
AUTHOR POV
Sinar matahari pagi masuk melalui celah-celah jendela istana Gerardious, dua orang anak kecil berusia 3 tahun dan 5 tahun berlari mengelilingi setiap sudut istana.
"Kak Leo tunggu..." teriak anak lelaki berusia 3 tahun.
"Wle.. ayo kejar El...." kata anak usia 5 tahun, sembari menjulurkan lidahnya.
Mereka berdua adalah anak dari Valey dan Jack. anak yang berusia 5 tahun adalah Leonathan Keizaro Friedrich dan anak usia 3 tahun adalah Gabriel Liam Fernand, mereka berdua asik berlarian mengelilingi seluruh penjuru istana, langkah mereka terhenti saat suara seorang wanita yang menahan sakit mengintrupsi.
"Mommy..." teriak Gabriel
Sontak Gabriel berlari menuju sang Mommy yang sedang duduk di tangga sembari memegang kuat pembatas tangga. Leo ikut berlari di belakang Gabriel.
"Mommy ada apa ?" tanya Gabriel , matanya telah basah akibat menangis, Gabriel sangat takut melihat Mommy nya yang kesakitan. Valey tersenyum, dan mengelus rambut Gabriel lembut penuh kasih sayang.
"Mommy tidak apa-apa sayang" kata Valey lembut, padahal ia menahan sakit.
Leo berinisiatif untuk memanggil, Dad, Mommy serta yang lainnya untuk segera menolong Aunty kesayangan nya itu. Kaki mungil Leo terus melangkah menuju ke ruang baca untuk mendatangi mereka.
"Mom, Dad.." teriak Leo dengan nafas terengah-engah, Alyssa segera menghampiri Putra kesayangannya tersebut.
"Leo.. ada apa?" tanya Alyssa lembut
"Aunty... Aunty Jessie.. " Leo tampak mengatur nafasnya yang masih ngos-ngosan.
"Ada apa dengan Aunty Jessie Leo ?" tanya Kelvin, ia menjadi sangat khawatir.
"Dia kesakitan.." kata Leo pada akhirnya, sontak Kelvin segera berdiri dan berlari tanpa menghiraukan yang lain. Jack, Alyssa, Angel, dan Bryan pun ikut berlari mengikuti Kelvin untuk segera menghampiri Valey, mereka sangat Khawatir hal buruk terjadi pada Valey.
Leo melongo, pasalnya ia di tinggal sendirian disana, anak kecil itu hanya bisa menghela nafasnya dan menggelengkan kepala.
"Dasar... aku malah ditinggalkan" kata Leo, bibirnya mengerucut karena kesal.
Percaya atau tidak. tapi kalian harus percaya tentunya, Leo itu dewasa sebelum waktu nya, fikirannya tak lagi seperti anak kecil ia sangat jenius. Di usia yang baru menginjak 5 tahun ia sudah sangat lihai memainkan pedang dan sangat mahir memanah. Selain itu ia jauh lebih senang menghabiskan waktunya membaca buku-buku tebal di perpustakaan.
Leo pun berlari menuju ke arah tangga, disana sudah ramai, Valey di gendong oleh Kelvin menuju rumah sakit Pack. Gabriel menangis tersedu-sedu melihat kondisi Mommynya. Leo pun mendatangi Gabriel dan merengkuh tubuh adik sepupunya itu.
"Jangan menangis, mommy mu baik-baik saja" kata Leo, mencoba menenangkan Gabriel.
__ADS_1
"Hiks.. Mommy.. Hiks" Gabriel masih menangis ia takut hal buruk terjadi pada Mommynya. Leo terus berusaha menenangkan sepupunya itu, mendekap tubuh Gabriel.
•••
Di rumah sakit, Valey segera dilari kan keruangan bersalin dengan Kelvin tentunya. Gabriel duduk di pangkuan Angel, ia masih saja menangis , apa lagi ia mendengar ibunya yang merintih sakit, seiringan dengan suara Dad nya yang terus menyemangati Valey.
"Oma... Apa yang terjadi? Hiks... kenapa mom kesakitan Hiks.." lirih Gabriel dengan air mata yang terus menyucur deras. Ia begitu menyayangi ibu nya.
"Mommy mu baik-baik saja sayang, seharusnya kau bahagia " kata Angel lembut.
Gabriel menghentikan tangisnya, anak itu menatap Angel, meminta penjelasan, kenapa ia harus bahagia di saat Mommy nya kesakitan sepeti ini. Angel yang mengerti maksud cucunya itu pun mengelus lembut rambut cucunya itu dan tersenyum.
"Sebentar lagi El akan jadi seorang kakak" kata Angel, seketika Gabriel tersenyum matanya berbinar bahagia, ia sangat senang . Gabriel melompat dari tubuh Angel kebawah dan melompat girang.
"Yeay!!... El sebentar lagi jadi kakak" kata Gabriel senang, orang-orang disana tersenyum melihat tingkah polos Gabriel yang menggemaskan. beberapa detik kemudian terdengarlah suara tangisan bayi dari ruangan Valey.
"Hoek... Hoek..."
Gabriel terdiam sebentar, matanya berbinar ia menggenggam tangan Angel erat, "Oma ... Itu adik El?" tanya Gabriel polos, Angel tersenyum dan mengangguk, lalu Gabriel ke arah Bryan lagi.
