
beberapa hari berlalu dan Lia akhirnya memutuskan untuk masuk ke sekolah hari ini. Lia bangun cukup siang karena harus menyelesaikan pekerjaan yang tidak mungkin ditangani oleh Ryoma ataupun Louis, Lia terbangun pukul 9 pagi setelahnya ia langsung melangkahkan kakinya pergi memasuki kamar mandi.
bi!
apaa?~Nana
why with you Li?~ Eva
gantiin aku ke sekolah! aku mau tidur sebentar, bibi hanya harus mengantarku!
hah, untung saja kamu ini keponakanku kalau tidak sudah aku ambil tubuhmu dan kubawa kamu terjun dari atas tebing!~Nana
lah, nanti bibi mati lagi dong?
bukan masalah!~Nana
etdah dari tadi gue dianggurin_-~eva
lah, emang tadi gue manggil lu?
__ADS_1
ya, enggak sih? cuma kan gue juga penasaran!~Eva
udah diem, jadi orang bawel banget!~Nana
sana tidur!~Nana
Lia memejamkan matanya dan memberikan kesadarannya pada Nana sepenuhnya, sudah lama Nana tidak keluar, kenapa? karena dia malas dan dia tidak ingin membuang tenaganya sia-sia hanya untuk menggantikan Lia yang lelah.
Nana PoV
" AHHH!!! AKHIRNYA AKU KELUAR JUGA!!!"
so Readers, udah lama ngak ketemu ama Nana kan? jadi gimana kabarnya kalian? soryy gue basa-basi dulu, mau gimana lagi. kalau ngak gini ya bakal ditendang gue dari ni lapaknya si Author. jadi karena Nana juga udah lama ngak muncul jadi Nana bakalan ngasih satu kesempatan buat Readers untuk tanya apapun soal si Author yang katanya so secreat itu bahkan nama samarannya ada banyak pake banget_-
Sara : beneran mau ditendang ni?
Nana : haha, peace:)
dan ya karena kali ini Nana udah muncul lagi, Nana cuma mau basa-basi singkat selagi Nana masih asik mandi. Nana ingin tanya bagaimana kabar Readers sekalian, sekaligus apa kalian puas dengan hasil yang terjadi pada Nana:(
__ADS_1
hiks..padahal Nana udah maksa Author bikin Happy end, tapi apa daya ku? hiks... Nana kan cuma bisa nangis dipojokan, mau mukulin ya ngak daya. orang dia yang ngegaji Nana. T~T, dan ya. sama seperti kata orang, uang membuat dunia berputar, dan ya termasuk dengan Nana yang tetap butuh uang soalnya, Nana-kan udah bukan Presdir no 1 duniaT~T
dan kenapa si author ini tega banget ngebunuh kakak gue yang gue cinta setengah mati tapi boong >~< dan ya kenapa lagi si author itu ngasih jabatan presdir no 1 dunia itu pada keponakan gue yang nyebelinnya sumpah gue yang jadi ketua gengster aja ngak sebengis dan senyebelin ini, mungkin ^~^"
" ah, akhirnya selesai juga!"
aku melangkahkan kaki dan menuju ke walk in closet yang tidak jauh dari kamar mandi. membuka beberapa daun pintu dan mendapati banyak rok, kaos panjang, dress, dan pakaian yang sangat feminim lainnya. aku menghela nafas kemudian mengangkat tanganku dan mulai mencari keberadaan jaket kulit, top tank, dan ya, mungkin hots pans atau paling tidak celana jeans lah.
" akhirnya!" sorakku girang setelah menemukan keberadaan sebuah jaket kulit, walau begitu disana terpampang logo dari Queen dibagian depan dada, dan ya lambang dari Naga merah dibelakangnya. aku menghela nafas kesal, setelahnya aku berjalan mengambil sebuah set komplit seragam kemudian memakainya.
aku mendekat ke arah cermin besar yang ada disana setelahnya menyisir rambutku dengan benar setelahnya mengikat rambutku dengan gaya twin tail, itu adalah gaya rambut yang paling Lia suka, walau aku tidak terlalu suka. kenapa? karena aku seperti melihat diriku sendiri yang sangat imut nan manis, dan bukan sosokku yang kejam dan berwibawa. aku lebih suka mengikat rambutku dengan sembarangan atau membiarkannya terurai panjang.
" perfect!" ucapku yang sudah selesai dengan kegiatan berdandan pagi ini setelahnya aku memakai jaket dengan lambang mafia no 1 dunia, dan ya salah satu wilayah area gelap no 1 dunia. siapapun yang masuk ke Queen tidak akan pernah bisa keluar dengan mudah dari cengkramannya, akan tetapi aku bukan orang yang sama dengan mereka, aku pemilik Queen dan ya, aku satu-satunya gadis yang berhasil memimpin Queen selama ini:)
bibi apa kamu lupa denganku?~ lia
Yak bocah, tidur saja sana__-
dasar narsis_-~eva
__ADS_1