My Cute Boyfriend 2

My Cute Boyfriend 2
Episode 1


__ADS_3

Come back with Sara Again


jadi baru-baru ini, Sara dapet info dari si Author kalau novel ini bakal diedit dan direvisi lebih dulu untuk kepentingan Author pribadi. jadi Sara dan yang lainnya cuma mau minta maaf kalau mengganggu aktivitas readers sekalian, tapi Author melakukan ini untuk kepentingan pribadi. jadi kami minta maaf untuk ketidak nyamanannya. mungkin akan ada beberapa scan adegan yang berbeda dengan sebelumnya setelah diedit dan direvisi, sekali lagi kami minta maaf dan terimakasih untuk pengertiannya.


so come back with Sara cans again 😘🥰


kali ini Sara yang menggantikan Victo. alias kali ini Author telah memberikan Sara kepercayaan untuk menggarap dan membantu Author menjelaskan dan membawakan novel ini untuk para Readers sekalian.


karenanya Sara mohon bantuannya untuk semuanya!! mohon kerjasamanya


~~


selepas kembali dari makam Nana, Kuro bersama dengan Yora, Tris, dan Lia kini dalam perjalanan menuju ke bandara. setibanya di bandara mereka pergi dengan jet pribadi milik Kuro, dan tujuan mereka adalah negara X. Kuro sebenarnya masih sangat ragu dengan keputusannya, tetapi demi memenuhi keinginan Nana dia akan melakukan apapun  demi mewujudkannya.


Bandara Internasional Negara X


setibanya di bandara Kuro langsung di sambut oleh Ryoma dan anggota dari Geng Naga Merah. Kuro sebenarnya tidak ingin mendapat pengawalan Khusus dari Ryoma, karena dia menganggap ini terlalu berlebihan. tetapi Ryoma hanya menjalankan perintah terakhir dari tuannya, jadi apa yang bisa dilakukan oleh Kuro.


Kuro dan keluarga kecilnya pergi dengan sebuah Rolls yang sudah terpakir di landasan bandara, tepatnya didekat Jet pribadi miliknya. setelah dari bandara, Kuro langsung saja di kawal dengan barikade menuju ke kediaman utama Yuuki.


Kediaman Yuuki


setibanya di kediaman Yuuki, Kuro disambut oleh Alan dan Louis yang sudah menunggu kedatangan mereka didepan gerbang masuk kediaman Yuuki. Ryoma dan Alan meminta anak buahnya untuk membuka gerbang kediaman, dari sana mobil mereka masuk dan di parkir di halaman depan Mansion Yuuki.



 


"Papa ini rumah siapa?" tanya Lia yang baru turun dari gendongan Yora. Lia mengedarkan pandangannya ke bangunan megah itu, ya walau Mansion Yuu jauh lebih megah dan indah jika di bandingkan dengan Mansion milik Keluarga Yuuki.


" ini adalah rumah Papa dulu!"


Kuro mengangkat tubuh gadis kecil itu kemudian meletakannya digendongannya. digendongnya sang putri di dalam pelukannya. para pelayan sangat terkejut mendapati tuan muda mereka yang sudah lama pergi, kini kembali. para pelayan segera membukakan pintu dan memberitahu tuan mereka tentang kedatangan sosok Kuro. Kuro membawa Yora dan Lia masuk, di ikuti dengan Louis, Alan, dan Ryoma yang mengekor dibelakangnya.

__ADS_1


Kuro masuk dan mendudukkan dirinya di sofa, tidak lama kemudian para pelayan membawakan air dan makanan ringan. Kuro hanya tersenyum, sedangkan Lia? dia kini sibuk mencicipi setiap makanan yang ada disana. walau begitu Ryoma dan Alan tidak dengan semudah itu membiarakan nona kecil mereka menyantap hidangan itu. dia memanggil beberapa anak buahnya dan memeriksa makanan itu sebelum diberikan pada gadis manis itu. ya, terkadang Lia merasa kesal dengan penjagaan overprotektif yang sang ayah lakukan,tapi apa yang bisa dia lakukan?


" Kuro!" sebuah suara mengalihkan fokus Kuro. dia segera menoleh ke arah sumber suara, disana dia menemukan sosok yang sudah lama tidak ia jumpai.


ya, itu adalah kakeknya, Harry Yuuki. kini dia terlihat sangat tua dan renta, rambut putih yang menghiasi kepalanya kini memudar, wajahnya yang kencang kini berkerut. dia masih ingat 10 tahu lalu, sang kakeh masih bisa berjalan dengan normal tanpa tongkat di usianya yang menginjak 65 tahun. tetapi kini di usianya yang ke 75 tahun, sang kakek sudah banyak berubah.


" lama tidak bertemu, kakek!"


Kuro segera menghampiri pria tua itu dan memapahnya menuju ke sofa. dia mendudukkan Harry Yuuki di sofa utama dekat tempat Lia duduk. Harry sangat terkejut mendapati sosok gadis kecil yang tengah asik menyantap cemilan yang di berikan oleh para pelayan.


" Na..na!"


Kuro terkejut mendengar sang kakek menyebut putrinya sebagai adiknya, ya tidak bisa di pungkiri kalau sifat Lia sangat mirip dengan Nana. tetapi, dia bukan Nana yang dingin dan kejam, dia adalah Nana yang manis dan menggemaskan.


" tidak, kakek salah. dia putriku, Nathalia yuu!" jawab Kuro sambil menatap bangga pada sang anak tercintanya. Harry terkejut mendengar bahwa dia kini punya cicit, dan sang cicit sangat mirip dengan cucu kesayangannya itu. Harry melayangkan pandangannya, dia mencari sosok Nana, akan tetapi dia tidak menemukannya.


