My Cold Alpha

My Cold Alpha
BAGIAN 27


__ADS_3

THE GOLDEN RED ECLIPSE VS THE DARK MOON


Matahari masih malu-malu menampakkan dirinya dari ufuk timur, udara dingin dan aroma embun pagi menegaskan jika hari masih sangat pagi. Akan tetapi suasana Pack Golden Red Eclipse sudah ramai karena hari ini perang besar akan terjadi . para warior pack dari Golden Red Eclipse, Silver Moonlight dan Blue Moonlight sudah berkumpul disana. Jack, Kelvin dan Sergio , mereka para Alpha sudah siap di barisan terdepan.


Angel,Stella, Nadine dan Nancy bertugas membawa wanita dan anak-anak dari tiga Pack ke air terjun , karena itulah satu-satunya tempat ter aman dan tak tersentuh musuh saat ini. Max turut andil untuk membawa mereka ke sana bersama Elang Besar yang lain.


"Moon Goddes lindungi keluarga ku, dan bantu lah kami untuk memenangkan perang ini" batin Valey.


Valey pun berjalan menuju barisan paling depan sejajar dengan ketiga Alpha disana. Valey sudah siap dengan pedang dan belati Khusus miliknya , pakaian yang ia gunakan sedikit terbuka agar ia lebih leluasa bergerak.


"Max... Kerahkan pasukan peri untuk menolong para warior yang terluka, dan jangan lupa rencana kita" kata Valey berbicara pada Max melalui telepati.


Semua mata memandang Valey dengan tatapan kagum, aura yang di keluarkan oleh gadis itu begitu pekat membuat siapa saja enggan berurusan dengannya. Jack, Kelvin dan Sergio berbalik melihat siapa yang datang dengan Aura dingin dan mencekam itu.


"Sweety.." sapa Jack dengan senyum hangatnya. Membuat siapa saja iri melihat perlakuan Jack yang terkenal begitu dingin itu kepada adiknya.


"Ya, Big Bear." jawab Valey dengan senyum manisnya , walau tidak mengurangi sedikit pun aura mencekam miliknya.


"Kenapa kau disini?" tanya Jack.


"Tentu saja aku ikut berperang" jawab Valey santai.


"Dengan pakaian seperti ini?" Jack tersenyum mengejek.


"Ya.. Aku menyukai penampilan ku ini" jawab Valey ketus karena kesal, Jack terkekeh kecil. Valey berjalan beberapa langkah dari ketiga Alpha tersebut.


"Apa pun yang terjadi. Kita harus menang!! " teriak Valey lantang . para pasukan pun bersorak menyatakan jika mereka sudah siap untuk berperang. Semangat mereka begitu besar untuk berperang demi masa depan Pack mereka.


"Aku tak menyangka Putri Jessie begitu mengangumkan seperti ini" kata Evan Wolf Sergio.


"Kau benar, Aura yang ia keluarkan membuat siapa saja tunduk dan enggan untuk mengusiknya sama seperti Alpha Jacques" kata Sergio. Ia kagum dengan sahabat Matenya itu, (Sergio adalah Mate Nadine)

__ADS_1


"Itu yang ku suka dari mu Sweety.." kata Jack ia melangkah kesamping Valey kemudian mengelus rambut Valey sayang, Jack juga mencium puncuk kepala Valey singkat.


"Apa pun yang terjadi aku mohon jangan salahkan siapa pun Jack, dan satu hal lagi kejar Mate mu" jawab Valey lirih , entah kenapa ia memiliki firasat sesuatu yang buruk akan menimpanya.


"Hm..." jawab Jack singkat, Valey tahu Jack masih belum bisa menerima jika Alyssa adalah adik dari Raven. Jack pun memberi aba-aba untuk segera berangkat ke perbatasan Golden Red Eclipse dan Dark Moon. Para Prajurit pun mulai bergerak menuju medan perang.


"Let's play the begins! " kata Jack dengan seringaiannya. Jack , Kelvin dan Sergio pun mulai bergerak. Namun langkah Kelvin terhenti karena seseorang mencekal tangannya lalu memeluk dirinya.


"Apa pun yang terjadi nanti, jangan pernah salahkan dirimu" kata Valey lembut dan ia tersenyum hangat. Kemudian Valey mencium bibir Kelvin singkat."Aku mencintaimu" bisik Valey.