"Opa.. itu adik El?" tanya Gabriel polos.
"Yeay... boleh El masuk?" tanya Gabriel Lagi.
"Tentu.." kata Bryan.
Dengan semangat Gabriel menuju kearah ruangan Mommynya, ia membuka pintu dan melihat sang Mommy yang sedang menggendong bayi kecil, dan Daddy nya yang tersenyum melihat sosok bayi di gendongan Mommynya.
"Mom,Dad.." kata Gabriel riang.
"Hai jagoan Daddy" kata Kelvin, lalu Kelvin pun mendekat ke arah Putra kesayangannya. Kemudian menggendong tubuh El.
"Daddy.. El mau lihat adik El" rengek Gabriel, Kelvin tersenyum lalu mendekatkan Putra kecilnya itu dengan adik kecilnya . Gabriel melihat dengan tatapan berbinar melihat sosok bayi mungil di depannya.
"Dia lucu sekali.."kata Gabriel , ia tampak gemas melihat sosok kecil dihadapannya.
"Dia cantik seperti Mommy mu kan" kata Kelvin.
"Adik El perempuan Dad ?" tanya Gabriel lagi dengan polosnya.
__ADS_1
"Iya sayang, " kata Valey lembut.
"Em.. tidak buruk.. setidaknya ia sangat lucu" kata El, sebenarnya ia ingin memiliki adik Laki-laki, tapi melihat betapa lucu adik perempuannya ia senang.
"Sekarang keluarga kita sudah lengkap, ada Putra tampan dan Putri yang cantik" kata Kelvin senang.
"Nama nya siapa mom?" tanya Gabriel, tangan nya terulur menyentuh pipi bayi mungil tersebut.
"Nama putri cantik ini Carlissa Vionetta Fernand, " kata Valey.
"Nama yang bagus, "kata Kelvin
"Aku akan memanggilnya Vio" kata Gabriel dengan semangat.
•••
Kelvin dan Valey mengantar El dan baby Vio menuju kamar mereka . Karena kedua anak nya itu sudah terlelap tidur. Kelvin menggendong Gabriel dan membaringkan tubuh putranya di kasur milik Gabriel, dan Valey ia memasukkan Baby Vio di dalam Box Bayi. setelah mencium kedua anaknya, Kelvin dan Valey pun menutup pintu kamar dan berjalan menuju kamar mereka berdua. Valey bersandar di bahu Kelvin, dan Kelvin ia mengecup lembut pucuk kepala sang istri.
"Aku sangat bahagia sekarang " kata Valey senang.
"Aku juga, terimakasih kau telah memberikan ku Putra dan Putri yang sangat menggemaskan untuk ku. Terimakasih kau selalu ada di samping ku, merawat ku kala aku sakit, mendekap ku kala aku lelah, hadir menghiasi indahnya hari ku. .." kata Kelvin tulus. Ia menggenggam tangan sang istri lalu mencium nya.
"Apa pun yang terjadi aku hanya milik mu Alpha, cinta ku hanya untuk mu. karena kau takdir ku, dan hati ini telah memilih mu untuk tempat nya jatuh.. hanya pada mu" kata Valey tulus. Ia mengelus wajah tampan yang selalu berhasil membuat nya jatuh cinta.
"Aku juga, Amour... tetap lah jadi rumah untuk ku.. rumah tempat ku berlindung dari teriknya matahari yang menyengat.. rumah tempat ku berlindung kala hujan, badai menerpa ku.. aku sangat berterimakasih kepada Moon Goddess, karena ia telah memberiku Mate sesempurna dirimu.." kata Kelvin lalu ia mengecup bibir Valey lembut, sarat akan rasa cinta yang mendalam. mereka tak kan pernah bisa di pisahkan, hanya kematian saja yang mampu memisahkan mereka. seperti janji suci pernikahan yang telah mereka berdua ucapkan "to love and to cherish 'till death do us part"
•••
Jangan pernah lah sekalipun engkau menyia-nyiakan orang yang tulus mencinta mu jika kau tak ingin merasakan penyesalan. Jangan jadikan rasa benci menjadi alasan mu untuk menolak orang telah di takdirkan untuk mu. Sekeras apa pun kau mencoba untuk meninggalkan dia , tetap saja kau akan kembali padanya lagi, karena takdir sang pencipta itu mutlak. kita hanya pemeran utama yang menulis skenarionya adalah sang pencipta.
Saat penyesalan menghampiri mu kau baru akan sadar, sadar akan pentingnya dia bagi mu, kau akan sangat merindukan setiap detik yang kau lakukan bersamanya, kau akan sangat menyesal telah membuat mata indahnya itu meneteskan air yang begitu berharga. Kau akan menyesal telah melukai hati yang memberikan cinta tulusnya untuk mu.
Pesan untuk kalian, terimalah apa pun yang di berikan sang pencipta untuk mu.. jalani setiap cobaan yang ia berikan untuk mu.. karena itu semua , pasti punya tujuan... tujuannya adalah membuat mu menyadari apa artinya engkau hidup. apa artinya kau berjuang.. dan apa artinya dirimu untuk orang lain..
**This is
My Cold Alpha**
"semua rasa sakit yang hadir , semata untuk mendewasakan mu"
__ADS_1