ingin Alyssa disampingnya, sosok bidadari yang membuatnya berubah , yang membuatnya melupakan sedikit beban yang ada di fikirannya, sosok yang selalu membuatnya tegar dalam menghadapi kenyataan. Namun saat ini semuanya berubah, sosok Alyssa lah yang membuat Jack kembali menjadi Jack yang dingin dan tersentuh. Jack sangat membenci gadis itu.


"Aku benci dirimu Alyssa Claire" kata Jack meyakinkan dirinya.Jack keluar dari kamarnya menuju tempat Para Warior pack dan para prajurit kerajaan berlatih . Namun Jack terkejut saat melihat sosok gadis yang ia rindukan berada disana , gadis itu tersenyum hangat kepada para Warior Pack dan prajurit kerajaan.


"Valey!" teriak Jack dengan Alpha tonenya, semua orang disana melihat ke arah Jack begitupun Valey.


Jack berlari , lalu memeluk kembarannya itu erat. "Sweety.. Kemana saja kau selama ini?" lirih Jack ia sangat membutuhkan adiknya ini sekarang.


"Aku hanya pergi untuk menenangkan diriku Big Bear" Valey tersenyum hangat ke arah kakaknya itu. Valey pun menarik kakaknya itu menuju taman istana, mereka duduk di salah satu bangku.


"Big Bear.. Kemana Alyssa?" tanya Valey pura-pura tak tahu.


"Entah lah..." jawab Jack singkat dan dingin, ia benci jika ada yang menyebut nama itu. Valey menghembuskan nafasnya kasar, kakaknya ini sungguh sangat membenci matenya.


"Apa kau mereject nya sama seperti aku di Reject mate ku?" tanya Valey


"Maksud mu?, Sweety aku tidak seberengsek Alpha sialan itu" kata Jack. Valey bernafas lega jika kakaknya tidak Mereject Alyssa.


"Jack, apa kau benar-benar membenci nya ? Kenapa kau tidak mau mendengar penjelasannya dulu" kata Valey lembut berusaha membuat Kakaknya itu mengerti jika yang ia lakukan itu salah.

__ADS_1


"Iya, aku sangat membenci nya. Dan tidak ada yang perlu dijelaskan" kata Jack dingin , ia benci hal ini. Kenapa adiknya ini menanyakan Alyssa terus.


"Kak bukan kah kau telah berjanji dengan ku jika kau akan menyayangi mate mu seperti kau menyanyangi aku, Mom, dan Dad. Kejarlah dia jika kau menyayangi kami" lirih Valey


"No... She's my enemy... Dan aku tak mau hidup dengan orang yang merupakan bagian dari Dark Moon!" tegas Jack lalu ia berdiri meninggalkan Valey disana. Valey memandang sendu kakaknya itu , ia tidak tahu lagi apa yang akan ia lakukan sekarang.


"Jack, dia sedang mengandung anak mu" lirih Valey . ia tak bisa memberitahu jika Alyssa hamil karena ia telah berjanji pada Alyssa. Hatinya nyeri melihat Alyssa kalau itu, gadis itu tidak salah sama sekali. Ini hanya kesalahpahaman yang akan berakhir buruk jika Jack seperti ini.


•••


KELVIN SIDE


Sementara itu di Silver Moonlight Kelvin tampak sangat berantakan. Ia sangat frustasi sekarang, matenya pergi entah kemana, dan Josh tak pernah menghubungi Kelvin lagi. "Moon Goddess, berikan aku satu kesempatan lagi untuk memperbaiki semuanya." lirih Kelvin.


Tiba-tiba Troy betanya memindlink Kelvin. "Alpha malam ini kita akan ada pertemuan dengan Pack Golden Red Eclipse dan Blue Moonlight di istana Gerardious," kata Troy.


"Baiklah, aku akan pergi kesana. Apa yang akan kita bahas?" kata Kelvin


"Perang?" tanya Kelvin.


"Iya Alpha, antara Golden Red Eclipse dan Dark Moon" kata Troy.


"Baiklah Troy kita pasti akan membantu mereka, " kata Kelvin.


•••


THE GOLDEN RED ECLIPSE


Malam hari pun tiba Jack sudah siap dengan pakaian formal miliknya. Valey juga ada disana ia mengenakan gaun semata kaki berwarna hitam.

__ADS_1


"Jack.. Kau juga mengundang dia?" tanya Valey.


"Tentu,bagaimana pun Golden Red Eclipse dan Silver Moonlight tak bisa di pisahkan" kata Jack.


"Em... " Valey tak yakin ia akan ikut dalan pertemuan itu, ia tidak sanggup jika bertemu dengan Kelvin. Jack yang mengerti perasaan adiknya pun, terseyum hangat ke arah Valey.


"Tenanglah Sweety, ada aku" kata Jack, ia menggenggam tangan Valey memberikan kekuatan Valey pun tersenyum pada Jack lalu mereka pun masuk kedalam ruang pertemuan. Benar saja sudah ada Kelvin disana , Kelvin tersentak saat melihat Valey, sedangkan Valey ia terlihat berbeda dari biasanya , gadis itu tampak dingin sama seperti Jack .


Kelvin menatap sendu Matenya itu, tatapan Valey yang biasanya hangat saat menatap nya kini berubah menjadi tatapan dingin dan terlihat jelas dimata Valey ada kekecewaan dan luka yang mendalam disana. Pertemuan pun berlangsung, mereka membahas mengenai perang yang berlangsung dalam waktu dekat. Aura mencekam menyeruak disana , Valey dan Jack sangat serius menjelaskan strategi mereka.


•••


VALEY SIDE


Valey berjalan menuju taman belakang mansion , ia duduk di salah satu kursi dan terisak disana. Sedari tadi ia menahan dirinya untuk tidak menangis.


"Aku masih mencintainya Ruby... Bahkan setelah ia hampir saja Mereject ku perasaan ini tetap sama" lirih Valey pilu.


"Aku tahu perasaan mu Val" Ruby tak bisa memungkiri jika perasaannya sama, namun ia begitu kecewa karena mereka hampir saja di Reject oleh Mate mereka.


Tiba-tiba seseorang merangkul Valey membuatnya tersentak, Valey tahu siapa yang memeluknya , Kelvin siapa lagi kalau bukan dia.


"Maafkan aku Amour, kembalilah.." lirih Kelvin, sorot matanya sendu menatap wajah Valey. Valey menghapus air matanya kasar dan ikut menatap Kelvin sendu.


"Maafkan aku... Kurasa sekarang aku tidak bisa.. Maafkan aku" lirih Valey lalu ia pergi dari sana menuju kamarnya.


Valey terisak pilu di kamarnya, ia ingin--- Ia ingin kembali.Tapi ia belum siap, ia belum siap tinggal bersama Kelvin lagi.


"Maafkan aku" lirih Valey disela isakannya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2