Lalu gadis itu pun melesat pergi dari sana, meninggalkan Kelvin. Kelvin tersenyum senang, lalu ia mengejar Valey yang sudah jauh di depannya, hingga akhirnya Kelvin berhasil menyaingi gadisnya itu.


"Aku juga mencintaimu Amour.  Maafkan aku" lirih Kelvin lalu ia mencium puncuk kepala Valey, kemudian Kelvin langsung pergi mengejar Jack dan Sergio di depan.


Valey tersenyum manis, akan tetapi ia merasa hal yang buruk akan terjadi padanya "ku harap aku masih bisa melihat mu setelah ini" batin Valey.


Mereka terus berlari hingga akhirnya mereka sampai di perbatasan , tampaklah Dark Moon bersama sekutunya yang juga baru sampai disana. Jumlah pasukan Dark Moon sangat banyak tidak seperti yang mereka bayangkan sebelumnya.


"Aku yakin kita pasti menang" kata Jack optimis. Jack pun memberi aba-aba untuk menyerang begitu pun Raven.


"Serang!!!" kata Jack dan Raven dengan Alpha Tone mereka bersamaan. Perang pun di mulai ada sebagian yang sudah bergati shif menjadi serigala. Mereka pun saling menyerang ,Jack dengan mudah membunuh 10 orang di hadapannya dengan sekali tebas pedangnya  saja. Jack sangatlah hebat memainkan pedangnya sama hal nya Valey ia dengan mudah membunuh musuhnya dalan sekejap.


***CRASH!!


SREETTT***!!


Valey menyerang lawannya dengan cepat tanpa memberikan sedikit  pun kesempatan pada lawannya untuk menyerang. Valey bergerak sangat  gesit membuat musuhnya sulit menyerang Valey. 


"Benar kata Nadine putri Jessie sangat hebat" kata Evan melalui mindlink.


"Dia sangat sempurna  Evan " jawab Sergio.

__ADS_1


Sergio sedikit lengah,  musuh pun mengambil kesempatan  itu untuk menyerang Sergio. 


**TING!!


CRASH**!!


Sebuah pedang berhasil menebas tubuh seseorang.  "Tetap fokus" kata Valey  pada Sergio.Untung saja Valey menyelamatkan nya kalau tidak entah sseperti apa nasib Sergio selanjutnya. 


Mereka melanjutkan  pertarungan mereka, semakin lama semakin sengit,  banyak pasukan Dark Moon yang terbunuh. Namun tak sedikit pula pasukan Golden Red Eclipse yang terluka.


"Bagaimana ini Raven?" kata Isabella,  pasalnya pasukan mereka semakin berkurang.


"Tenang sayang. Mereka fikir akan menang?Jelas itu tidak mungkin"kata Raven licik, dengan senyum miring nya.Tiba-tiba  pasukan Dark Moon mundur membuat Jack dan yang lain heran.


"Ada apa ini? " tanya Kelvin.


"Kurasa mereka merncanakan sesuatu" kata Valey.


"Jangan lengah,  tetap fokus" perintah Jack lantang.  Mereka tetap dalam posisi siaga, tiba-tiba  dari atas jatuh semacam bubuk yang sangat banyak.


"Bubuk Barboza" kata Valey dan Jack bersamaan.


"Jangan hirup !!! " perintah Jack,  akan tetapi semuanya terlambat banyak prajurit yang tumbang karena terhirup bubuk itu.  Bubuk Barboza ini sangat berbahaya,  sedikit  saja terhirup membuat orang yang menghirupnya merasakan saluran pernafasannya terasa terbakar,  kerja jantungnya terhenti dan akhirnya  orang itu akan mati mengenaskan .


Suara teriakan dan jeritan kesakitan yang menyayat hati terdengar jelas disana.  Valey memejamkan matanya  tak kuat melihat pemandangan  mengerikan di hadapannya.  Suara rintihan raungan seakan menggema di kepala Valey,  membuatnya meringis. Jantung Valey terpacu cepat,  semakin cepat,  aura yang ia keluarkan semakin pekat cahaya keemasan mengelilingi Valey.  Saat ia membuka mata,  iris matanya berubah menjadi keemasan .


"Jack!  Valey!!  " mindlink  Serge.  Jack membelalakkan matanya tak percaya saat melihat ke arah Valey.


"Golden Orlee" ucap Jack tak percaya.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2