" Kuro, dimana Nana?" tanya Harry yang membuat Kuro terkejut.


Kuro langsung mengalihkan pandangannya pada Yora, dia harap dirinya bisa mengontrol emosinya kali ini. Harry menatap wajah Kuro dengan bingung, apa yang tengah melintas di pikiran Kuro.


Harry hanya membalas perkataan Kuro dengan sebuah senyuman. sekarang Harry mengalihkan pandangannya pada malaikat kecil yang ada di sebelahnya.


" halo, kakek buyut!" sapa Lia dengan memamerkan gigi putihnya dari balik senyumnya.


harry begitu terpesona dengan senyum yang di berikan gadis kecil itu. senyum yang sama dengan milik Kuro, tetapi matanya melihat sosok Nana dari balik senyum itu.


" halo! siapa namamu sayang?" tanya Harry yang mengangkat Lia kemudian mendudukannya di pangkuannya. sudah lama Harry tidak menimang anak kecil, belum ada satupun penerus dari keluarga Yuuki yang lahir. cucu-cucunya belum menikah, dan mereka yang sudah menikah belum memiliki anak.


" lia!" jawab Lia dengan sebuah senyum yang terukir diwajahnya.


Harry tanpa sadar mengukir senyum lembut dari wajahnya, sudah sangat lama sejak kepergian Nana dan Kuro, dan hari ini. sosok Harry Yuuki tengah tersenyum karena anak kecil yang begitu manis dan menggemaskan.


" baiklah, sekarang berapa umur Lia?" tanya Harry sambil mengambil sepiring cake cokelat dan memberikannya pada sang cicit. Lia menerima kue itu kemudian memakannya sebelum menjawab pertanyaan Harry.

__ADS_1


" sekarang umur lia..uhm..satu, dua, tiga, empat, lima. umur Lia 5 tahun!"


gadis itu mengangkat tangan sambil memamerkan tangan kecilnya yang sangat imut. Harry mengusap lembut rambut perak milik Lia, dia terkejut mendapati Lia memiliki darah Yuuki yang murni. rambut perak yang berkilau ditambah mata berwarna biru shapire yang lembut dan berkilau membuat Harry sangat terkagum akan hal itu.


Harry masih sibuk memandangi rambut dan mata gadis kecil itu, dia ingat kalau sejak kecil Nana ingin memiliki rambut perak dan mata biru yang sama dengan miliknya. bahkan Nana bilang kalau dia ingin memiliki mata biru yang lebih indah dari batu Shapire.


selama mereka tengah berbincang dengan asiknya, perlahan-lahan semua anggota Yuuki yang tengah sibuk dengan masalah kantor, kini menuruni tangga dan menginjakkan kaki mereka di runag tamu keluarga Yuuki. mereka mendengar kalau Kuro telah kembali, jadi mau tidak mau mereka harus turun dan menemui anak emas kebanggan keluarga Yuuki.


" KAKAK !!!"  sebuah Suara mengejutkan Kuro, kini dia langsung menoleh ke arah sumber suara itu dan mendapati sosok pemuda yang usianya sekitar 17-18 tahun. Kuro mengenal dengan jelas sosok itu, seorang anak yang sejak kecil selalu bermanja pada dirinya dan Nana. ya, Arthur Yuuki.


" lama tidak bertemu, Art.." belum sempat Kuro menyelesaikan kata-katanya dan Arthur sudah memeluknya lebih dulu. Kuro sangat terkejut mendapati sosok adik kesayangannya ini. dia langsung membalas pelukan dari Arthur dan mengusap lembut surai perak milik Arthur.


" kak, dimana kak Nana?"


mata Arthur langsung berbinar, dia menatap kuro dengan puppy eye's miliknya. Kuro menelan saliva yang ada ditenggorokannya, dia mulai mengalihkan pandangannya dan menghela nafas. Kuro mendapati seluruh anggota keluarga Yuuki tengah berjalan menuju ke arah mereka, dan kini. Kuro mendapat pelukan besar dari sang ibu dan ayah.


" ANAK BODOH, KENAPA KAMU BARU KEMBALI?" maki Lisa dan disambung dengan sebuah jitakan yang mendarat di kepala Kuro. ya, tony yang menjitak sang anak, dia sangat kesal dengan tingkah kedua anaknya yang selalu memutuskan segala hal dengan sesuka hati mereka.


" dimana adikmu itu?" tanya Lisa sembari mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan. dia mencari sosok putri tercintanya itu, dalam hatinya  kini di penuhi dengan perasaan bersalah pada Nana dan Kuro. Lisa sudah selesai mengedarkan pandangannya, namun dia tidak mendapati sosok gadis manis itu.


" sebelumnya bisa kalian semua duduk lebih dulu?"


seketika semua orang langsung mendudukkan diri mereka di sofa panjang ruang tamu. Kuro mendudukkan dirinya ke sofa yang ada di sebelah Harry, kemudian mengubah raut mukanya dan kembali serius seketika.


///~~~


ok sebelumnya kembali lagi dengan Victo!!! akan tetapi kali ini Victo juga akan membawa tokoh baru yang diciptakan Author untuk membantu dan menemani Victo yaitu Sara


Sara mohon bantuannya semua!! ^~^


Victo dan Sara  harap semuanya bisa senang dan menghargai karya Victo. untuk segala info silahkan kunjungi IG Victo.


@Victo_rwrite

__ADS_1


come on JOIN!!!! and make yourself Happy!!!


__ADS_2