
Author PoV
setelah selesai dengan acara berdandannya nana langsung saja mengambil kunci yang semalam dibuang oleh lia diatas meja, mungkin? Sara sih ngak tahu soal itu, soalnya kemarin Lia sembarangan ngelemparnya. setelah memakan cukup banyak waktu, Nana akhirnya menemukan sebuah kunci yang dia cari. Nana menemukan kuncinya dibawah karpet yang ada dikolong meja.
" argh Lia sialan!" makinya dan Nana langsung saja mengambil ponsel dan tasnya setelah itu melangkahkan kakinya pergi menuju ke bawah. setelah memakan cukup banyak waktu akhirnya Nana tiba dibasement hingga akhirnya dia tiba dimobil yang diparkir Lia sembarangan semalam.
Nana melangkahkan kakinya masuk kemudian menyalakan mobilnya dan melajukannya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan kota new york yang cukup padat pagi ini. Nana mengemudikan mobil itu dengan lihainya hingga tidak butuh waktu lama hingga dirinya tiba disekolah.
Nana tiba didepan gerbang sekolahnya, dan ya dia baru ingat kalau ini adalah sekolah asrama dan dia tidak menyiapkan pakaian apapun? Nana coba mengingat apa dirinya menurunkan koper yang dibawa Lia waktu ke Amerika atua tidak? dan Nana harap Lia ataupu Eva tidak menurunkannya karena dia sangat malas jika harus kembali ke apertemen dan mengemasi barang-barangnya.
Li! Va!
apaan?~Eva
Hm..?~Lia
lu berdua nurunin koper yang dimobil ngak?
ngak tau...~Lia
gue turunin kok, yang sans aja kali__-~Eva
yak bocah! trus baju kita gimana?
__ADS_1
lah? lu ngak packing?~ Eva
ngak lah!
ini kan semalem Lia yang harusnya packing_-
ya udah lu balik aja, bi!~ Lia
seenak jidat lu ngomong? emang ngak capek apa?
mana NYC itu rame banget!
lu sih juga, orang mau sekolah di Orlando ngapain lu bawa mobil ke NYC?~Eva
hah, gue punya appartemen lama di sini, seharusnya masih ada pakaian yang bisa kita pake?
lah, ntar udah norak lagi:(~Lia
kamu yang membuat masalah ini, jadi jangan protes!
eh, bukannya lu punya Villa disini?~Eva
seinget gue sih harusnya disana masih ada pelayan?
__ADS_1
ya udah sana panggil aja mereka!~eva
suruh kirim barang-barang buat kita!~Lia
hah, kalau gitu gue juga bisa!! tinggal merintah doang_-
hehe^~^"~Lia & Eva
" hahh, sebaiknya aku kesana lebih dulu_-" gumamnya yang kembali memainkan perseneling dan melajukan mobilnya pergi dari depan Orlando High School.
Nana melajukan mobilnya menuju ke arah salah satu mansion lamanya, dia hanya bisa berharap kalau disana masih ada para pelayan yang masih setia dengannya. Nana menghentikan mobilnya disebuah Villa yang cukup megah dia memarkirkan mobilnya dengan sembarangan hingga akhirnya beberapa pelayan keluar dari sana dan menyambut kehadiran sosok itu.
" no..nona muda!!" pekik salah seorang pelayan pria yang ada disana. seorang pria paruh baya langsung memekik girang dan berlutut didepannya.
" lama tidak bertemu, Harry:)" ucap Lia sembari mengukir senyumnya lembut. sang pelayan langsung berlutut dan mencium telapak tangan nonanya itu.
" apa ini sungguh benar dirimu, nona Nathalia?" tanya pelayan itu dengan tatapan penuh harap. Nana mengangguk kemudian menarik bahu pelayannya dan memintanya untuk berdiri.
" ini aku, benar-benar jiwaku yang terperangkap dalam tubuh keponakanku!" ucap Nana yang membuat sang pelayan membolakan matanya terkejut, pelayan itu memang percaya kalau itu adalah Nana, dari Aura dan gaya bicaranya itu jelas Nana, dan ya dia masih setia pada nonanya itu.
" senang bertemu dengan anda lagi, nona!" ucapnya dengan senyum lebar sembari menyingkir dari jalan dan mempersilahkan nonanya untuk masuk. Nana masih diam dan menggeleng sebentar.
" tidak perlu, Harry! aku hanya ingin memastikan kalau disini masih ada orang akan tetapi aku kesini juga karena aku butuh bantuanmu!" ucapnya dan Harry langsung memanggil beberapa pelayan yang ada tidak jauh dari sana.
__ADS_1