
"Apa jangan-jangan ia---"Jack menggantung perkataannya.
"Dia kenapa?" tanya Kelvin tak sabaran.
Jack tersenyum jahil "dia--" Jack lagi-lagi menggantung perkataannya. Dengan wajah menyebalkan milik nya. Di saat seperti ini Jack masih saja bersikap menyebalkan.
"Kenapa Jack begitu menyebalkan" kata Josh.
"Jika dia bukan kakak nya Jessie, sudah ku hajar " kata kelvin gemas.
Pintu ruangan Valey pun terbuka tampak lah wanita cantik memakai pakaian dokter keluar dari ruangan itu. Kelvin dan Jack langsung mendatangi dokter tersebut. "Bagaimana keadaan istri saya dok? " kata Kelvin tak sabaran.
"Iya dok, bagaimana keadaan adik saya" tambah Jack, yang semakin mendesak sang dokter.
Dokter itu malah tersenyum pada kedua pria di hadapannya itu. Kelvin dan Jack mendengus kesal. "Dia fikir aku akan tergoda dengan senyum menjijikkan itu" kata Serge kesal melalui mindlink .
Tak berbeda jauh dengan Serge, Josh ikut kesal dan memindlink kelvin.
"Dia fikir senyumnya itu bisa membuat ku luluh" kata Josh kesal.
Dan Kedua Alpha itu menjawab Wolf mereka serentak dengan jawaban yang sama. "shut up!! " bentak kedua Alpha itu sementara Wolf mereka terkekeh dan memutuskan mindlink.
Akhirnya dokter itupun angkat bicara. "Selamat Alpha,Luna Jessie hamil. Usia kandungannya 9 minggu" kata dokter tersebut. Sontak Kelvin dan Jack girang, mereka melompat -lompat layaknya anak kecil.
"Yeay! Yeay! " sorak Kelvin dan jack girang sekali. Mereka membuat kehebohan tersendiri di sana, orang-orang hanya bisa tersenyum sembari menggelengkan kepala. Dua orang Alpha yang terkenal dingin ternyata memiliki sisi koyol dan kekanak-kanakan.
"Katakan jika aku tidak sedang bermimpi!" kata Kelvin.
"Tentu ini bukan mimpi" sahut Jack dengan wajah penuh semangat.
__ADS_1
"Yeay!" lagi-lagi mereka bersorak senang, mereka berdua heboh sendiri.
"Dasar kedua Alpha itu" kata Adam ia menggeleng kan kepalanya heran.
"Heboh sekali... " tambah Nadine
"Dan jangan lupa sikap kekanak-kanakan mereka" kata Felix ia terkekeh geli melihat reaksi Kelvin dan Jack.
"Kami sudah boleh masuk"kata Kelvin, dokter tersebut baru saja menganggukkan kepalanya, dan berkata.
"tentu si-" ucapan dokter itu terpotong karena kedua pria itu langsung menerobos masuk, ia hanya bisa menggeleng dan berlalu.
•••
Di dalam ruangan Kelvin langsung memeluk istrinya dan mencium Valey berkali-kali, membuat Valey malu karena di lihat banyak orang.
"Oh Moon Goddess terimakasih " kata Kelvin senang sekali. Kelvin mengelus dan mencium perut Valey yang masih rata. Valey tersenyum melihat reaksi suaminya ia mengelus lembut kepala Kelvin.
"Ya.. Aku sangatlah bahagia sekarang "jawab Valey Senyumnya tak pernah pudar dari wajah cantiknya. Jack memeluk Valey erat, lalu mencium pucuk kepala adiknya itu.
"Selamat Sweety" kata jack senang karena sebentar lagi ia akan memiliki keponakan.
"Terimakasih Big Bear"
"Tebakan ku benar, kau benar-benar hamil" kata Jack pada adiknya itu.
"Em, kau bisa tahu dari mana Jack? " tanya Valey penasaran.
"Apa sih yang tidak di ketahui oleh Jacques Coen Friedrich yang tampan ini"kata Jack membanggakan dirinya. Valey memutar matanya jengah.
__ADS_1
PLETAK!
"AW!!" Jack meringis sembari mengusap dahi nya yang berdenyut.
"Rasakan itu" Valey terkekeh geli melihat kakaknya yang meringis kesakitan. Sungguh Jack berlebihan, mana mungkin sentilan di dahinya itu sebegitu sakitnya.
"Kau ini!! " Jack langsung menyambar adiknya, menggelitik tubuh Valey dengan brutal.
"hahahahahaha!! Jack hentikan... " Valey tertawa ia perutnya sakit karena terlalu keras tertawa.
"Rasakan ini! " Jack terus menggelitik adiknya itu, Valey sampai meneteskan air matanya tak kuat lagi menahan rasa geli akibat ulah sang kakak. Semua orang tertawa melihat kelakuan kedua saudara kembar itu.
•••
AUTHOR POV
Valey menjalani harinya seperti biasa, ia sedang memasak makan siang untuk suaminya dan dia tentunya. Tiba-tiba seseorang memeluk nya dari belakang, ia sudah tahu itu ulah siapa. Pasti ia akan mendapatkan omelan dari suaminya ini.
"Amour, sini biar aku saja yang memasak " kata Kelvin lalu mengambil alih masakan Valey.
"Tapi-" Valey tak bisa melanjutkan perkataan nya lagi, karena Kelvin sudah mendelik tajam ke arahnya. Sudah di pastikan sebentar lagi ia akan mendapatkan omelan .
"pasti sebentar lagi ia akan berkata 'kau tidak boleh lelah Amour... Kau sedang mengandung.. Aku tidak mau ibu dari calon anak ku ini sakit nantinya'" batin Valey. Benar saja, Kelvin pun mengeluarkan kata-kata ampuhnya.
"Kau tidak boleh lelah Amour. Kau sedang mengandung. Aku tidak mau ibu dari calon anak ku ini sakit nantinya" kata Kelvin lembut, Valey hanya bisa pasrah ia duduk di kursi sembari memperhatikan suaminya itu.
Kelvin menjadi sangat posesif setelah Valey hamil , Valey tak bisa bergerak bahkan berjalan ketaman pun ia tak bisa. sekarang mansion mereka di lengkapi Lift karena Kelvin tak ingin istri cantiknya itu lelah karena harus turun naik tangga.
"Posesif sekali dia " kata Ruby, Wolf Valey ini terkekeh geli.
__ADS_1
"Ya, bahkan untuk bergerak pun sangat sulit " kata Valey lesu. Matanya menatap sendu kearah luar jendela. Ia bosan terkurung seperti saat ini.
Bersambung...