My Obsession Husband

My Obsession Husband
Aku Suamimu


__ADS_3

Selamat membaca ...


...****************...


Edrea menatap Derry dengan tatapan bingung sekaligus tak habis pikir. Ia melihat wajah tampan yang dingin itu mulai menyunggingkan seulas senyuman di bibirnya. Derry melihat wajah wanita cantik yang ada di hadapannya tengah ketakutan, malah tersenyum puas.


“Kau tidak perlu bertanya padaku. Aku yakin kau pasti sudah bisa menebak apa isi dari buku catatan sipil ini,” ungkap Derry seraya mengangkat dagu Edrea, dan menatapnya dengan tatapan penuh arti.


“Apa yang kau lakukan? Apa kau sudah gila! Calon suamiku sudah menunggu di sana dan kami akan segera menikah. Cepat lepaskan Aku!” bentak Edrea dengan lelehan bening yang terus mengalir dari pelupuk matanya.


“Aku sudah menolong mu. Jadi, aku mohon tolong lepaskan aku. Hari ini adalah hari pernikahan ku,” sambungnya lagi, yang mana hal itu membuat Derry terkekeh.


“Apa kau tidak melihat suami mu sendiri?” tanya Derry tanpa mengalihkan pandangannya dari Edrea sambil tersenyum devil. Wanita itu mengernyitkan dahinya tanda tak mengerti dengan maksud pria yag ada di hadapannya tersebut.

__ADS_1


“Apa maksud mu?” tanya Edrea dengan penuh selidik.


“Sekarang aku lah suami mu. Jadi, cepat tanda tangani ini atau akan ada yang terjadi pada mantan kekasuh mu itu,” ancam Derry dengan santai dan menatap lekat ke arah Edrea.


Edrea terkejut hingga membulatkan matanya dengan sempurna seraya menganga tak percaya denga apa yang ia dengan saat ini. Bagaimana mungkin pria yang sudah ia tolong adalah duri dalam hubungannnya dengan sang kekasih. Ia tidak percaya bahwa pernikahan yang ia impikan bersama Juan telah berubah menjadi acara perpisahan yang sama sekali tidak ia ketahui sebab akibatnya.


Bagaimana ia bisa menerima suami yang tidak pernah ia kenal, sedangkan cintanya hanya untuk Juan. Namun, ia tak tahu di mana keberadaan Juan saat ini, dan ia ingin segera keluar dari tempat tersebut.


“Tidak! ini tidak mungkin! Ke mana Juan ku? Ke mana calon suami ku?” tanya Edrea dengan membentak.


“Kenapa kau melakukan ini semua padaku? Kenapa! Apa salahku? Padahal aku yang sudah menolong mu. Kenapa?!” bentak Edrea seraya memukul asal ke arah Derry secara membabi buta.


“Kau ingin tahu alasannya?” tanya Derry setelah mengunci pergerakan tangan wanita tersebut. Edrea hanya mengangguk dengan cepat.

__ADS_1


“Karena aku sangat menginginkan mu,” jawab Derry sambil mendesis tepat di telinga wanita yang sudah meneteskan air matanya untuk kesekian kalinya.


“Apa hanya karena itu kau menculik ku? Apa kau sudah gila!” bentak Edrea yang sudah tak habis pikir dengan sosok pria gila yang ada di hadapannya tersebut.


Bagaimana mungkin seseorang bisa merusak kehidupan hanya karena sebuah keinginan semata. Namun, saat ini Edrea benar-benar hampir gila karena sebuah alasan yang dilontarkan oleh Derry pada dirinya.


“Aku sudah gila sejak aku bertemu dengan mu,” jawab Derry dengan santai sambil tersenyum lembut, tapi hal itu justru membuat Edrea semakin takut saat melihatnya.


“Aarggh!” teriak Edrea saat Derry menggendongnya keluar dari ruangan yang cahanya remang-remang tersebut.


“Aku mau dibawa kemana?” tanya Edrea sambil terus memberontak dalam gendongan Derry.


"Menurut mu, apa yang akan dilakukan oleh sepasang pengantin baru?"

__ADS_1


...****************...


Jangan lupa tinggalkan jejak ya


__ADS_2